
"tapi kenapa kau menarikku jauh dari kantin tadi ?" tanya putri yang tangannya masih ditarik oleh rian.
"itu kantin untuk karyawan " jawab rian
"lalu kau mau membawaku kemana ?"tanya putri lagi.
namun rian tidak menjawabnya ...
"rian!!!" tegur putri setengah berteriak.
namun tetap rian tidak menjawab pertanyaannya.
putri pun berdecak kesal sambil menggerutu lirih dan bisa dipastikan putri menggerutu tentang rian..
rian yang masih mendengar gerutuan putri hanya tersenyum kecil.
lalu mereka pun menaiki lift setelah pintu lift terbuka rian kembali menarik tangan putri.
lalu akhirnya rian menghentikan langkahnya.
"sudah sampai " ujar rian singkat.
putri pun melihat kantin itu dan mengucapkan sebuah kalimat lirih
"besar sekali kantinnya ".
"kau mengatakan sesuatu ?"goda rian.
"no !" jawab putri ketus dan meninggalkan rian yang menaikkan kedua alisnya.
namun baru putri berjalan tiga langkah ia berhenti dan berbalik lagi....
"dimana tempat memesan makanan nya ?" tanya putri dengan wajah cemberut.
lalu rian menunjuk sebuah tempat putri pun langsung berlari kecil dan ia langsung memesan ...
setelah menyampaikan makanan yang ingin di pesan , putri pun duduk di sebuah kursi..
__ADS_1
lalu rian mengikutinya...
"kenapa kau duduk disini banyak tempat yang kosong ?!" ujar putri dengan terkejut karena secara tiba tiba rian langsung duduk tanpa aba aba.
"oh ya aku tidak tau " ucap rian dengan sinis..
"huh ,sudahlah tidak ada gunanya aku berbicara dengan singa kutub sepertimu !!"teriak putri dengan kesal.
setelah itu makanan yang dipesan mereka pun datang..
rian dan putri langsung menyantap makanan yang ada di depan mereka .
saat makan mereka sama sekali tidak bersuara .
setelah selesai makan rian dan putri langsung keluar menuju ruangan rian kembali.
saat menaiki lift...
"aku mau menekan tombolnya " ujar putri.
"memangnya kau tidak pernah menaiki lift ?" tanya rian yang bingung dengan tingkah putri.
"yasudah tekanlah " ujar rian pasrah.
saat putri ingin memencet tombol...
"emm ruanganmu dilantai mana ?"tanya putri.karena memang tdi yang memencet tombol lift itu fahri.
"kau tidak tau ?" rian bertanya balik kepada putri.
"jawab saja !!" ujar putri kesal.
"lantai 40" jawab rian
putri pun memencet angka 40 ,lift pun berjalan, di tengah tengah saat lift itu berjalan ,lift itu berhenti mendadak
dan membuat putri terjatuh dengan sigap rian menangkapnya , mata mereka pun bertemu ,mereka saling menatap ...
__ADS_1
setelah lima detik rian melepaskan putri lalu ada suara pemberitahuan.
"bagi yang sedang ada di dalam lift , lift nya sedang eror , kami meminta maaf atas ketidak nyamanannya " itulah yang diberitahukan.
"kami akan segera memperbaikinya " imbuhnya.
"sial , sebentar lagi aku harus menghadiri rapat yang penting !!" ujar rian kesal.
sementara putri hanya diam saja ..
lalu rian pun menelefon fahri
"fahri aku terjebak di lift sekarang !!, apa kau bisa mewakiliku " titah rian.
"baik tuan " ujar fahri dari dalam ruangan rian.
"bagus!!" ucap rian sambil mematikan telefonnya.
akhirnya mau tidak mau putri dan rian menunggu liftnya diperbaiki ...
"ahh apa masih lama !!"ujar putri yang mulai kesal karena ia dan rian sudah berada di dalam lift selama 2 jam.
setelah itu putri mulai berceloteh lagi.
"kenapa kau tidak memainkan ponsel mu saja ?" tanya rian yang sudah jengkel dengan ocehan putri.
"oh iya kau bodoh " balas putri.
"maksudmu apa !!" bentak rian dengan menatap tajam putri.
"aish ponselku berada di ruanganmu !!" ujar putri .
"kalau ada ponsel aku tidak sebosan ini !!" imbuh putri.
"memang ya ini lift kenapa ?! , perusahaanmu memang besar tapi mohonlah perbaiki fasilitas disini ?!!" ujar putri.
"mulai lagi " ucap rian sambil memijat keningnya sejujurnya kemarin rian baru saja menyuruh orang untuk memeriksa dan memperbaiki fasilitas di perusahaan ini .
__ADS_1
"aku harus menuntut pekerja itu !!" geram rian.
"siapa yang akan kau tuntut ?!" teriak putri.