Menikah Dengan Tuan Muda Yang Dingin

Menikah Dengan Tuan Muda Yang Dingin
BAB.55. kekhawatiran


__ADS_3

" dimana kau " gumam rian .


" tuan , nona putri tidak berada disini , bagaimana ini !!" teriak fahri kebingungan .


" ular itu , dia pasti membawa putri kemarkasnya !!" ujar rian berusaha tenang.


" dimana markasnya tuan !!!" teriak fahri berlari kesana kemari.


" aku tidak tau !!, ia tidak akan menggunakan markas yang sama !!" ucap rian .


" lalu bagaimana !!" ujar fahri kebingungan .


" tuan , kenapa tidak melapor ke polisi saja ?" tanya fahri .


" tidak , jika aku melapor mereka pasti akan lebih waspada " jawab rian.


" tapi kita tidak bisa menemukan nona sendirian !!" ucap fahri .


" kita akan mencari putri sendiri dahulu jika sudah lebih dari 4 hari putri masih tidak ketemu !!, kita akan melapor ke polisi " ujar rian.


" sekarang kau suruh semua pengawal untuk mencari putri di seluruh kota ini !!" perintah rian menatap tajam fahri .


" baik tuan " ujar fahri . fahri langsung menelefon adit dan memberitahu perintah rian.


" sekarang tanyakan , dimana mata mata kita terakhir melihat putri !!" perintah rian.


" kenapa tidak dari tadi tuan ?!, mata mata kita pasti mengetahui dimana nona berada ?!" teriak fahri tak habis fikir .

__ADS_1


sontak rian menyentil jidat fahri . fahri pun mengerang kesakitan .


" apa kau bodoh ?!, mereka tidak sebodoh itu hingga membiarkan mata mata kita melihat kemana mereka membawa putri !!" teriak rian kesal akan akal pendek fahri.


" sekarang cepat telefon !!!" teriak rian.


fahri langsung menelefon mata mata yang mengawasi putri,


" dimana kau terakhir melihat nona !" bentak fahri.


" terakhir saya melihat nona dibawa itu di pelabuhan kapal ilegal tuan , lalu saya dipukul dari belakang oleh seseorang " ujar mata mata itu.


" apa nama kapal yang mereka naiki ?" tanya fahri.


"s-saya tidak tau tuan " jawab mata mata itu.


"shit !" umpat rian lalu menyahut hp fahri .


harusnya kau melihat nama kapalnya !!!" teriak rian .


" ma-maaf tuan " ujar mata mata itu saat mengetahui siapa pemilik suara itu.


" aku tidak perlu kata maafmu itu !!, kau dipecat !!" teriak rian lalu mematikan sambungan telefon itu .


saat rian hendak membanting hp itu ..


" tuan , mohon jangan banting hp saya " ujar fahri dengan nada memohon.

__ADS_1


" ini !!" teriak rian memberikan hp fahri ketangannya .


" sial !!, sekarang bagaimana aku menemukanmu put ?" gumam rian .


"fahri !!, periksa semua jadwal kapal ilegal itu dan periksa apakah ada nama amel !!" teriak rian dengan amarah.


" baik tuan , mari " ujar fahri menunjuk mobil mereka.


rian dan fahri pun menaiki mobil itu menuju sebuah hotel seperti permintaan rian.


" tuan , kenapa anda kemari ?" tanya fahri.


"tidak akan mungkin bagiku untuk pulang , bisa bisa aku akan terus mengingat putri " jawab rian menatap jendela mobil.


" put , jika aku tidak menemukanmu maka aku bisa gila " gumam rian mengacak acak rambutnya .


" tuan , apa anda baik baik saja ?" tanya fahri yang melihat rian dari kaca spion .


" apakah menurutmu , seorang suami yang kehilangan istrinya akan baik baik saja ?" tanya balik rian dengan penuh penekanan.


" tidak tuan " jawab fahri lirih .


" jika kau sudah tau , kenapa kau bertanya padaku !!" bentak rian menyenderkan kepalanya ke belakang.


" maaf tuan " ujar fahri yang mengerti akan penderitaan tuannya.


" sudahlah , cepat aku ingin segera sampai di sana !" ucap rian tanpa menoleh ke fahri .

__ADS_1


" baik tuan " ujar fahri .


' nona putri semakin cepat anda ditemukan akan semakin baik bagi kami semua ' batin fahri terus menatap rian dari kaca spion.


__ADS_2