
"mas ini benar kamu ??? apa aku mimpi tolong Cubit aku mas " ucap Sania menangis haru
Rafa pun tersenyum dan langsung mencubit pipi istri nya itu ...
"auw , ternyata ini tidak mimpi mas ,kamu sudah sadar Alhamdulillah " ucap Sania yang langsung memeluk Rafa
"auw sayang pelan pelan " ucap Rafa tersenyum
"hehe mas maaf " balas Sania tersenyum
setelah itu Sania langsung keluar menuju ruang di mana ,di gunakan sebagai tempat istirahat Gibran dan istri nya serta fang dan Nadira tidak ketinggalan si Kris raja usil ...
"kak gibran bangun kak " ucap Sania antusias
Gibran yang mendengar adik nya berteriak langsung bangun ...
"ada apa dek ,apa kamu ingin melahirkan ??? tanya gibran khawatir
"tidak kak mas Rafa sudah sadar " ucap Sania ...
mendengar itu Gibran langsung membangun kan orang yang ada di situ ...
******
semua orang sangat senang akhirnya Rafa bisa Sadar kembali ...
"Alhamdulillah anak mami , sudah sadar mami sangat senang ,kamu tau tidak ,Sania tidak mau makan karena kamu belum sadar" ucap Margaret
"apa benar sayang yang di katakan oleh mami ??? tanya Rafa menatap tajam Sania
__ADS_1
"maaf mas , habisnya aku sangat khawatir dengan mu " ucap Sania menunduk
"sayang kamu tidak boleh seperti itu , apa kamu tidak kasihan kepada alsheen yang akan lahir ini , melihat bunda nya tidak mau makan " sambung Rafa menggenggam tangan Sania
tiba tiba saat Sania sedang berbicara ,ia merasakan sakit di daerah perut nya ...
"auww mas perut ku sakit sekali , kayaknya aku mau melahirkan mas " ucap Sania yang menahan sakit
Rafa pun langsung bangkit ,walau iya masih belum pulih tapi ia ingin menemani sang istri melahirkan ...
di dalam ruang bersalin Rafa menggunakan kursi roda ,ia terus menggenggam tangan Sania ...
"auw sakit mas " Desis sania
"iya sayang sabar ya ,mas tau ini sakit sekali , berjuang lah untuk anak kita sayang " ucap Rafa seraya mengelap keringat Sania
dokter langsung bersiap siap dan menyuruh Sania mengejan sekuat mungkin ...
"aghh...hosh hosh " ucap Sania yang sedang mengejan
"iya sayang , mas sangat mencintai mu " sambung Rafa yang membisikkan kata kata cinta untuk Sania
"agghhh" teriak Sania menangis
tak terasa buliran bening menetes di pelupuk mata Rafa ,saat melihat Sania yang sedang berjuang untuk kelahiran sang anak ...
owek ,owek,owek
suara tangisan bayi memecah ruangan tersebut ,Sania yang melihat nya menangis haru , begitu pun juga Rafa yang langsung menghujani Sania dengan ciuman dan kata sayang ...
__ADS_1
"mas bayi kita sudah lahir " ucap Sania penuh haru
"ia sayang alsheen sudah lahir ,anak papah dan bunda " sambung Rafa seraya mencium kening alsheen dan Sania
setelah di mandikan alsheen di letakkan di sebelah Sania ...
"ayo Rafa adzankan anak mu " ucap Margaret tersenyum
Rafa pun mengangguk ia mengambil alsheen dari gendongan Sania dan langsung mengazankan nya ...
"jadi anak Sholeh ya nak ,papah sangat menyayangi mu " tutur Rafa
"aku penasaran siapa nama anak mu raf " sambung Kris antusias
"iya siapa ,apa kalian sudah menyiapkan nama inti bayi kalian ??? tanya merek semua ...
"sudah mi ,Pi aku akan menamai nya , alsheen Aloysius clarch sanjaya " ucap Rafa tersenyum
"nama yang bagus "
3 hari setelah melahirkan ...
alsheen sangat rewel sehingga Sania dan Rafa setiap malam harus bergantian menjaga nya ...
"cup cup anak bunda sayang ,mau susu ya sebentar bunda tutup dulu pintu nya ya " ucap Sania tersenyum
Rafa yang baru keluar dari kamar mandi , melihat istri nya sedang menyusui alsheen langsung tersenyum ...
luka tembakan yang di alami Rafa , sudah mulai sembuh dan mengering ,tapi tetap harus di perhatikan karena suatu saat luka itu akan kembali jika Rafa terlalu banyak melakukan aktivitas berat
__ADS_1