Menikah Kontrak Dengan Sang Ceo ......

Menikah Kontrak Dengan Sang Ceo ......
part:71 sensitif


__ADS_3

semua berkumpul di dalam ruang rawat menunggu Sania tersadar dari pingsan nya


saat semua menunggu, mamah Margaret dan papah Sanjaya pun masuk ...


"ya Allah sania ,Rafa kenapa Sania jadi seperti ini ???


"Sania tadi mengeluh sakit perut mi , terus di ruamah om Miko tadi ada kejadian "


Rafa pun menjelaskan dengan sedetail nya ...


"nah terus bagaimana keadaan destry sekarang???


"Alhamdulillah Destry tidak apa mi , dia hanya sedikit lemas " ucap Rafa tersenyum


karna sudah waktunya makan siang semua keluarga turun ke kantin rumah sakit untuk makan , kecuali Rafa dia setia menemani Sania ..


"mas" ucap Sania


Rafa yang lagi membaca Al Qur'an langsung menyudahi nya ...


"ya Allah sayang kamu sudah sadar " ucap raf tersenyum senang


"mas kak Destry "


"kak Destry tidak apa apa san dia hanya lemas karna yang di tembak bukan kak Destry kak Destry justru yang menembak pot bunga " ucap Rafa menjelaskan


"owalah ya Allah Alhamdulillah " ucap Sania tersenyum

__ADS_1


"kamu makan dulu ya sayang ,sudah waktunya makan siang "


Sania pun hanya mengangguk ,karna jujur perut nya sudah terasa lapar ....


sesudah makan Sania langsung melaksanakan sholat Dzuhur meski sholat Dzuhur nya harus di tempat tidur ,Sania tetap melakukan nya ....


Rafa yang melihat sanai sedang sholat langsung meninggalkan ruang rawat ...


"gimana raf Sania sudah sadar ??? tanya papah Sanjaya


"Alhamdulillah sudah pi Sania sedang melaksanakan sholat " ucap rafa tersenyum


"syukur Alhamdulillah oh ya raf nanti mami dan papi akan mengadakan perjalanan bisnis ke Malaysia seperti nya kita 3 hari di sana " ucap papah seraya menepuk bahu Rafa


"iya pi tidak apa ,Sania bilang dia sudah baikan jadi nanti sore dia ingin pulang "


Margaret dan Sanjaya pun masuk,Sania yang tahu ibu mertua nya masuk menghentikan aktivitas nya terlebih dahulu...


"mamah " ucap Sania seraya memeluk Margaret


"ya Allah sania kamu bikin khawatir mamah ajah ,untung kamu tidak papa " ucap Margaret tersenyum


______________________________________________


karna sudah sore Sania bersi keras untuk pulang walupun tidak diizinkan ...


"mas aku ingin pulang aku sudah tidak papa " ucap Sania memohon

__ADS_1


"sayang kata dokter kamu belum boleh pulang


"pokoknya aku mau pulang mas " ucap Sania yang mulai menangis


"eh kan ada aku sayang sini sini sudah ya kamu tidur aku temani " ucap Rafa seraya memeluk Sania yang menangis


Rafa pun langsung berbaring di sebelah Sania dan memeluk nya ... entah kenapa Sania sekarang lebih sensitif dan manja ...


selesai Rafa menidurkan Sania dia langsung keluar untuk bertemu mami papi nya yang ingin berangkat ke Malaysia ...


"mami papi sudah ingin berangkat???


"iya , bagaimana Sania sudah tidur raf ??? tanya Sanjaya papah Rafa


"sudah pi ,aku juga tidak tahu kenapa Sania akhie akhir ini lebih sensitif dan manja sekali" ucap Rafa bingung


"jadi kamu mau kalau Sania manja nya dengan azqa ??? tanya papah tersenyum jahil


"ih enak ajah awas saja sampai berani menyentuh istri ku " ucap Rafa kesal


Sanjaya dan Margaret pun hanya tersenyum dengan kelakuan anak nya ..


"raf kami pulang dulu ya eline kelihatan kecapean " ucap Gibran


"iya mas ,maaf ya jadi bikin mas khawatir " ucap Rafa tersenyum


Gibran dan eline pun hanya tersenyum ..

__ADS_1


__ADS_2