
setelah kurang lebih 30 menit, fahri dan rian keluar ...
setelah keluar rian langsung mencari dimana putri berada.
saat rian bertemu salah satu pelayan rian bertanya padanya.
"dimana nona berada ?" .
"nona berada di kamarnya tuan "jawab pelayan itu.
rian yang mendengarnya langsung berlari kecil menuju kamarnya.
saat ia sudah sampai di depan kamar , ia langsung masuk.
"astagaa rian jantungku hampir copot tau !!" kesal putri.
"aku tidak peduli" ujar rian acuh.
"aku tidak menanyakan pendapatmu!!" ucap putri sambil tersenyum sinis .
rian pun menarik nafas dengan panjang .
"kau , bersiaplah nanti malam tepat jam 7 malam !" ucap rian dengan tegas.
"untuk apa ?" tanya putri bingung
"kita harus pergi memenuhi undangan salah satu klien ku!!" jawab rian tanpa menoleh pada putri sama sekali.
"itu klien mu !! bukan klienku !! lalu kenapa aku harus ikut !" pekik putri .
lalu rian melempar 2 undangan bertuliskan 'adrian pratama' dan 'putri amanda pratama ' .
__ADS_1
"namaku putri amanda wijaya bukan putri amanda pratama !" pekik putri.
"terserah tapi jelas di undangan itu bahwa kau juga diundang !!" ujar rian menoleh ke arah putri membuat mata mereka saling bertemu.
"kalau aku tidak mau datang ?" tanya putri sambil tersenyum licik.
"berarti kau akan mempermalukan dua keluarga , keluargaku juga keluargamu !!" jawab rian.
"kenapa begitu !!" pekik putri.
"karena klien ini juga klien dari papa alfin juga , dan papa alfin juga bilang pada klien itu kalau ia tidak akan datang . dan yang mewakili keluarga wijaya adalah putrinya yaitu dirimu !!" terang rian panjang lebar sambil tersenyum tipis tanda kemenangan.
lalu rian pun langsung keluar dari kamar dan membiarkan putri sendirian sambil terpelongo.
"tunggu aku baru sekali melihat dia berbicara sepanjang itu " ucap putri tanpa sadar dengan apa yang diucapkan rian tadi.
"eh tunggu rian tadi bilang kalau aku jadi wakil keluarga wijaya !!" pekik putri.
di tempat yang berbeda.
"hatchi !!" ucap papa alfin
"tuan anda baik baik saja ?" tanya sekretaris papa alfin.
"aku baik baik saja " jawab papa alfin.
'apa ada yang membicarakanku ya ' batin papa alfin.
--------------
kini jam menunjukkan pukul 7 malam.
__ADS_1
rian dan putri sudah siap dengan gaun yang seiras saat ini mereka sedang berada di mobil rian.
saat di rumah sampai sekarang putri terlihat cemberut.
"perbaiki mimik wajahmu itu saat menemui para klien !" perintah rian tanpa melihat putri.
"bagaimana kau tau aku sedang cemberut sedangkan kau sendiri tidak melihatku !!" protes putri.
"tapi aku benarkan ?" tanya rian.
putri tidak menjawab karena memang yang dikatakan rian itu benar.
"perbaiki mimik wajahmu !! kita sudah sampai !" perintah rian lagi.
"iya iya " ucap putri lalu turun dari mobil rian.
di dalam sana sudah ada banyak tamu yang datang ...
"selamat datang tuan adrian " sambut seorang lelaki paruh baya .
"terima kasih telah datang !" imbuh lelaki itu.
"saya senang bisa datang " ujar rian datar.
"anda pasti nona putri , istri tuan adrian " ucap lelaki itu ,putri hanya membalas dengan senyuman.
"maafkan saya , saya tidak bisa datang ke acara pernikahan kalian " ucap lelaki itu dengan penyesalan.
"tidak apa apa " ucap rian .
"baiklah nikmati pestanya saya akan menyambut tamu yang lain !" ucap lelaki itu lalu pergi meninggalkan rian dan putri sendiri.
__ADS_1
mereka pun duduk di barisan depan yang sudah ditulisi "pratama " .