
Sania ke dapur terlebih dahulu untuk mengambil minum ,saat ia ingin berjalan kembali tiba tiba kaki nya tersandung meja dan Sania pun terjatuh ...
"auw mas "ucap Sania seraya memegang perut nya
bibi yang melihat pun langsung memanggil majikan nya tersebut ...
"tuan tuan nyonya Sania jatuh " ucap bibi panik
Rafa yang mendengar itu langsung menaruh laptopnya dan berlari kearah dapur ...
"ya Allah sania "ucap Rafa menghampiri Sania
"mas tolong perut aku sakit sekali " ucap Sania ...
"mami papi "teriak Rafa dari arah dapur
Sanjaya dan Margaret pun langsung bangkit karna mendengar teriakan anak nya itu
"ya Allah Rafa Sania kenapa ??? tanya Margaret khawatir
"Sania tadi tersandung meja makan mi "ucap Rafa
"raf cepat bawa ke rumah sakit "ucap Sanjaya
setelah itu Rafa langsung menggendong Sania dan membawa nya kerumah sakit ...
di dalam perjalanan Sania terus merintih karna kesakitan ...
"mas sakit " ucap Sania menangis
__ADS_1
"iya sayang sabar ya kamu harus bertahan " ucap Rafa seraya menggenggam dan mencium kening Sania
sesampainya di rumah sakit Rafa langsung berlari menggendong Sania ,suster dan petinggi rumah sakit pun keluar membawa brangkar ...
"cepat selamat kan istri saya dok " ucap Rafa yang terus menggenggam tangan Sania ...
di sela sela tersebut Sania berbicara ...
"mas jika nanti aku tidak selamat aku mohon kepada mu tetap lah menjadi Rafa yang aku kenal ,Rafa yang selalu rendah hati " ucap Sania ...
"engga sayang kamu pasti selamat "ucap Rafa menangis
Sania pun langsung di bawa masuk ke ruang IGD ...
"mami kenapa sih Sania kalau mau apa apa tidak pernah bilang , kan jadi kaya gini "ucap Rafa memeluk Margaret
30 menit berlalu ....
dokter pun keluar ...
"bagaimana keadaan istri saya dok ??? tanya Rafa
"Alhamdulillah ibu Sania baik baik saja , janin yang ada di dalam perut ibu Sania sangat kuat "ucap dokter tersebut dengan tersenyum
semua pun langsung menghela nafas ...
"ibu Sania juga tidak perlu di rawat karna semua nya baik baik saja ,tapi saya sarankan agar ibu Sania tidak melakukan hal yang berat terlebih dahulu "ucap dr tsb
Rafa dan keluarga pun langsung masuk dan menemukan Sania sedang tersenyum dan merentangkan kedua tangannya ...
__ADS_1
"sayang nya aku ,untung kamu tidak apa apa "ucap Rafa memeluk Sania dan mencium nya
"hehe iya mas " ucap Sania tersenyum
"pokoknya kamu tidak boleh melakukan apapun , dan kamu tidak boleh capek "ucap Rafa memperingatkan
Sania pun hanya tersenyum dengan perlakuan suami nya yang sangat posesif itu ...
______________________________________________
Sania saat ini sedang menonton tv bersama Rafa di kamar ...
"mas kapan kapan kita ke kampung umi yuk ,aku kangen dengan umi "ucap Sania
"ini kamu ngidam atau nggak ??? tanya Rafa tersenyum
"memang kalo ndak ngidam itu berarti Ndak boleh toh "ucap Sania manyun
"kamu jangan ajak aku ngomong pakai bahasa Jawa sayang aku benar benar tidak mengerti , yasudah insyaallah akhir pekan kita akan pergi ke pati " ucap Rafa tersenyum
"mas yakin ??? tanya Sania dengan mata berbinar binar
"yakin sayang "ucap Rafa mencium Sania
"Yeay makasih mas aku sayang sekali pada mu I love you "ucap Sania seraya mengecup bibir Rafa
Rafa pun hanya memeluk Sania dan tersenyum ...
"kamu berhak bahagia san , kamu istri ku dan kamu istri yang paling baik sedunia " batin rafa tersenyum
__ADS_1