
"iyah emang kenapa, ini suami ku yang ngasih " ucap ku bingung...
"pantes kalo tuan rafa yang ngasih, dia bos besar ya iyalah" ucap eline
"emang ada apa dengan kartu ini " ucap ku
"kamu tahu San, Kartu ini tidak ada batasnya /unlimited kamu mau belanja apapun tidak akan habis, dan kartu ini pemegang nya hanya orang orang kalangan atas " ucap eline menjelaskan
"ouh seperti itu, yasudah mba ini " ucap ku menyerahkan kartu tersebut
setelah selesai belanja aku langsung, pergi makan siang...
aku makan siang di tempat resto biasa...
setelah kami selesai makan siang aku mampir ke rumah eline dulu, karna dia tinggal sendiri jadi siapapun boleh masuk.. dengan syarat bukan cowo ya
sesampainya aku di rumah eline aku dan eline langsung masuk dan kami bersantai santai di kamar dan ruang tamu...
tak terasa hari mulai sore akupun langsung pamit kepada eline untuk pulang...
*****
sudah mau maghrib tapi wanita sialan itu belum pulang...
lihat saja kalau pulang aku akan menyiksa nya kembali ucap rafa geram
******
sesampainya aku di depan pintu apartemen aku langsung memencet bel... ternyata pintu nya tidak di kunci
__ADS_1
setelah itu aku masuk dan langsung membuka sepatu...
saat aku hendak ke dapur untuk menaruh belanjaan rafa langsung menarik tangan ku...
"hey kamu, tidak ingat dengan suami mu ini hingga pulang sampai larut seperti ini " ucap rafa
"maafkan aku mas, tadi aku keasikan belanja " ucap ku merasa bersalah
"hah kamu kira, dengan maaf saja kamu bisa bikin saya jadi kenyang...
" mas aku minta maaf "ucap ku
" sini sekarang kamu ikut saya kekamar "ucap rafa emosi dan menarik tangan ku
sesampainya aku di sana aku langsung di hempas ke lantai...
sontak akupun langsung menangis dan memohon kepada rafa agar tidak memukul ku
percuma saja ucapan ku tidak di gubris dan rafa langsung menampar ku... akupun hanya bisa meringis kesakitan
mulai sekarang kamu tidak akan ku izinkan keluar kecuali untuk belanja ingat itu " ucap rafa sambil membanting pintu
*******
tak terasa rumah tangga ku sudah berjalan 3 bulan tapi masih belum ada perubahan sama sekali rafa masih saja bersikap keras kepada ku dan dia juga masih berhubungan dengan kris...
hari ini aku ingin kerumah umi imah dan aku diantar oleh rafa...
sesampainya aku di rumah umi aku langsung masuk....
__ADS_1
"assalamu'alaikum umi ku " ucap ku tersenyum senang
"Waalaikumsalam Sania " ucap umi
setelah itu kita ngobrol ngobrol di ruang tamu
"oh ya nia tangan kamu kenapa banyak yang lebam seperti itu " ucap umi memeriksa
"ah.. ini kepentok pas Sania lagi di dapur mi " ucap ku mengelak
"lain kali hati hati San " ucap umi...
*******
"sayang kita ingin pergi kemana??? tanya rafa pada kris
" hari ini aku mau shoping di mol sayang "ucap kris..
" sayang kamu kenapa sih?? tanya kris.. yang melihat rafa bengong
"ah tidak apa Sayang, yudah yu kita jalan " ucap rafa
saat rafa sedang jalan dengan kris, tiba tiba ia langsung di hampiri oleh kak destry dengan kawan kawan nya...
"k Rafael " teriak kak destry
sontak rafa langsung diam dan tidak berani berkata..
"eh tante, eh ada destry juga " ucap rafa dengan gugup
__ADS_1
penasaran tunggu di part selanjutnya bye;)