
"maaf saya harus mencopot alat penopang ini "ucap dokter tersebut
"dokter istri saya belum meninggal "ucap rafa yang masih menangis
"dok copot saja alatnya "ucap mamah yang sudah menyerah
setelah itu alat pun di copot ..dan saat dokter ingin mencopot bagian oksigen tiba tiba .. ada pergerakan dari ku
tangan sedikit demi sedikit bergerak dan mata ku sedikit demi sedikit terbuka ..
"mi sania ,sania masih hidup mi "ucap rafa tersenyum senang
"iya sayang sania masih hidup "ucap mamah dan papah senang
semua keluarga pun turut bahagia ...
"luar biasa sebuah keajaiban yang tak terduga "ucap dokter tersebut tidak percaya
"m..ma..s "ucap ku yang masih menutup.sedikit mata ku , tapi aku sudah sedikit bisa bicara
"iya sayang mas di sini "ucap rafa menggenggam tangan ku
akupun tersenyum
"hai semua ,kenapa aku bisa di sini ??? tanya ku
"kamu kecelakaan san "ucap eline
"kamu koma selama 3 hari dan untung nya allah masi memberi mu kesempatan nak "ucap mamah
"kak gibran "ucap ku tersenyum
"kk di sini sayang "ucap kak gibran mencium kening ku
"umi , abi ,kak destry kak nicko "ucap ku tersenyum
__ADS_1
"iya san ini kami "ucap kak destry dan kak nicko tersenyum penuh haru
"umi siapa yang menabrak ku ???? tanya ku mulai penasaran
"hemm ,kamu tidak usah memikirkan hal ,itu sekarang kamu sehat dulu "ucap umi tersenyum
setelah itu aku langsung di pindahkan ke kamar vip
______________________________________________
"lepaskan aku "teriak kris meronta
"diam kau wanita iblis "ucap sekeetaris fang
"yang wanita iblis adalah nyonya mu itu ,dia mengambil rafael dari ku "ucap kris
"pak cepat masukan dia ke sel paling menjijikan di penjara ini "ucap sekertaris fang
"hay laki laki kurang ajar lihat saja aku akan memecat mu kalau nanti aku menjadi nyonya muda sanjaya "ucap kris tertawa
"hey wanita iblis ,ingat kau akan membusuk di penjara ini "ucap sekertaris fang tersenyum sinis
"aku akan keluar lihat saja "ucap kris
*******
karna aku sudah sadar akhirnya semua keluarga pun pamit pulang terkecuali kak gibran dan eline serta rafa
"sayang makan dulu "ucap rafa menyuapi aku dengan bubur
"iya mas "ucap ku tersenyum
"san ,lainkali dengarkan dan patuhi perintah suami mu jangan membantah nya "ucap kak gibran memperigatkan
"iya kak aku minta maaf "ucap ku menunduk
__ADS_1
"oh ya kak ,kk dan eline akan segera menikah ??? tanya ku tersenyum
"iya ,kami sudah sepakat "ucap kak gibran tersenyum
"cie calon kk ipar "ucap ku menggoda eline
"sania kamu mah "ucap.eline malu malu
"mas mereka cocok kan ??? tanya ku pada rafa
"iya sayang mereka sangatlah cocok "ucap rafa tersenyum
"sudah di lanjutkan lagi ya makanya ??? tanya rafa tersenyum
"siap komandan "ucap ku tersenyum
karna hari sudah malam akhirnya kak gibran mengantarkan eline pulang ...
"sania ,jangan seperti ini lagi ya , mas sangat khawatir dengan mu , mas tidak mau kehilangan mu lagi "ucap rafa memohon
"iya mas aku janji "ucap ku
mas sudah masuk waktu maghrib kita sholat yuk "ucap ku tersenyum
"apakah kamu sudah tidak papa san ??? tanya rafa khawatir
" aku tidak apa apa mas aku masih bisa sholat "ucao ku tersenyum
"tapikan leher dan tangan mu masih di gips bagaimana ??? tanya rafa
"sudah mas ,sekarang wudhu setelah itu kita sholat berjamaah "ucap ku tersenyum
setelah itu rafa langsung pamit kekamar mandi untuk melakukan wudhu ...
tunggu di part selanjutnya ;)
__ADS_1