
saat jam sudah menunjukkan pukul 03.00 sore aku langsung bangun.... saat aku memegang jidat rafa... dan benar rafa demam karena habis hujan hujanan...
saat aku ingin melepaskan pelukan rafa dari badan ku... bukannya lepas malah mangkin mengerat...
"Sania jangan tinggalkan aku, aku sayang kepadamu " ucap rafa sambil mengeratkan pelukan...
"hey mas aku ingin kekamar mandi sebentar.. aku tidak akan meninggalkan mu " ucap ku
setelah itu rafa langsung mengizinkan ku....
setelah selesai dari kamar mandi aku langsung turun ke bawah... saat aku turun ada kak destry dan kak gibran yang sedang berkumpul di ruang keluarga....
"ehem, yang habis tidur bareng baru bangun neh " celetuk kak destry
akupun hanya tersenyum...
"suami mu mana??? tanya kak gibran
" diatas kak badannya panas, ku rasa gara gara tadi hujan hujanan deh "ucap ku
" lagian sok sok an hujan hujanan pengin kaya di film India kali "ucap kak Nicko...
akhirnya semua pun tertawa....
" yasudah om, tan aku bikin bubur untuk mas rafa dulu ya "ucap ku
setelah itu aku langsung beralih ke dapur..
setelah selesai bikin bubur aku menaruh nya di nampan dan tidak lupa samping nya aku taruh obat....
setelah itu aku naik ke atas sampai di atas rafa masih menutup badan dengan selimut...
__ADS_1
" mas ayo makan dulu "ucap ku membangunkan mas rafa....
" iya sebentar "ucap rafa
setelah itu aku mengatur posisi duduk rafa agar nyaman...
" sini makan dulu, aku suapin "ucap ku
" makasih ya San kamu sudah mau mengurusi ku "ucap rafa
" iya mas "ucap ku
setelah itu aku langsung memberikan obat kepada rafa...
" ini di minum dulu agar cepat sembuh "ucap ku
setelah itu aku menyelimuti rafa kembali... saat aku menarik koper dan mengambil tas, rafa langsung bangkit...
" San, kamu mau kemana jangan tinggalkan aku "ucap rafa menarik tangan ku
"tidak usah nanti kau kabur" ucap rafa
"sini kau tidur dengan ku saja " ucap rafa menarik tangan ku
dan aku terpaksa harus mengikuti nya... rafa tidur sambil memeluk ku dengan erat...
saat rafa tertidur sangat pulas aku langsung mencoba memindahkan tangan nya, dan akhirnya berhasil setelah itu aku langsung memindahkan koper kekamar sebelah
setelah itu aku turun...
"gimana bayi besar mu sudah tidur kah??? tanya kak gibran dan kak destry
__ADS_1
" kakak "ucap ku sebal
mereka pun hanya tertawa akhirnya kami semua bersantai di ruang keluarga...
******
saat rafa meraba ranjang, dan ternyata aku tidak ada, sontak diapun langsung bangkit
" Sania kamu jangan tinggalkan aku "ucap rafa
secepat mungkin rafa berlarian turun...
" Sania Sania "ucap rafa teriak
aku dan kak gibran serta anggota keluarga lain nya pun langsung melihat kearah sumber suara tersebut....
" astagfirullah rafa kamu mengagetkan tante saja "ucap tante dita
" tante Sania hilang "ucap rafa menangis
" itu Sania lagi sama kakak nya "ucap tante dita
" hay "ucap ku tersenyum
" kamu takut banget kayaknya kalo Sania hilang "ucap kak Nicko
" sayang kamu kenapa turun sih "ucap rafa
" kebetulan ada kamu sini, saya ingin bicara "ucap Kak gibran
akhirnya rafa pun duduk akupun langsung pergi membuatkan minum...
__ADS_1
hay penasaran ya gibran bakal ngmong apa...
tapi author mohon maaf author tidak melanjutkan novel ini lagi, author akan melanjutkan novel sebelum nya terlebih dahulu jadi maaf ya ;(