Menikah Kontrak Dengan Sang Ceo ......

Menikah Kontrak Dengan Sang Ceo ......
part:113 depresi


__ADS_3

"Kris kamu kenapa ??? tanya Rafa teriak


"Rafa ,Sania raf ,Sania jatuh dia mengalami pendarahan " ucap Kris menangis


semua pun kaget , Rafa langsung berlari sekuat tenaga ...


"Sania !!!!! teriak Rafa


Sania yang sudah tidak kuat dia hanya meringis kesakitan ...


"mas tolong aku " pekik Sania


semua tetangga di situ pun tak berani menatap Rafa ,mereka lebih memilih diam ,dan Rafa langsung menggendong Sania ....


"eline ,ambil kunci mobil " teriak Rafa pada eline mantan receptionis nya itu


"baik tuan "


eline pun segera berlari kearah rumah , dan langsung menutup pintu , mengambil kunci mobil nya itu ...


"ya Allah siapa yang melakukan ini ??? tanya Salamah dan fahdan


"umi , ibu nya Ema yang mendorong Sania " ucap Kris


Rafa pun semakin tersulut emosi mendengar itu ...


"lihat saja kamu Ema ,habis kamu dengan ku " teriak Rafa


setelah itu Sania langsung di larikan kerumah sakit di daerah Sana...


"ibu Sania mengalami pendarahan yang sangat hebat , tapi untung nya tuhan masih memberikan keajaiban " ucap dokter tersebut


semua keluarga pun langsung merasa lega ,Rafa yang melihat Kris khawatir ia langsung menghampiri nya ...

__ADS_1


"Kris cerita kan pada aku bagiamana hal ini bisa terjadi " ketus Rafa


Kris pun akhirnya menjelaskan sedetail mungkin tanpa ada yang ketinggalan , mendengar itu Rafa semakin naik pitam , padahal baru kemarin dia mengingatkan Ema anak nya ,dan sekarang malah ibu nya yang membuat ulah ...


"eline telfon fang sekarang "


"baik tuan " ucap eline


eline segera menelfon fang ...


"hallo selamat pagi ,tuan saya elina fergoia babez , mantan receptionis Sanjaya group "


(******)


" baik tuan , oh ya sekalian menjemput nyonya besar dan tuan besar "


(******)


eline pun langsung mematikan telfon nya ..


"sudah tuan nyonya besar dan tuan besar agar segera kesini menggunakan jet pribadi bersama tuan fang dan tuan Ervan " ucap eline


Rafa pun mengangguk , ia menemani Sania di dalam ruang rawat ,Sania masih merasakan sakit di perut nya ..


"mas aku takut anak kita kenapa Napa ,aku tidak mau keguguran mas " ucap Sania menangis


"tidak sayang anak kita tidak apa apa , sudah kamu istirahat ya "Tutur Rafa


ia tak mau Sania terus kepikiran pada janin nya ...


di tempat lain..


Sanjaya dan Margaret sedang memasukkan barang nya ke koper setelah mendapat kabar , kalau menantu nya pendarahan ...

__ADS_1


" lihat saja , kalau sampai menantu dan cucu ku kenapa Napa ,aku tidak akan mengampuni nya " kesal Sanjaya


"iya pi mami setuju lihat saja " sambung Margaret yang juga kesal


mereka semua menggunakan 1 jet pribadi milik sanjaya dan 1 jet pribadi milik abiyasa .....


_________________


"hah ... sayang jangan tinggalkan bunda sayang " ucap Sania teriak


Rafa yang sedang tidur terbangun saat mendengar Sania teriak ...


"mas ,mas tadi aku melihat anak kecil,yang sedang berjalan dan tersenyum kearah ku ,dia menyebut ku dengan sebutan bunda " ucap Sania menangis


"kamu hanya mimpi sayang ,sudah yuk istirahat tidur lagi " ucap Rafa menenangkan Sania ...


"tidak mas ,tidak ,mas aku tidak keguguran kan mas ??? tanya Sania seraya memegang kedua kepalanya sambil teriak dan menangis


"ya Allah sayang ,kamu tidak keguguran anak kita masih ada " ucap Rafa menenangkan Sania


Sania terus menangis dan teriak hingga semua keluarga datang...


"umi , anak Nia mi ,anak Nia bukan Nia kan mi yang mencelakai nya " ucap Sania seperti orang gila


Gibran yang melihat itu langsung memeluk adik nya ...


"dek ,anak kamu tidak apa apa " ucap Gibran


"kakak aku takut anak ku kenapa Napa " ucap Sania menangis histeris


Rafa memanggil dokter ,dokter datang dan menyuntikan cairan penenang kepada Sania ...


Sania pun tertidur kembali ...

__ADS_1


__ADS_2