
akhirnya setelah berjam jam lamanya pesta itu selesai untuk sementara kiran juga kedua orang tua juga adiknya menginap di rumah keluarga pratama.
sedangkan keluarga wijaya sudah pulang, kini hari sudah larut malam di taman belakang ada rian , putri juga kiran.
putri mengobrol ria dengan kiran.
'dia seramah itu pada kiran , tapi kenapa padaku tidak ?! ' batin rian kesal.
rian memutuskan untuk diam , ia mengambil sebuah gelas yang berisi jus .
"oh ya kak , ngomong ngomong kakak ipar tau gak kakakku lagi tertarik sama wanita !!" ujar kiran sambil tersenyum .
'kakak dulu kau selalu mengerjaiku sekarang waktuku membalas melalui kakak ipar !! ' batin kiran.
seketika itu juga rian menyemburkan airnya , ia terkejut .
'apa kiran mengetahui jika yang ku kejar adalah istriku sendiri ?? ' batin rian.
"oh benarkah ?" tanya putri pura pura tidak tau .
"iya , bahkan wanita itu berhasil membuat kakakku ini bergumam dengan sangat panjang !!" jawab kiran antusias.
" kakak jangan salah faham !! aku menceritakannya agar kakak ipar waspada , jadi tidak akan ada pelakor disini !!" ucap kiran tiba tiba.
putri yang mendengar hanya diam , ia berfikir apakah ia harus memaafkan rian atau tidak.
perkataan kiran membuat rasa cinta yang dikubur putri dalam dalam muncul lagi , walau itu hanya secercah saja.
suasana menjadi sangat hening , kiran yang nelihat suasana itu mencoba memulai pembicaraan.
"kakak ipar !! apakah kakak mau kuajak besok pagi ?" tanya kiran.
__ADS_1
" kemana ?" tanya balik putri dengan singkat.
" bagaimana kalau ke mall saja !" jawab kiran.
"boleh saja " ucap putri.
"baik kak !! jam 8 pagi ya !!" ujar kiran dengan senang tanpa ada rasa bersalah sedikit pun.
" oke !" sahut putri..
kiran dan putri pun mengobrol dengan waktu yang cukup lama.
" kakak ipar , kak rian kiran pamit mau tidur , ini sudah malam " ucap kiran sambil menguap.
" selamat malam ran !!" ujar putri sedikit berteriak .
kiran yang hampir hilang dari pandangan rian dan putri menoleh .
"kenapa kau begitu ramah dengannya tapi tidak denganku ?" tanya rian yang sudah sangat kesal.
"tanya saja pada dirimu !! apa yang kau lakukan sehingga aku tidak menghiraukanmu !!" jawab putri dengan nada membentak lalu pergi masuk ke rumah.
"kapan kau bisa melupakannya ?" tanya rian sendiri sambil menatap langit yang biru.
" tuan !! , anda masih disini ? ini sudah malam , tuan sebaiknya tidur " ucap adit yang merupakan kepala pengawal.
" dit , menurutmu kenapa perempuan sangat sulit untuk dibujuk ?" tanya rian dengan harap.
'apa ? , perempuan , tuan jangan bilang anda berselingkuh di belakang nona muda !! ' batin adit.
" jawab pertanyaanku dit !!" gertak rian.
__ADS_1
"menurut saya itu tergantung dengan karakter mereka tuan , jika wanitanya orang yang pintar maka ia akan sulit dibujuk dan sebaliknya " jawab adit .
" sudahlah !! panggil fahri sekarang aku ingin membicarakan sesuatu yang sangat penting !!" perintah rian.
"baik tuan !" ujar adit patuh.
adit pun keluar dan menelefon fahri ,setelah itu adit menghembuskan nafasnya dengan panjang.
" tuan , apa kau benar benar selingkuh ? tapi kalau benar siapa selingkuhanmu ?" gumam adit lirih.
" tuan juga menyuruhku memanggil fahri di tengah malam begini ? apa jangan jangan tuan menyukai fahri ?!" gumam adit lagi.
"ah tidak , tuan tidak mungkin g*y !! " ucap adit keceplosan.
"siapa yang kau panggil g*y ?" tanya rian yang kebetulan masuk ke rumah .
adit sontak menoleh ia kaget , apa semua gumamannya didengar oleh rian ?.
'apa tuan mendengar semuanya ? , jika iya maka matilah aku ' batin adit.
"tidak tuan , mungkin tuan salah dengar !" elak adit.
" apa kau sudah memanggil fahri ?" tanya rian.
"sudah tuan !" jawab adit lantang.
"kecilkan suaramu !! ini sudah malam !! keluargaku nanti terbangun !!" tegur rian.
" maaf tuan ,baik saya pulang dulu " ucap adit.
adit pun keluar dari rumah itu dengan perasaan penasaran.
__ADS_1