
"yasudah yu masuk nanti tuan Rafa marah marah" ucap ku mengajak elin...
sesampainya aku di lantai atas aku langsung mengecek.. agenda Rafa hari ini
setelah mengecek semua nya... Rafa langsung masuk.. dan aku mengikuti di belakang nya...
"maaf tuan agenda tuan hari ini adalah hanya menandatangani berkas setelah itu tidak ada lagi " ucap ku...
"kalo gitu saya permisi dulu tuan " ucap ku
"hey nanti umi dan abi kamu datangkan siapa ingin menjemput??? tanya Rafa
" tuan tidak usah repot repot klo ingin menjemput.. nanti biar kk saya.. saya permisi dulu "ucap ku
" kamu tidak akan berani membatalkan pernikahan kita.. ucap Rafa
mendengar itu aku langsung berbalik...
"saya tidak takut, saya hanya merasa berhutang budi kepada orang tua anda" ucap ku
"ya lah.. lagian kamu mana bisa bayar uang yang sudah mami saya kasih kamu dan keluarga kamu hanya orang miskin" ucap Rafa tersenyum sinis
mendengar itu hati ku terasa sangat sakit... sekali
"tuan boleh menghina saya, tapi jangan pernah tuan merendahkan orang tua saya... " ucap ku
__ADS_1
"kenapa??? memang benar kan kamu dan keluarga kamu hanya menyusahkan destry dan kak Nicko" ucap Rafa
"oh saya kira.. CEO di perusahaan ini baik dan ternyata lebih buruk.. dari yang saya pikirkan... dan ternyata ia juga hanya bisa mengomentari hidup orang.... tidak melihat diri nya sendiri.. oh sungguh malang sekali kau.. " ucap ku tersenyum sinis...
"jaga mulut kau.. dasar wanita sialan " ucap Rafa sambil memukul ku...
aku hanya meringis.. sakit...
"kau mau pukul aku lagi, pukul lah aku tidak akan marah dengan mu atau dendam " ucap ku menangis
"cepat pukul " ucap ku dengan nada tinggi sambil menangis
"aku harap semoga Allah membuka mata hati mu " ucap ku berlalu pergi...
*******
"tidak des kk saja, kk tidak ingin merepotkan suami mu " ucap kak gibran
"kandungan mu sudah besar ya des" ucap kk gibran
"iya kak.. sudah berat juga " ucap ku...
*******
setelah aku keluar dari ruangan tersebut aku langsung ke pantry...
__ADS_1
"ya Allah aku percaya kepada mu.. kau tidak akan memberikan ujian di luar batas kemampuan hamba nya dan berikanlah aku kesabaran untuk melalui semua ini... " ucap ku
setelah jam makan siang berlalu.. aku langsung masuk kedalam ruangan Rafa untuk mengantarkan berkas...
"selamat siang tuan ini berkas yang harus di tanda tangani.. " ucap ku menunduk
setelah itu Rafa langsung menandatangani Surat tersebut...
setelah itu aku keluar...
*****
selesai merapikan barang barang aku langsung bergegas pamit...
"permisi tuan saya ingin pulang dulu assalamualaikum wr. wb " ucap ku langsung berlalu pergi...
setelah menunggu di loby.. aku langsung di jemput oleh kak gibran...
"assalamualaikum kak " ucap ku mengalami kak gibran
"Walaikumsalam gimana pekerjaan mu hari ini San??? tanya kak gibran
" alhamdulillah baik baik saja kak.. ayo kak aku sudah tidak sabar ingin bertemu umi dan abi "ucap ku
" iya.. sayang sebentar.. oh ya kenapa pipimu merah seperti itu "tanya kak gibran mengecek pipi ku
__ADS_1
" hah ini tidak apa kak.. kulit ku memang seperti ini bila terkena udara terlau dingin.. ucap ku berbohong
setelah itu kami berangkat ke stasiun untuk menjemput umi dan abi..