Menikah Dengan Tuan Muda Yang Dingin

Menikah Dengan Tuan Muda Yang Dingin
BAB.33.kepulangan putri


__ADS_3

akhirnya setelah itu mereka semua turun untuk makan malam termasuk rian juga putri.


"ma ,pa oma putri mau bicara " ucap putri setelah selesai mengunyah makanannya.


"bicara apa sayang ?" tanya oma.


"putri mau pergi ke rumah orang tua putri dulu " jawab putri ,rian yang mendengarnya langsung tersedak.


"lho kenapa ?" tanya mama alexa .


'karena putri butuh waktu dulu ma ' batin putri.


"putri udah rindu sama orang tua putri " jawab putri .


"lagian cuma beberapa hari doang kok ma " bujuk putri.


"apa disini kami ada salah ?" tanya oma dengan wajah sedih.


"tidak oma , hanya saja putri rindu orang tua , nanti putri kembali lagi kok " jawab putri.


"please oma , ma ,pa " pinta putri dengan nada memohon.


"tanya dulu pada rian suamimu " ujar papa bastian yang sedari tadi diam.


putri pun menoleh pada rian , rian hanya bisa mengangguk pasrah karena ia tau putri mungkin butuh waktu sendiri.


"baik nanti pagi aja berangkat diantar rian " ucap papa bastian .


"terima kasih " ujar putri gembira .


 


keesokan harinya putri berpamitan pada oma , mama juga papa. setelah itu putri berangkat.


di dalam mobil tidak ada perbincangan sama sekali , suasananya menjadi sunyi..


hingga mereka pun sampai di rumah keluarga wijaya.

__ADS_1


di depan pintu semua pengawal , pelayan maupun mama mila dan papa alfin menyambut putri dan rian.


lalu putri dan rian pun turun ,pengawal membuka gerbang mempersilahkan mereka berjalan di tengah perjalanan mereka dihujani dengan bunga mawar dan diujung itu semua ada mama mila juga papa alfin.


"mama papa !!" teriak putri sambil berlari memeluk mama dan papanya.


"ayo sayang ajak suamimu masuk " ujar mama mila.


rian menatap pada putri , putri terlihat marah juga cemberut.


"tidak perlu ma rian sudah terlambat ke perusahaan " ucap rian .


lalu rian memohon undur diri dan pergi ke perusahaan pratama .


"sayang kenapa kamu kemari ?" tanya mama mila.


"ish mama gak suka ya putri kemari !!" jawab putri dengan kesal.


"bukan begitu sayang mama cu---" bela mama mila ,akan tetapi terpotong karena putri sudah masuk duluan.


sementara mama mila dan papa alfin hanya bisa saling menatap dan menghembuskan nafasnya dengan panjang.


"ya bagus , kalau perbuatannya baik disebut anak mama , kalau perbuatannya buruk disebut anak papa !!" ucap papa alfin.


"hehehe" mama mila hanya bisa cengengesan.


"papa marah ya " ujar mama mila.


"menurutmu !!" teriak papa alfin datar.


"ih iya maafin mama nanti malam mama kasih doble deh " bisik mama mila.


"good " ujar papa alfin lalu menggandeng tangan mama mila masuk.


sementara itu keadaan putri...


putri yang selesai menata barang barangnya hanya bisa diam dan sesekali menyeka air matanya mengingat kejadian yang merenggut kesuciannya tanpa seizinnya.

__ADS_1


lalu putri pergi ke kamar mandi untuk mencuci mukanya .


sedangkan di tempat lain....


rian sama sekali tidak niat bekerja dan seperti sedang bad mood , ia memarahi semua karyawan hanya karena masalah kecil.


'tuan ini kenapa ?? ia memarahi pekerja terus terusan ' batin fahri dengan keheranan.


"fahri !! kenapa kau diam !! mau ku turunkan jabatanmu itu !!" bentak fahri dengan keras.


"maaf tuan " ujar fahri , ia merasa hanya itu kata yang bisa dia ucapkan saat ini.


"sudahlah aku selalu kena akibat dari semua ini lihat saja " gumam fahri.


"fahri !! karena kau salah kau akan lembur hari ini" perintah rian dengan suara yang berat.


"baik tuan " ucap fahri dengan patuh.


"tuh kan aku bilang juga apa !" gumam fahri.


"nasib nasib " ucap fahri keceplosan.


"kau bilang apa fahri !!" bentak rian lagi.


"t-tidak tuan saya tidak berbicara apapun " elak fahri.


lalu mereka pergi menuju ruangan rian.


di tengah perjalanan.. fahri berdendang kecil.


'oh fahri ... kau tidak berdaya .. diamlah saja.. atau akan lebih buruk ... dan kau juga yang kena imbasnya 😪🙍' gumam fahri menasihati dirinya sendiri.


"kau !! apa kau tidak becus bekerja !! lakukan dengan benar !!" bentak rian memarahi salah satu karyawan .


karyawan itu hanya bisa diam menerima amarah tuannya .


'apa tuan sedang marah ?? , sudahlah diam lah saja ' batin karyawan itu.

__ADS_1


fahri yang mendengar rian berteriak langsung terkejut dan hanya bisa menghela nafas.


'ampun tuan !! , apa kau akan seperti ini terus !! ' keluh fahri di fikirannya.


__ADS_2