Menikah Kontrak Dengan Sang Ceo ......

Menikah Kontrak Dengan Sang Ceo ......
part:115 manja


__ADS_3

Ema yang ingin kabur langsung di ancam oleh Sanjaya ...


"berani kamu bergerak sedikit pun , aku akan menembak nya " ucap sanjaya menarik pletuk nya


"sial ancaman eline benar ,lihat saja kau Sania ,aku tak akan melepaskan mu " batin Ema tersenyum sinis


ibu Ema yang menyerah langsung keluar ...


mereka berdua pun di borgol dan di bawa menuju kantor polisi ...


semua tetangga takut melihat nya ...


"eh ternyata benar mertua Sania adalah pengusaha yang sangat kaya dan kejam " seru ibu ibu tersebut


"ingat kalau sekali lagi ada yang menganggu atau mencelakakan keluarga ini ,saya pastikan hidup kalian sama seperti mereka " tegas Sanjaya yang langsung pergi


"Gibran jaga istri mu , seperti nya dia sangat syok " tutur Sanjaya


Gibran pun melihat eline yang sedang menutupi kepala nya dengan tangan nya karena kerudung yang Ema tarik sobek ...


"sayang ayo masuk " ajak Gibran


kembali ke rumah sakit ....


Sania terbangun dengan mata samar nya ....


"mas " ucap Sania pelan


Margaret yang mendengar menantu nya memanggil anak nya ,ia langsung masuk , karena Rafa dan yang lain nya sedang makan siang dan sholat Dzuhur ....


"sayang kamu sudah sadar ??? tanya Margaret tersenyum


"mamah " pekik Sania menangis


Margaret pun langsung memeluk nya ,Sania hanya bisa menenggelamkan wajah nya di dada mertua nya itu ...


"mamah Sania takut ,Sania ingin pulang "


"Iyah sayang kamu akan pulang bersama mamah dan papah ," ucap Margaret seraya mengusap ngusap punggung menantu nya itu ...


Nadira yang ingin masuk pun langsung mengetuk pintu nya terlebih dahulu ...

__ADS_1


tok tok tok


Margaret yang mendengar ketukan pintu ,hanya menyaut


"masuk pintu tidak di kunci "


saat Nadira masuk dia melihat sosok Sania sekaligus bos nya itu ...


"salam nyonya muda dan nyonya besar " tutur Nadira menunduk


"Nadira ada apa ???


"maaf Nyonya ,apa Nyonya tidak ingin makan siang terlebih dahulu ,karena saya di suruh tuan Rafa untuk melihat nyonya besar "


"iya ,sayang mamah makan dulu ya ,kamu di sini di temani Nadira "


setelah Margaret keluar Nadira langsung duduk di sofa dan menunduk ...


"Hay Nadira kamu asisten ,nya suami saya ya ???


"i..iya nyonya " ucap Nadira gugup


"tidak usah gugup seperti itu , apa saya boleh minta tolong ??? tanya Sania


"Tolong saya untuk menaiki kursi roda ,saya ingin sholat di mushola ....


"tapi nyonya saya takut " balas Nadira


Sania hanya tersenyum ...


seminggu berlalu .....


hari ini Sania tidak kekantor karena Rafa melarang nya ...


Rafa yang baru keluar dari kamar mandi langsung memeluk tubuh Sania dari belakang ...


"astaghfirullah mas aku kaget " seru Sania


"sayang rambut mu harum sekali ,aku sangat suka " ucap Rafa yang terus menciumi rambut dan leher Sania ...


Sania yang merasa geli dengan kelakuan Rafa langsung menyingkirkan nya ,tapi Rafa malah semakin mempererat pelukannya itu ....

__ADS_1


"aku masih ingin seperti ini sayang " ucap Rafa manja


"idih tumben sekali kamu mas ,manja " seru Sania


"emang aku tidak boleh ,manja sama istri sendiri ,yaudah kalau tidak boleh " ucap rafa melepaskan pelukan nya ..


Sania yang melihat Rafa pergi langsung mengejar nya dan memeluk nya dari belakang ..


"mas kamu mah ,aku tidak melarang mu untuk melakukan apapun kepada ku " seru Sania yang tidak ingin suami nya marah


Rafa pun langsung berbalik dan memeluk Sania ...


"aku hanya becanda sayang " ucap Rafa mencium kening Sania


setelah itu mereka turun ,Rafa terus memeluk pinggang istri nya ,Sania juga tidak keberatan bagi nya ,apa yang ia miliki itu milik suami nya juga ...


toh Rafa sudah menjamah nya ...


sampai di meja makan , kepala pelayan langsung menaruh hidangan nya di depan Sania dan Rafa ...


"sayang aku mau di suapi kamu dong "


Sania tersenyum dengan tingkah laku Rafa akhir-akhir ini Rafa sangatlah manja kepada Sania ...


"aaaaa " ucap Sania yang memasukan nasi ke mulut Rafa


Rafa melahapnya dengan sangat cepat ...


___________


selesai makan Sania langsung mengantarkan Rafa kedepan ...


"sayang aku berangkat dulu ya "


"iya mas "


"kiss nya mana ??? tanya Rafa menunjuk bibir dan pipi nya


"mas malu ih , diliatin pak satpam tuh " ucap Sania


"ayolah sayang " keluh Rafa

__ADS_1


Sania terpaksa menuruti kemauan Rafa dia mencium seluruh bagian wajah Rafa ,Rafa yang melihat itu tersenyum senang ...


__ADS_2