Menikah Kontrak Dengan Sang Ceo ......

Menikah Kontrak Dengan Sang Ceo ......
part:58 depresi


__ADS_3

sesampainya aku di mansion Sanjaya aku langsung melihat nya dan tersenyum ...


"rumah yang dulu penuh sandiwara "ucap ku tersenyum


setelah itu fang langsung membukakan pintu mobil dan Rafa langsung mengeluarkan kursi roda ...


aku langsung di gendong oleh kak Gibran dan langsung di dudukan ke kursi roda ....


dan kak gibran langsung mendorong ku masuk kedalam sesampainya di depan pintu sudah ada mamah dan papah serta kak Nicko dan semua keluarga yang menyambut ku ...


"anak mamah sudah pulang "ucap mamah memeluk ku ....


"iya mah "ucap ku tersenyum


"umi ,Abi "ucap ku tersenyum


"Sania anak Abi umi "ucap Abi tersenyum dan langsung memeluk ku


"assalamualaikum bi Marni bi Ani "ucap ku tersenyum


"waalaikumsalam nyonya muda Sania "ucap 2 ART tersebut


"umi Sania mau sama umi "ucap ku seperti anak kecil


"iya nanti kamu tidur di kamar umi saja "ucap umi ...


Rafa pun tidak keberatan karna sudah di jelaskan oleh kak Gibran ...


setelah itu kami semua masuk ,aku masuk melalui lift yang ada di sebelah tangga karna aku masih belum bisa jalan jadi aku menggunakan lift


aku langsung di dorong menuju kamar umi

__ADS_1


"umi ..Sania tidak bisa jalan "ucap ku menangis


sebenarnya kemarin setelah sadar aku sempat kaget karna kaki ku kaku tapi dokter bilang ini tidak lumpuh ,ini hanya akibat benturan yang sangat keras sehingga mengakibatkan retakan tulang


"hey anak umi ,kamu bukan tidak bisa jalan hanya saja kaki mu masih belum sembuh "ucap umi tersenyum


"tapi Sania takut mi ,Sania takut kalau nanti mas Rafa akan lebih memilih Kris di banding Sania "ucap ku menangis


"ya Allah nak ,andai kamu tahu sekarang Kris sudah di penjara , mungkin kamu tidak akan ketakutan seperti ini "batin umi


"umi Sania pasti bisa jalan kan ??? tanya ku


"pasti bisa sayang ,hanya saja perlu waktu dan perjuangan "ucap umi tersenyum


"sudah sekarang Sania istrahat ya , ayo umi bantu untuk menuju ranjang "ucap umi


karna aku juga kelelahan akhirnya aku pun setuju untuk beristirahat ...


______________________________________________


"sudah tapi tadi sebelum tidur Sania menangis karna kaki nya belum bisa untuk berjalan "ucap umi menghela nafas


"pantas saja dia ingin tidur di kamar umi "ucap kak Gibran


"tapi kenapa Sania belum bisa jalan ya "ucap mamah


"bisa mi hanya saja perlu waktu "ucap Rafa


"mami hanya takut Sania , depresi karna Sania itu masih terlalu kecil untuk merasakan ini semua "ucap mamah


"iya mi Rafa juga takut sebenarnya "ucap Rafa gelisah

__ADS_1


______________________________________________


aku terbangun karena merasakan haus ....


ternyata masih jam 11 siang , aku pulang dari rumah sakit sekitar jam 9 pagi ...


aku yang tidak melihat umi dan Abi , pun ingin berusaha sendiri untuk naik menuju kursi roda ...


saat aku ingin naik ,tiba tiba kursi roda tersebut mundur dan alhasil jatu lah aku ...


aku hanya bisa menangis karna entah kenapa saat ini aku merasa diri ku tidak berguna ,aku tidak bisa berjalan


"arghhh!!!!!! teriak ku menangis


aku memukuli diri ku sendiri ...


*******


"Bu ,ibu nyonya muda Sania jatuh Bu "ucap bi Ani teriak


"ya Allah sania , ayo mas kita keatas "ucap rafa pada kak gibran


setelah itu mereka semua langsung keatas ...saat mereka sampai depan kamar umi mereka mendengar teriakan ku yang sangat keras....


"sayang kamu tidak apa ??? tanya Rafa sambil memeluk ku


"mas aku benci diri ku sendiri , aku tidak bisa berjalan ,aku tidak berguna ,aku sungguh wanita tidak berguna "ucap ku menangis


"hey hey sayang kamu dengar aku ,kamu hanya butuh proses ,kamu bukan tidak bisa berjalan sayang ,sudah sudah jangan menangis lagi "ucap Rafa menenangkan ku


"Rafa gendong Sania kekamar mu dan tenangkan lah dia "ucap mamah dan papah

__ADS_1


"iya pi "ucap Rafa


sty di part selanjutnya:)


__ADS_2