Menikah Kontrak Dengan Sang Ceo ......

Menikah Kontrak Dengan Sang Ceo ......
part: 34 memohon..


__ADS_3

sesampainya aku di hotel aku langsung duduk di loby bersama kak destry...


"selamat sore tuan muda Nicko abiyasa" ucap manager hotel tersebut


"cepat siapkan kamar presidential suite 1 untuk adik saya " ucap kak Nicko


"siap tuan "


"San ingat ya besok kk mu akan sampai kesini jadi kamu tidak boleh kemana mana " ucap kak destry


"iya kak aku janji " ucap ku menunduk


setelah itu kak destry dan kak Nicko langsung pulang dan akupun langsung di arahkan kekamar vip


sesampainya aku di kamar.. tiba tiba ponselku berdering dan ternyata yang menelfon adalah kak gibran...


'ya Allah semoga kak gibran tidak marah dengan ku "ucap ku


setelah aku menyambung kan panggilan video tersebut nampaklah jelas wajah kak gibran yang sedang memerah....


" Sania kamu di apakan sama laki laki brengsek itu??? tanya kak gibran


"aku di pukulinya kak, dan waktu itu setelah kk balik ke kampung mas rafa mulai menyiksaku


sampai sampai kepala ku mengalami pendarahan " ucap ku menangis


"kurang ajar, lihat saja dia aku akan memperlakukan dia seperti dia memperlakukan kamu " ucap kak gibran emosi


"sudahlah kak aku sudah tidak apa apa " ucap ku


"tidak hari ini kk akan langsung ke Jakarta dan membawa mu pulang... dan biar teman nya destry yang mengurus perceraian kalian " ucap kak gibran


akupun hanya bisa menangis...

__ADS_1


setelah mengakhiri panggilan video tersebut... aku langsung menaruh ponsel ku di atas nakas


saat aku hendak pergi kekamar mandi... bel kamar ku bunyi....


saat aku membukanya.. itu adalah papah dan mamah Margaret..


"papah mamah " ucap ku memeluk mereka dan menagis


"San, maafin Rafael yah yang telah menyakiti mu... mamah tidak menyangka kalau Rafael sekejam itu " ucap mamah menangis papah pun hanya mengusap ngusap punggung mamah...


"ayo mah pah masuk dulu " ucap ku


setelah itu aku menutup pintu....


"San maafin anak papah ya, dia tidak bisa menjadi suami yang baik " ucap papah


"iya pah tidak apa mungkin jalan ini sudah yang terbaik untuk kita berdua" ucap ku tersenyum sedih


"terus kamu gimana San?? tanya mamah


" papah dan mamah tidak bisa melarang mu untuk pergi San, mama dan papah yang seharusnya minta maaf karna Rafael "ucap mamah menangis


" sudah mah Sania tidak mempermasalahkan itu "ucap ku tersenyum


akhirnya aku pun bangun dan berjongkok di hadapan mama dan papah


" mah, pah Sania minta maaf ya karna sania belum bisa jadi menantu yang diinginkan mamah dan papah


setelah itu mamah dan papah pulang...


akupun langsung melaksanakan sholat maghrib....


jam 02...dini hari

__ADS_1


saat aku lagi tidur tiba tiba ada bel...


"astagfirullah sudah jama berapa ini " ucap ku


"huh syukur ternyata masih jam 02.00 tapi siapa ya yang datang malam malam begini


setelah itu aku langsung membuka nya, saat aku membukanya ternyata orang itu adalah kak gibran


" eh kakak udah datang "ucap ku menyalami kak gibran


"iya kk kesini ingin membawa mu balik ke kampung" ucap kak gibran


setelah itu aku mempersilahkan kak gibran masuk kedalam kamar...


"coba kk lihat di mana saja yang di pukul manusia biadab itu " ucap kak gibran


"kak " ucap ku melihat kak gibran


"udah mana kk mau lihat"ucap kak gibran


" akhirnya aku menjelaskan luka yang dialami ku satu persatu


"ya Allah San, untung kamu tidak mati konyol " ucap kak gibran


"kak aku tidak tahu, aku harus bagaimana rasanya aku sudah tidak kuat lagi kak " ucap ku menangis


"sudah sudah sekarang ada kakak kamu tidak usah takut besok kita langsung pulang ya " ucap kak gibran mengelus puncak kepala ku dan memeluk ku


tak terasa aku tertidur di pangkuan kak gibran....


"San maafin kk ya karna kk kamu jadi seperti ini, lihat saja besok aku akan membalasnya " ucap kak gibran


"tidur lah San dunia terlalu jahat kepada mu

__ADS_1


tunggu di part selanjutnya:)


__ADS_2