Menikah Kontrak Dengan Sang Ceo ......

Menikah Kontrak Dengan Sang Ceo ......
part: 33 keputusan kak gibran


__ADS_3

"astagfirullah Sania kenapa kamu tidak bilang kepada kakak " ucap kak destry menangis


"kak maafin Sania, Sania tidak ingin menjadi beban umi dan kakak " ucap ku menangis


tidak selang beberapa lama rafa pun datang... dan langsung menghampiri kak destry


"des, ibu maafkan aku.. " ucap rafa menyesal


"saya janji akan berubah, tapi jangan bawa Sania pergi " ucap rafa


kak destry melihat itu pun langsung mendorong rafael...


"pergi kamu dari sini, saya tidak akan membiarkan mu untuk dekat dengan Sania lagi, Sania akan saya bawa pulang ke rumah orang tua nya " ucap kak destry marah


"des aku mohon jangan " ucap rafa


"kamu bilang mohon.. mohon omongan kamu itu hanya omong kosong, kamu tahu adik saya telah menyembunyikan ini.. dan apakah kamu tahu dia menyembunyikan luka pukulan yang sudah kamu perbuat... ucap kak destry


" dimana empati kamu rafael, saya saja sebagai kaka tidak berani menyentuh adik saya "ucap kak destry menangis


selang beberapa menit lagi.. kak Nicko dan keluarganya pun datang


" ya Allah sayang ternyata kamu di rumah ibu "ucap kak Nicko


" mas kamu ajarin adik kamu dengan benar... dia telah menganiaya Sania hingga lebam lebam seperti itu "ucap kak destry


" apa jadi rafael memukuli Sania "teriak tante dan om

__ADS_1


saat itu juga kak Nicko langsung memukul rafael... aku pun yang melihat itu tidak tega tapi apalah daya aku tidak di perbolehkan untuk menolong rafa


" kak Nicko sudah jangan pukul mas rafa "ucap ku menangis


" kak destry jangan suruh kak Nicko pukul mas rafa "mass " ucap ku menangis...


"Sania sekarang kamu ikut kakak kamu ambil barang barang mu di apartemen cepat " ucap kak destry teriak


"tapi kak " ucap ku


"Sania Rahma Nuraulia, kamu mau nurut sama kaka atau kaka kembalikan kamu ke Kairo lagi kamu mau??? tanya kak destry


" San "teriak rafa


" Sania jangan tinggalkan aku "ucap rafa


akhirnya akupun mengikuti kak destry untuk mengambil koper di apartemen ku...


sesampainya aku di apartemen aku langsung merapikan barang barang ku... dan aku melihat foto pernikahan ku di meja, apakah semua ini harus berakhir begitu saja??ucap ku menangis


setelah selesai merapikan barang barang ku.. aku dan kak destry dan kak Nicko langsung mengantarkan mu menuju hotel Abyasa untuk menginap sementara


*****


"om, tante, ibu aku ingin Sania kembali " ucap rafa menangis


"sudah terlanjur rafa Sania tidak akan kembali Sania akan langsung di kirim ke Kairo untuk melanjutkan study nya di sana " ucap tante dita

__ADS_1


"tidak tan, Sania tidak mungkin meninggalkan ku " ucap rafa berteriak-teriak


akhirnya umi, tante serta om yang sudah terlanjur kesal dengan rafa langsung meninggalkan nya di luar...


"Sania aku tidak akan membiarkan mu pergi, kamu milik ku dan tetap milik ku " ucap rafa menagis


kampung halaman....


"gibran, gibran " ucap umi berteriak


"ada apa umi kenapa umi berteriak teriak seperti itu??? tanya kak gibran


" adik mu Sania ndok "ucap umi menangis


" Sania kenapa bu "ucap kak gibran panik


" tadi destry nelfon katanya Sania di pukuli oleh suami nya dan destry melihat suami nya sania selingkuh "ucap umi menagis


" kurang ajar.. berani nya dia menyentuh adik ku lihat saja akan ku habisi dia "ucap kak gibran yang sudah tersulut emosi


akhirnya abi pun datang... dan umi langsung menjelaskan nya..


" sudah gibran bawa adik mu balik kesini, abi tidak ingin dia terus menderita di sana "ucap abi sedih


" ia bi nanti sore gibran akan berangkat ke Jakarta dan gibran akan membawa pulang sania kesini ucap kak gibran


"lihat saja sampai adik ku kenapa napa akan ku habisi dia " ucap kak gibran yang tersulut emosi

__ADS_1


kak gibran itu baik, penyayang tapi jika salah satu keluarga nya ada yang bermasalah ia langsung siap pasang badan


penasaran gibran bakal ngapain aja... tunggu di part selanjutnya:)


__ADS_2