
"mas selamat ulang tahun "ucap ku tersenyum
"terimakasih sayang "ucap Rafa memeluk ku
"iya mas sama sama , semoga menjadi pribadi yang lebih baik ,dan semoga selalu giat bekerja nya ,dan kurangin cemburu nya "ucap ku mencubit hidung Rafa
"biarin cemburu ,cemburu kan tanda cinta "ucap Rafa tersenyum
"mequish dulu dong "ucap ku tersenyum
"iya sayang "
setelah mequish ia langsung memotong kue nya ... dan menyuapkan nya pada mamah dan papah
sekarang kamu nih san ...ucap Rafa sambil menyuapkan kue pada ku akupun langsung melahap nya
"happy birthday suami ku semoga tambah sayang sama aku "ucap ku sambil mencium pipi Rafa
"pasti dong sayang "ucap Rafa membalas ciuman ku
"Rafa udah umur 23 aja .... si Sania baru 17 berarti nanti kalo Rafa sudah punya anak Sania masih muda "ucap kak Gibran tertawa
"biarin lah "ucap Rafa tak mau kalah
"selamat ulang tahun anak mami , sudah bertambah besar ,sudah memiliki istri , Rafa yang dulu nya masih di gendong gendong sekarang sudah besar .. pesan mami tetaplah menjadi manusia yang rendah hati dan ingat harus sayang dengan keluarga "ucap mamah tersenyum
"mas ayo masuk sudah malam aku kedinginan di sini "ucap ku mencairkan suasana
"lagian kamu kesini ,ayo kita masuk saja "ucap Rafa sambil mendorong kursi roda ku
setelah itu kita semua langsung masuk ..saat aku sampai kamar Rafa langsung menggendong ku keatas ranjang ...
"sudah sekarang kamu tidur ya dek ,sudah malam kamu ini lagi sakit "ucap kak Gibran sambil mencium kening ku
"iya kak "ucap ku
__ADS_1
"tidur semoga cepat sembuh ya sayang ku "ucap Rafa yang juga mencium kening ku
"iya mas "
setelah itu aku pun langsung tertidur ...
*******
"El kamu aku antar pulang ya soalnya sudah malam sekali "ucap kak Gibran
"El akan nginap di rumah Tante saja gib"ucap mamah
"tapi apa tidak merepotkan Tan ??? tanya eline
"tidak eline "ucap mamah dan papah tersenyum
"dan nanti Rafa setelah Sania keluar dari rumah sakit ,Sania tinggal di rumah saja "ucap papah
"iya pi ,tapi rencana nya aku akan membeli rumah untuk Sania ,dan apartemen akan aku kasih untuk mas Gibran "
"anggap saja ,itu hadiah pernikahan mas dari aku dan Sania nanti "ucap Rafa tersenyum
"oh ya tuan ,masalah nyonya cris gimana?? tanya El
"Kris sudah mendekam di penjara "ucap Rafa sedikit kesal
"besok aku dan mas Gibran akan menemui nya "ucap Rafa
"mas memang kamu nanti tidak pulang ke Pati lagi ??? tanya El pada kak gibran
"tidak ,setelah Sania sembuh nanti kita akan langsung menikah ,umi dan Abi pun sudah menyetujui nya "ucap kak Gibran tersenyum
"ok lah mas kalo gitu "ucap El
"yasudah kita pulang dulu ya , mas kamu jagain Sania jangan lupa "ucap El
__ADS_1
akhirnya mamah dan papah serta eline pun pamit untuk pulang
"Rafa ,besok apa kah kita mengajak Sania untuk bertemu wanita iblis itu ??? tanya kak Gibran
"tidak mas ,aku tidak akan mengizinkan nya aku takut Sania di sakiti lagi ,Sania sudah cukup menderita karna ku "ucap Rafa menunduk sedih
"hey itu bukan karena mu , mungkin Allah lagi menguji mu dan Sania "ucap kak Gibran tersenyum
"tapi aku kasihan mas melihat Sania terbaring lemah seperti itu "ucap Rafa sambil mengeluarkan air mata
"mas juga kasihan sama Sania "
"mas ,mas jangan ambil Sania dari saya ya , saya janji saya akan menjaga Sania dengan baik lagi "ucap Rafa memohon
"tidak mas tidak akan mengambil Sania dari mu ,karna ini bukan kesalahan mu "ucap kak Gibran
saat sedang mengobrol tiba tiba dokter masuk ...
"maaf tuan tuan ,saya ingin menyuntikan obat kepada nyonya Sania "ucap dokter tersebut
"iya silahkan dok ,tapi istri saya sedang tidur "ucap Rafa
"tidak apa apa tuan "ucap dokter tersebut
setelah itu cairan di suntikan melalui infus ku ..
"dok apa istri saya sudah boleh pulang ??? tanya Rafa
"mohon maaf pak untuk saat ini saya belum mengizinkan nyonya Sania untuk pulang ,karna ini akan berisiko pada kesehatan nyonya Sania "ucap dokter tersebut
"yasudah dok terimakasih "ucap Rafa tersenyum
setelah itu dokter pun pergi ...
tunggu di part selanjutnya:)
__ADS_1