Menikah Dengan Tuan Muda Yang Dingin

Menikah Dengan Tuan Muda Yang Dingin
My mafia husband S1, Anak genius si mantan mafia S2.


__ADS_3

Hello! ini juga novel author yang sudah tamat dan sedang mendalami season dua, bagi yang menyukai genre CEO, anak genius maupun fantasi bisa intip-intip dulu lah yaa.



WARNING⚠️.


Setiap novel author pasti ada unsur fantasinya. Kalau tak nyaman silahkan skip dan menunggu novel terbaru author yang lebih realistis.


Anak genius si mantan mafia, bukan hanya cerita tentang fern, ayura dan duo A saja.. ini juga cerita tentang kinen, keturunan berzeliuz, siapakah keluarga berzeliuz? bagi yang penasaran silahkan kunjungi ‘Melintasi masa lalu.’


My mafia husband, Cerita yang mendalam tentang kisah seorang gadis yang dikira biasa namun memiliki identitas yang mencengangkan dan seorang king mafia. Ah jangan lupa masih ada kisah tentang dokter Anisa dan pandu yang mengiringi setiap perjalanan musim semi disana.


Okay, lanjut prolog MY MAFIA HUSBAND 👇.


seorang gadis bernama freya sedang berjalan pulang habis mengamen , ia memiliki rumah walau rumah itu lusuh dan jelek namun ia cukup bersyukur setidaknya ia memiliki tempat untuk berteduh.


Di tengah perjalanan ia melihat seorang pria yang cukup tampan berjalan pincang.


freya pun memutuskan untuk menghampirinya, bukankah ia terlalu polos dan lugu?.


"tuan?, apakah tuan baik baik saja?" tanya freya namun tidak dibalas oleh pria itu.


"tuan?" freya berucap memanggil si tuan itu lagi, namun tiba tiba sekelompok orang berbaju hitam menangkap dan membius freya.


Saat freya sadar dirinya sudah berada di rumah yang sangat mewah bahkan rumah itu bisa disebut istana dan dirinya bahkan sudah memakai baju pengantin.


Sontak freya pun berteriak dengan histeris.


"Kyaa!" teriak freya dengan sangat kencang, setelahnya beberapa pelayan yang mendengarnya memasuki kamar freya atas perintah majikannya.


"Nyonya! nyonya kenapa?" tanya salah satu orang pelayan melihat Freya.


"Kenapa aku memakai baju ini?!" tanya balik freya panik dan berteriak histeris menyentuh level atas.


"Itu karena anda sudah menikah dengan tuan kami!" ucap seorang lelaki yang tiba tiba muncul di pintu, para pelayan yang melihat pria itu langsung menunduk.


"Dan juga anda sudah menjadi nyonya kami! jadi anda perlu mengetahui persyaratan untuk tinggal disini!" tegas pria itu menatap tajam pada Freya.


"1 anda tidak boleh ribut dan memberitahu lokasi tempat ini, 2 jangan sesekali meminta bantuan orang dari luar dan ke 3 yang paling penting patuhi semua aturan yang ada! anda mengerti?" jelas pria tersebut sambil bertanya dengan ambigu pada Freya.


Freya hanya menganggukkan kepalanya ia masih merasa sangat sedih dan bingung, ia menikah bahkan saat ia tidak tau siapa yang ia nikahi, lihatlah betapa takdir mempermainkannya.


"Kalian (menunjuk para pelayan) keluar dari kamar ini! tuan ingin bicara dengan kalian" perintah pria itu dengan datar.


"Baik tuan" ucap para pelayan dan pergi meninggalkan freya dan pria yang sama sekali tidak ia kenali.


"Siapa kau?!" ucap freya memberanikan dirinya, oktaf suaranya agak tinggi yang mana malah membuat suara datar pria itu muncul.


Walau Freya sendiri merasa bahwa pria ini tak cocok menjadi es seperti ini, entah mengapa ia berfikir begini.


"Nyonya, anda baru dikenalkan peraturan disini dan sudah ribut?" ucap pria itu sambil menatap tajam freya.


"Apa salahku hingga aku menjadi tawanan kalian?" tanya freya menurunkan nada bicaranya namun tatapan matanya masih berani.


"Tanyakan pada kedua orang tua anda yang sudah di dalam kubur!, anda tau? orang tua anda menggadaikan anda untuk membayar hutang mereka sebelum mati!" jawab pria itu dengan entengnya tanpa memperdulikan perasaan Freya yang akan terluka.

__ADS_1


Lalu terdengar suara tepukan dari luar sana, pria itu langsung pergi tanpa mengatakan apapun lagi pada freya, membiarkan gadis itu dengan segala kebingungannya.


"A-apa? aku digadaikan? hutang? aku sama sekali tidak tau tentang ini!" ucap freya agak berkaca-kaca.


"D-dan siapa orang yang ku nikahi ? ia begitu misterius!" imbuh freya lagi seraya menggelengkan kepalanya pelan.


"A-apa ia akan menyiksaku ? seperi cerita indos*ar di tv salah seorang warkop kemarin?" tanyanya pada dirinya sendiri.


flashback on


sebelum freya pulang ia melihat sebuah warkop sedang menayangkan sebuah film indosiar tentang seorang wanita yang disiksa oleh suami sendiri hanya karena perbedaan derajat.


begitu juga dengan mertuanya, mertuanya juga mendukung pembullyan menantunya sendiri, bahkan wanita malang itu tidak memiliki teman.


"Ya ampun, kasian sekali wanita itu" ucap freya memandang sendu ke arah drama khas Indonesia tersebut.


lalu freya melanjutkan perjalanannya.


flashback off


"Apa i-itu akan terjadi padaku?!" ucap freya diselimuti ketakutan.


"Ahah tidak mungkin kan?."


"Bagaimana jika benar?" ujar freya memandang horor ke area sekitarnya.


freya memang wanita yang sangat takut akan semua hal tapi ia selalu menghadapi ketakutannya sendiri, ia berprinsip bahwa ketakutan tidak akan mengubah apapun!.


"Ayolah frey, kenapa kau jadi penakut lagi? ingatlah prinsip mu!" ucap freya menyemangati dirinya sendiri.


_____________________________________


Prolog ANAK GENIUS SI MANTAN MAFIA 👇.


Seorang pria yang nampak lebih menyeramkan dari beberapa tahun yang lalu kini memandang jauh ke dunia luar.


Rasanya ia masih agak—...


“Tuan, saya mohon! Lepaskan saya.”


Nyatanya, suara teriakan permohonan itu masih terngiang-ngiang di telinganya, tangan pria itu mencengkram erat gelas kaca yang ia pegang hingga..


TYAR


Gelas itu pecah meninggalkan bekas luka di telapak tangan pria tersebut, nyatanya ia.. fern tak terlihat bermasalah dengan lukanya yang ia anggap ‘Kecil’ ini.


Sebagai mantan ketua mafia ia jelas pernah mengalami luka yang lebih besar dari ini, ah ya luka fisik terparahnya itu saat ia bertarung dengan Revan, adik iparnya saat ini.


Eh tunggu, mantan? Benar! Setelah kelahiran keponakannya alias baby C dan baby L ia dan Revan memutuskan untuk keluar dari dunia mafia dan berhenti membuat keluarganya dalam bahaya.


Namun tanpa fern duga, ia melakukan kesalahan disini.. ia menjelajah tubuh seorang pe**wan! Ia membuangnya di dalam pula.


Lantas, apakah benih itu tumbuh? Setahunya dirinya dalam kondisi subur saat itu. Kalau begitu.. berarti anaknya sudah tumbuh besar ya?.


SEBAB IA SUDAH MENCARI SELAMA ENAM TAHUN NAMUN IA TAK MENDAPATKAN JEJAK!.

__ADS_1


Yah inilah yang membuatnya frustasi akhir-akhir ini, ia sudah mencari ke seluruh penjuru negara C bahkan negara sekitar juga namun ia tak mendapatkan gadis ah bukan wanitanya.


Fern jelas masih ingat, suara, aroma bahkan ekhem kenikmatan yang diberikan wanitanya. Dan... Entah kenapa ia merasa bahwa wanita itu tak ada di negara ini.


Tapi yah ia tak melakukannya pada semua wanita yang mengaku sebagai dia, ia bukan playboy. Ia hanya mengecek dari aroma dan tingkah lakunya. Jadi jangan berfikir yang aneh-aneh!.


“Ah ya, dia sangat pandai melawan” fern jelas sedikit ingat saat ia melakukan tanpa sadar dengan sedikit memaksa. Namun tetap saja ia belur di bagian bibir, leher, punggung dan tangannya hampir di seluruh anggota tubuhnya.


Kalau di punggung itu mungkin karena wanitanya mencengkeramnya saat itu, bibir juga bisa saat ia men****m gadis itu tapi kalau tangan dan leher? Jelas itu disengaja


“Sayang!.”


Fern mendecih saat ia mendengar suara panggilan memuakkan ini, itu Jessi seorang model yang terobsesi padanya ah lebih tepatnya pada uang yang ia miliki.


Padahal mama dan papanya jelas-jelas menunjukkan rasa tidak suka pada Jessi namun wanita (bukan gadis) yang ini tak pernah menyerah.


Ah ia jadi kefikiran, apakah Jessi ada sangkut pautnya dengan hilangnya wanita ’Miliknya’?.


Secepat kilat fern mengambil telefon yang ada di mejanya.


“Urusi wanita itu, jangan biarkan dia masuk katakan ‘Aku sedang malas untuk berurusan dengan pe****r.”


Fern berucap singkat pada seseorang di ujung telefon dan langsung menutupnya, ah ya semua orang yang menjadi asisten fern mungkin akan mengundurkan diri sesegera mungkin.


Namun ini tidak berlaku bagi pria yang menjadi asisten fern, siapa lagi kalau bukan delard?.


Yah beruntung delard masih sabar dengan sikap fern yang tak pernah berubah bahkan makin parah setelah kejadian itu ditambah setelahnya si nona muda dan twins pergi ke negara asal mereka bersama Revan.


Sementara itu di belahan dunia yang lain..


“Bang Arfi!, Abang baik-baik saja kan?” seorang gadis berusia lima tahun lebih itu menghampiri abangnya yang nyatanya lebih tua sepuluh menit dari dirinya.


“Yeah, Abang baik-baik saja. Tidak usah mengatakan ini ke mama, Abang bisa mengurus mereka sendiri” Arfi yang nyatanya memiliki kemampuan alias IQ yang lebih tinggi dari anak seusianya pun membentuk senyum tipis.


“Aura juga mau membantu! Sepupu dari orang yang mendorong Abang barusan juga mengejek aura di kelas, jadi ya sekalian aja biar ambruk!” mendengar celotehan adiknya, Arfi hanya mengelus lembut rambut si adik.. aura.


“Iya dek, kita akan melakukannya dengan rapi tanpa meninggalkan jejak sedikit pun. Agar mereka lebih menghargai orang yahh agar dia juga tidak berani lagi berurusan dengan kita” balas Arfi dengan tenangnya, yang mana membuat suara tawa aura muncul.


“Hahaha! Makanya duo A kok dilawan, lihat aja hancur tuh perusahaan papanya yang dia bangga-banggakan!.”


Arfi pun menggenggam tangan adiknya dan menyeret aura pergi dari lokasi kejadian, yah ini lebih baik daripada nanti aura melampiaskan seluruh amarahnya pada barang-barang di dekatnya?.


Ini aneh namun nyata, mama mereka cenderung tenang tapi keras kepala seperti sikap Arfi yah walau duo A ini tetap sama keras kepalanya.


Lantas darimana sikap aura yang pemarah ini muncul? Ah.. aura juga suka menebak dan anehnya tebakannya memiliki peluang 99,9 persen untuk benar.


“Ayo dek, Abang yakin mama masih kerja. Jadi kita bisa melakukannya” Arfi berucap, mereka memiliki dua laptop hasil uang yang mereka dapat saat mendapatkan juara.


Mama mereka menyuruh agar duo A membeli laptop untuk keperluan masa depan mereka.


Eh sedikit info, karena duo A terlalu pandai maka mereka menggunakan opsi naik kelas. Sekarang harusnya mereka masih tk namun sekarang mereka sudah menginjak kelas 5 dasar.


“Ayo bang, kita balas mereka!.”


TBC

__ADS_1


Ihihi, kalau tertarik silahkan dibaca ya kakak readers sekalian. Terima kasih atas waktunya~.


__ADS_2