
kembali ke cerita awal ...
"sayang bukan nya ,besok kita harus menghadiri penyambutan karyawan baru di Sanjaya group " ucap Sania
"iya ,tapi karena kita lagi di sini jadi fang yang mengurus nya " lanjut Rafa
"umi , saniaan turid ' an tataealam alrakub maratan ' ukhraa kama kan min qibal " ucap Sania yang tiba tiba berbicara bahasa Arab kepada Salamah
Rafa dan Kris hanya mencerna perkataan Sania , walaupun mereka tidak mengerti
"sayang kamu bicara ,bahasa Indonesia saja sih ,aku tidak mengerti bahasa Arab " ucap Rafa
"tau Sania , kami lagi berbicara apa sih ,atau jangan jangan ada sesuatu yang kamu sembunyikan ya " ucap Kris
"la 'astatie 'an aqrr binafsik 'ant hamil 'iinaa khayif mink limadha " sambung Salamah
"umi Sania berbicara apa ??? tanya Rafa penasaran
"Sania izin ingin belajar berkuda lagi seperti dulu ,tapi umi tidak mengizinkan nya karna dia sedang hamil" ucap Salamah
Sania pun hanya menunduk ..
"aku tidak akan mengizinkan nya ,Sania kamu itu lagi mengandung , kamu bisa tidak menuruti ucapan ku ??? tanya Rafa serius
"iya mas aku minta maaf " ucap Sania
"dek ,dek lagian kamu ada ada ajah sudah tau kamu lagi mengandung " ucap Gibran
setelah mereka semua menikmati pemandangan yang indah ,mereka pun balik ...
__ADS_1
di perjalanan Sania terus membaca Al Qur'an hingga dia merasa dirinya sangat mengantuk ...
"sayang kamu ngantuk ya ,sini " ucap Rafa serta memeluk Sania dan mengelus puncak kepala nya
Sania pun tertidur di pangkuan Rafa ....
tempat lain ....
"tuan tuan please ,iya deh saya mau " ucap Nadira kepada fang
"baiklah kamu bisa bekerja besok ,kamu akan menjadi seorang asisten pribadi pemilik perusahaan sanjaya group ini " ucap fang
Nadira pun kaget , karna tidak semua orang bisa menempatkan posisi tersebut ,apalagi dia akan terus berdekatan dengan seorang CEO tampan berdarah dingin itu ...
________________
"Rafa Sania berat ya ??? tanya Salamah
"nggak kok mi Rafa malah senang kalo Sania sedikit berisi , soalnya dia lucu dan imut " ucap Rafa
"Rafa kamu ada ada ajah " sambung fahdan tersenyum
Rafa pun langsung membawa Sania masuk kedalam kamar dan merebahkan nya di atas ranjang ...
"tuan putri ku yang cantik ,tidur yang nyenyak yah " ucap Rafa seraya mencium Sania
"kami juga baby tidur yang nyenyak di dalam sana , papah sayang kepada mu " tutur Rafa tersenyum
__ADS_1
_________________
azqa yang melihat Kris tertidur lelap hanya tersenyum ...
"huh tidur mu pulas sekali ya " tutur azqa sedikit tersenyum ...
azqa memutuskan untuk menggendong Kris kedalam rumah ,agar posisi Kris lebih nyaman ...
"eh bukan muhrim udah gendong gendongan" ucap Gibran
"apaan sih kak ,tadi Kris tidur aku tak tega membangunkannya " balas gibran
"alah modus kamu itu ,cepat kamu bawa Kris kekamar nanti dia bangun dan melihat mu menggendong nya , habis kamu " geli Gibran tertawa
azqa yang mendengar itu , langsung buru buru masuk kedalam kamar Kris dan merebahkan tubuh Kris di atas ranjang ...
"maaf Kris aku sudah menggendong mu ,aku tidak tega membangunkan mu " pelan azqa
azqa langsung segera pergi ,dia tidak ingin orang ruamah yang lain melihat nya sedang di kamar wanita ...
"bagaimana Kris mencakar mu tidak ??? tanya gibran tertawa
"tidak lah ,orang Kris masih tertidur " ucap azqa santai
"pepet teros sampai jaya " ledek Rafa
__ADS_1
Gibran dan Rafa pun tertawa ,mereka merasa azqa kali ini sedang jatuh cinta ...