
"itu dia mam ,masa dia mau makan tapi makanan nya masakan papi ,papi kan lagi di Amerika mam " ucap Rafa seraya memijit jidad nya
"lah terus bagaimana raf, kan papi Masih di Amerika "ucap Margaret yang mulai bingung
"aku saja Bingung mam harus bagaimana , kata Sania kalau papi tidak ada dia tidak akan memakan apapun " ucap Rafa
"yasudah kita telfone papi saja ,kita suruh pulang sekarang menggunakan jet pribadi " ucap Margaret
"tapi apa bisa mam pilot nya kalau mendadak seperti ini " ucap rafa
"yah kita hubungi Ervan dulu " ucap Margaret
Margaret pun menghubungi Ervan selaku asisten pribadi Sanjaya ,yang berada di Amerika ...
______________________________________________
"aku harus menelfon polisi yang menangani kasus Kris " ucap Sania mengambil ponsel Rafa di atas meja
Sania Terus mencari nya , akhirnya Sania menemukan nomer polisi tersebut dan langsung menelfon nya ...
"**halo pak assalamualaikum ,saya istri nya tuan Rafael Sanjaya "
(******)
"sayang ingin bicara dengan tahanan yang bernama crisziyela ,saya ada perlu dengan nya** "
polisi tersebut langsung memberikan ponsel nya kepada Kris ...
"halo Kris assalamualaikum ,aku Sania "
__ADS_1
(*****)
"**iya ,aku maafin kamu ,besok aku akan kesana lagi ,tapi aku takut ketahuan "
(*****)
"ok aku akan kesana besok ,yasudah assalamualaikum** "
(******)
Sania ingin bertemu dengan Kris kembali bukan tanpa alasan ,dia ingin meminta penjelasan kenapa Kris menabraknya ...
walaupun Sania sudah memaafkan perlakuan Kris ,dia tetap ingin tahu alasan sebenarnya Kris melakukan hal nekat seperti itu
saat Sania ingin beranjak pergi tiba tiba Rafa masuk membawakan makanan ...
"tidak mas ,aku mau nya masakan papah titik" ucap Sania
"tapi kan papi di Amerika sayang , sampai kesini paling besok , nanti kalau kamu tidak makan sakit " ucap Rafa yang terus membujuk istri nya itu
"pokoknya aku mau nya masakan papah titik " ucap Sania
Rafa pun mempunyai ide agar istri nya mau makan ...
"sayang kamu mau papah yang masak kan ??? tanya Rafa
Sania pun mengangguk tersenyum....
"ayo kita turun ,tapi sebelum itu aku kekamar papi dulu sebentar " ucap Rafa beranjak pergi ....
__ADS_1
Sesampainya Rafa di kamar sanjaya ia langsung mengambil foto sanjaya yang sedang berdiri tegak menggunakan jas kantor ...
______________________________________________sania dan Margaret pun menunggu di dapur Rafa pun datang membawa foto sanjaya...
"loh sayang foto papi kenapa kamu ambil??? tanya Margaret bingung ...
"tau mas mau apa sih " ucap Sania
Rafa pun menata bumbu yang ingin di masak oleh nya dan menaruh bingkai foto sanjaya di sebelah kompor ....
"kan jadi nya sama aja , sekarang kamu bayangkan aja sayang ,papi yang sedang masak"ucap Rafa
"mas ih aku gak mau ,aku mau naik keatas aja " ucap Sania ngambek ...
Margaret dan Rafa pun mengejar Sania yang berlari keatas ...
"sudah sekarang cepat kamu telfon lagi Ervan nya " ucap Margaret seraya menarik tangan anak nya itu ...
Rafa langsung mengambil ponsel Margaret dan langsung menelfon Ervan ...
"**hallo Ervan cepat dong ,kamu hubungi pilot jet pribadi kita "
(*****)
"cepat , pokoknya kalau nanti tengah malam kamu dan papi ku belum sampai ,aku akan memecat mu jika istri ku kenapa Napa** "
Rafa langsung mematikan telfon nya sepihak ...
begitulah Rafa dia tipe orang yang tidak ingin berbasa basi ...
__ADS_1