
tak berselang lama mereka duduk ada seorang pelayan yang mengantar minuman juga makanan di meja mereka .
setelah itu ada orang yang menaiki panggung.
"selamat datang semua !! saya ucapkan terima kasih anda sudah mau datang!!" ucap seorang gadis yang ternyata putri dari klien rian.
"nama saya delia !! , silahkan dinikmati makanan dan minumannya !!" ucap delia.
"selamat menikmati !!" tutup delia lalu menuruni tangga.
setelah itu semua orang pun memakan dan meminum yang telah disediakan di meja mereka termasuk rian juga putri.
...………...
"permainan dimulai !" ucap seorang wanita tersenyum licik.
"kita harus melihatnya sayang !" ucap mamanya.
"iya ma ini akan sangat menarik" ujar wanita itu dengan semangat.
****
lalu setelah itu putri bersuara.
"rian !! " ucap putri dengan sedikit keras.
"apa !"ujar rian juga dengan sedikit keras.
"kenapa tiba tiba tubuhku panas ?"tanya putri sambil menunjukkan gelagat yang aneh.
__ADS_1
"apa kau sakit ?"tanya balik rian yang mulai khawatir.
"aku tadi tidak sakit tapi sekarang tubuhku panas sendiri ,, ahh " jawab putri sambil terus mengibas ibaskan tangannya.
"ayo pulang !!" ujar rian tergesa gesa menarik tangan putri.
"aku tidak betah rian !!" keluh putri.
rian tidak memperdulikan putri yang mulai mengeluh , ia terus menarik tangan putri membawa putri keluar.
mereka langsung masuk ke dalam mobil rian langsung menyuruh fahri menyetir menuju rumah sakit .
di sepanjang perjalanan putri terus mengeluh bahkan ingin melepas pakaiannya sendiri akan tetapi tidak dibiarkan oleh rian.
setelah sampai dirumah sakit ,putri langsung mendapat penanganan karena itu adalah rumah sakit pribadi keluarga pratama.
"tuan , mari ikut saya ke meja disitu " minta dokter itu sambil menunjuk sebuah meja dalam ruangan itu.
"tuan sepertinya nona baru meminum obat pe******ng " kata dokter itu to the point.
"periksalah yang benar , cih " umpat rian.
"saya sudah memeriksa dengan benar tuan bahkan saya sudah memeriksa 3 kali sebelum memberitahukannya pada anda" ucap dokter itu meski suaranya lantang namun kakinya gemetar.
"baik, bagaimana cara menyembuhkannya ?" tanya rian .
"emmm , sebelumnya maaf tuan jangan tersinggung " ucap dokter itu.
"katakan saja !!" bentak rian .
__ADS_1
"ada 2 jalan, yang pertama memuaskan rangsangannya dan yang kedua membiarkan hingga rangsangannya selesai "ucap dokter itu dengan ketakutan.
tanpa menjawab rian langsung membawa putri keluar menuju rumah utamanya , sekarang tujuannya hanya satu menanyakan perihal ini lebih lanjut pada mama papanya.
saat rian dan putri ingin memasuki mobil rian langsung mendorong fahri keluar dan menyetir mobilnya .
fahri yang di dorong bersuara .
"tuan !! bagaimana saya pulang nanti!!!!" teriak fahri namun tidak digubris oleh rian .
"nasib punya bos durjanah !!" gumam fahri.
sementara rian yang terus digoda oleh putri ,sebagai lelaki normal tentu saja tergoda.. tapi ia tidak mau melakukannya hanya karena hal seperti ini yang ujung ujung nya akan membuat seluruh keluarga mempertanyakannya.
"astaga rian kau harus bermain sendiri nanti !!" ucap rian pada dirinya sendiri .
"ahhh ,rian panas " ucap putri mengibas ibaskan bajunya , sampai memperlihatkan belahan dadanya .
"rian alihkan pandanganmu !!" gumam rian lirih.
setelah itu mereka sampai di rumah utama , rian langsung masuk dan menggendong putri hingga semua orang yang melihatnya bingung .
setelah sampai dikamarnya rian langsung meraih kotak P3k dan mangambil obat tidur.
namun obat itu tidak bereaksi sama sekali .
malah putri tanpa sadar mendekati rian dan mengalungkan tangannya .
"aaaaa , kau yang meminta !!" ujar rian yang mulai frustasi.
__ADS_1