
01
Ini adalah acara kumpul keluarga. Lebih tepatnya adalah acara dua keluarga yang berniat ingin menjadi satu.
Dua orang saling menatap tajam. Tatapan cinta seperti ingin saling berdekatan dan saling membunuh satu sama lain.
Sebuah perjodohan antara dua cucu dari keluarga kaya raya berjalan sangat baik karena adanya ancaman yang membuat mereka saling tak berdaya.
Bahkan, kedua orang tua mereka masing-masing hanya bisa bersandiwara jika mereka saling berteman baik meski sejatinya mereka juga adalah musuh bebuyutan yang di lanjutkan kepada anak-anak mereka.
Berita yang sangat membengongkan adalah, dengan tiba-tiba kakek mereka datang dan berniat untuk menjodohkan cucu-cucu mereka jika ingin semua harta jatuh di tangan mereka.
Kakek yang tahu jika hubungan antara dua keluarga yang memang tidak baik sedari awal. Dengan tidak perdulinya yang terpenting acara perjodohan tetap berjalan jika mereka ingin mewarisi hartanya.
ARATA SHIKAMARU akhirnya kini resmi menjadi istri ARYA JEN.
Ini adalah acara pesta terbesar dalam sejarah setelah 1 satu abad terakhir setelah pernikahan didalam dongeng halu sebab, gedung semegah ini hanya dihadiri dua kakek, dua ibu dan dua ayah dan dua sejoli pengantin yang terlihat tidak bahagia sama sekali. Tetapi, mereka repot-repotnya merias gedung itu seolah-olah pernikahan besar telah terjadi dengan 10 ribu undangan.
100 jepretan dengan hasil gambar wajah yang sama monoton berhasil tukang fotografer ambil dengan susah dan payah.
Tetapi, karena keduanya adalah pasangan yang memiliki wajah epik, jadi semua foto-foto monoton mereka tetap terlihat anggun meski tak nampak senyum di wajah mereka.
Tidak ada yang berani menegur mereka supaya tersenyum termasuk sang fotografer sendiri. Dia merasa tidak perlu melakukan itu, yang penting dia memoto-moto saja sampai kameranya ingin muntah.
__ADS_1
20 baju pengantin yang berbeda dengan hasil foto yang sama. Bisa kita bayangkan betapa tersiksanya dua pengantin ini harus berganti baju dalam waktu 30 menit.
Kita tidak perlu kasihan pada sang fotografer, tetapi kita hanya perlu prihatin kepada tukang rias yang harus gerak cepat untuk segera menggantikan baju pengantin.
Kita pasti bertanya-tanya mengapa acara yang hanya dihadiri dua keluarga saja bisa serempong ini!? Apakah mereka model? Apakah mereka sedang melakukan endorse!? Jawabannya adalah semua salah.
Semua ini terjadi karena dua keluarga yang saling gengsi untuk menumpang enak. Mereka selalu menunjukan jika mereka adalah yang terbaik, terkaya dan yang paling memiliki wibawa besar.
Jika keluarga Arya mendatangkan 10 baju pengantin dengan harga fantastis. Maka keluarga Arata pun akan mendatangkan 10 baju pengantin yang tidak kalah mewahnya. Jika keluarga Arya mendatangkan dekor yang mewah. Maka Keluarga Arata akan mendatangkan tukang dekor yang sangat ahli.
Mereka tidak saling menyapa dan berbicara. Hanya uang yang akan menjadi juru bicara mereka. Itu sebabnya, mengapa pernikahan biasa saja bisa menjadi sangat spektakuler.
Hanya kakek mereka yang sangat menikmati acara pernikahan cucu mereka. Dua kakek tua ini adalah sahabat lama yang akhirnya bertemu lagi. Untuk menjaga silaturahmi, dua kakek dengan tiba-tiba menjodohkan cucu-cucunya untuk saling berhubungan dengan sebuah pernikahan. Tujuan utamanya adalah, supaya mereka dapat bersatu untuk membesarkan dua perusahaan besar yang hampir 20 tahun terkahir saling bertonjokan.
Akhirnya. Acara pernikahan yang luar biasa merepotkan demi untuk memuaskan ego masing-masing orang kaya, berkahir.
Kini. Dua pasangan pengantin dengan jarak yang sedikit renggang berjalan kesebuah hunian baru yang mewah. Tentu, rumah ini adalah hasil patungan dari dua keluarga, karena pengantin wanita menolak untuk numpang enak di rumah yang dibeli oleh pihak lelaki. Kolaborasi dari uang kedua belah pihak, bisa kita bayangkan betapa megahnya rumah dengan harga yang sangat fantastis. Bahkan, beberapa bagian rumah dilapisi dengan emas.
20 pelayan baru berjajar rapi untuk menyambut kedatangan Tuan dan Nyonya baru mereka.
Arya dan Arata adalah pengantin yang sangat kaku pada malam pertama mereka. Ketika masuk kedalam rumah. Kaki Arya berjalan kearah tangga kiri dan Arata berjalan kearah tangga bagian kanan. Ternyata, kamar mereka terletak bersebrangan. Sepertinya, mereka tidak pantas menyandang status suami istri. Mereka lebih pantas menyandang sebagai tetangga.
20 pelayan yang masih setia berdiri hanya melihat bingung menatap tingkah aneh majikan mereka, tetapi tidak ada yang berani sepatah kata pun untuk membicarakan majikan mereka jika ingin nyawa mereka tetap selamat.
__ADS_1
Ketika Tuan dan Nyonya sudah saling menutup pintu kamar, akhirnya para pelayan membubarkan diri beristirahat untuk memulihkan tenaga untuk bekerja esok pagi.
Setelah saling menutup kamar. Dua pengantin sama-sama terdiam dibalik pintu kamar mereka sambil mengepalkan tangan dengan erat.
Mereka sangat membenci pernikahan ini. Mengapa? Sebab, selain tak saling mencintai, hubungan mereka pun memang tidak baik pada saat itu.
Saat itu adalah ajaran baru sekolah menengah pertama. Seorang anak baru bernama Arata dengan gayanya yang anggun berjalan berlenggak-lenggok memasuki kawasan sekolah elite barunya. Namun, dengan tiba-tiba dia mendapatkan salam manis dari sebuah bola yang di smash kuat dan tepat mendarat kedadanya membuat Arata seketika merasa senep. Seorang anak laki-laki dengan tidak merasa bersalahnya hanya tersenyum tampan mengambil bolanya lalu berniat pergi begitu saja tanpa mau menolong Arata yang meringis ngilu.
BUGH!
Sebuah salam manis balik Arata berikan tepat di kepala Arya dengan menggunakan jurus kaki ninjanya.
Kini, Arata tersenyum senang puas karena berhasil membalas salam manis perkenalan dari Arya. Sejak saat itulah, kedua anak ini saling mengenal dan memulai permusuhan mereka.
Permusuhan mereka tidak hanya di bangku SMP melainkan berlanjut sampai SMA, kuliah, bahkan sampai mereka masuk keperusahaan dan mereka masih melanjutkan permusuhan mereka untuk saling menjatuhkan satu sama lain.
Tetapi, kini sejarah semakin dalam ketika dua musuh harus terikat dengan sebuah pernikahan.
"Heh! Aku akan membuat kamu merasa sangat bahagia dirumah ini sampai rasanya kamu ingin segera pergi, sayang!" umpat Arata yang sedang berendam di air hangat beraroma bunga sakura sambil menikmati segelas anggur.
"Bermimpi lah yang indah malam ini, sayang. Karena aku tidak menjanjikan hidup nyata yang bahagia untukmu!" Senyum tipis mengembang pada sudut bibir Arya sebelum akhirnya ia terlelap.
Dua pengantin akhirnya saling memunajatkan doa untuk pasangannya masing-masing supaya ada yang menyerah dalam pernikahan ini. Karena dalam perjanjian besar, apabila salah satu pengantin ada yang mundur dari pernikahan, maka mereka harus menyerahkan perusahaan itu pada pihak yang bertahan.
__ADS_1