Menikah Dengan Tuan Muda Yang Dingin

Menikah Dengan Tuan Muda Yang Dingin
BAB.50.mall


__ADS_3

keesokan harinya....


" kakak ipar !! apa kakak sudah siap ?" teriak kiran sambil mengetok etok pintu kamar rian juga putri.


putri yang merasa terganggu pun terbangun.


saat ia membuka matanya ia melihat rian yang sudah rapi sedang menutup telinganya.


rian menoleh ke putri dan dilihatnya bahwa putri telah terbangun.


" kau terbangun karena teriakan kiran ?"tanya rian pada putri .


putri hanya menanggukkan kepalanya pelan sambil sesekali menguap .


rian pun berteriak.


" kenapa kau berteriak ran !!" .


" aku bertanya pada kakak ipar apa dia sudah siap atau belum !!" balas kiran dengan berteriak.


putri pun membuka pintunya.


" ran ,ini kan masih jam 5 pagi " ucap putri sambil menunjukkan arlojinya.


" aku hanya ingin melihat apa kakak ipar sudah bangun " ujar kiran sambil tersenyum.


" oh ya kak , tadi bibi alexa memanggil kakak ipar " ucap kiran.


" baik , aku akan bersiap siap " ujar putri .


setelah itu putri langsung masuk ke kamar mandi...


" ran , kau ingat ancamanku semalam kan !" ucap rian menatap tajam kiran.


" ya kak ! aku selalu ingat , tenang saja kakak tinggal menjalankan rencana kemarin " timpal kiran yang mulai gemetar.


" bagus ! , aku ingat perkataanmu " ucap rian.

__ADS_1


kiran pun berlari menuju lantai bawah , ia memutuskan untuk menunggu kakak iparnya dibawah.


setelah kepergian kiran , rian duduk di sofa dan melihat laptop nya , ia mendapat pesan dari salah satu kolega yang akan ditemuinya hari ini.


setelah 15 menit terdengar teriakan dari dalam kamar mandi.


" rian !!! bisa kau ambil pakaianku !! aku lupa !!" teriak putri.


rian merasa ada yang berteriak ia mencari asal sumber suara itu.


" siapa yang berteriak !!!" teriak rian yang begitu keras.


" aku !!! putri istrimu !!" teriak putri mencoba lebih keras dari teriakan rian.


" ternyata dirimu !! kenapa !!" teriak rian dibalik pintu kamar mandi.


" aku lupa membawa bajuku !!" teriak putri.


" bagaimana kau bisa seceroboh ini !!!" teriak rian .


" ambilkan saja !!" teriak putri dengan perasaan kesal.


akhirnya rian memutuskan mengambil drees yang berwarna merah , sekarang pakaian dalamnya..


ia begitu bingung , ia tidak pernah disuruh menyiapkan pakaian wanita seperti ini.


" astagaa mana yang harus ku ambil ?" tanya rian sendiri .


lalu rian memutuskan untuk mengambil tanpa melihat , akhirnya ia memilih semua pakaian putri.


rian bergegas ke kamar mandi dan mengetuk ngetuk pintu kamar mandi.


" put !! ini bajumu !!" teriak rian.


" akhirnya !!" ucap putri lega.


tangan putri pun menelusup keluar , rian memberikan pakaian putri dan pergi dari kamar mandi.

__ADS_1


" astagaa , bisa bisanya juniorku bangun , kenapa hasratku tadi bangun hanya karena putri menunjukkan tangannya ?" gumam rian .


" aneh !" ucap rian .


rian memutuskan untuk pergi ke kamar lain dan melakukan hal itu sendiri.


setelah itu ia keluar...


" aku selalu bisa menahan hasratku saat aku bersama flores lalu kenapa berbeda jika bersama putri ?" ucap rian sambil melangkah keluar.


" apa yang berbeda ?" tanya putri tiba tiba.


" tidak !!" jawab rian cuek lalu turun ke bawah..


putri merasa aneh dengan sikap rian .


" kemarin dia sangat manis padaku lalu sekarang apa lagi ?" ucap putri .


putri pun hanya bisa menghela nafasnya .


putri pun turun dan ikut makan bersama , setelah itu putri dan kiran pun pergi ke mall .


di sepanjang perjalanan putri melamun , ia memikirkan tentang perubahan sikap rian padanya.


kiran yang melihat kakak iparnya melamun hanya tersenyum licik karena ia merasa bahwa rencananya telah berhasil.


" kakak ipar kenapa kok melamun ?" tanya kiran.


" tidak , aku tidak melamun !!" elak putri.


" katakan saja kak , ada apa ?" tanya kiran lagi.


" tapi berjanjilah untuk tidak memberitau siapapun !" jawab putri.


putri merasa ia harus mencurahkan isi hatinya pada orang lain agar dirinya tidak terlalu memikirkannya.


namun ... ucapan putri terhenti karena mereka sudah sampai di mall.

__ADS_1


" ran ! aku cerita nanti saja sekarang ayo kita belanja dulu !!" ucap putri sambil menarik tangan kiran keluar dari mobil.


'sepertinya keadaan mendukungku untuk memikirkan keputusanku ' batin putri senang.


__ADS_2