
di saat aku sedang menikmati perjalanan tiba tiba pesan masuk dari kak destry...
*massages
"dek apa benar kamu akan menikah dengan k rafel*??? tanya kak destry..
" iya kak, maaf aku belum memberi tahu tante dita dan kak Destry serta kak Nicko, karna aku tidak sempat maaf ya kak" balas ku di whatsapp..
"sore ini kamu harus kerumah kk dan jelasin semuanya " balas Kak destry..
aku yang melihat isi pesan tersebut... langsung bertanya kepada Rafa..
"tuan muda maaf . saya ingin meminta izin jam 4 ingin kekantor kak Nicko" ucap ku
"ngapain kamu kesana???? ucap
Rafa dengan nada datarnya
" saya tidak tahu tuan tapi kak destry dan kak Nicko menyuruh syaa untuk kerumah tante dita" ucap ku menjelaskan
"terus kamu ngapain kekantor?? ucap Rafa
" saya di suruh kekantor karna biar nanti pulang nya berbarengan dengan kak Nicko...
"iya boleh" ucap tuan muda yang masih datar
setelah kami sampai boutique aku langsung di persilahkan masuk oleh disegner dan pemilik butiq
"ayo silakan masuk nyonya muda dan tuan muda " ucap pemilik dan designer boutique tersebut
hm ucap tuan muda.. cuek
setelah kami sampai di dalam aku langsung di suruh memilih gaun mana yang cocok untuk aku kenakan...
"ayo nyonya muda ini gaun nya.. silahkan di pilih...
sejujurnya aku enggan untuk memilih gaun ini karna aku merasa tidak enak.. karna memutuskan pernikahan secara sepihak...
maksud ku.. aku hanya memutuskan nya sendiri tanpa berbicara kepada umi dan abi ku serta kak destry yang kelihatan nya marah sekali dengan ku...
" hey kenapa kamu bengong??? tanya Rafael
"tidak tuan.. saya rasa saya belum siap untuk memilih gaun ini " ucap ku
"maksud kamu, kamu ingin membatalkan pernikahan kita.. kamu mau bikin mami saya mati hah?? ucap Rafa mulai emosi
__ADS_1
" maksud saya bukan seperti itu tuan.. saya rasa ini terlalu cepat.. bahkan saya belum bicara dengan umi dan abi saya serta kak destry....
"ingat kamu itu bukan orang penting yang harus apa apa selalu bilang ke ibu dan ayah
mu... bahkan destry dan kak Nicko kamu hanya tinggal memilih gaun setelah itu menikah tugas kamu hanya itu... dan ingat saya menikah dengan kamu hanya terpaksa...
jadi kamu tidak pelu repot seperti itu " ucap Rafa emosi
aku hanya terdiam.. aku sadar kalau pernikahan ini hanya sebuah paksaan bagi rafa.. aku bahkan tidak pantas menikah dengan nya... batin ku..
"sekarang tugas mu hanya memilih gaun " ketus rafa
"baik tuan " ucap ku
"mbak saya pilih yang coklat ajah ya... dengan yang putih... ucap ku tersenyum ramah..
" baik nyonya akan segera saya siapkan " ucap pemilik butique tersebut
setelah selesai membeli gaun aku dan rafa langsung pergi ke restauran untuk makan siang...
*******
apa Sania akan melakukan ini.. ucap umi
"pasti destry dan Nicko sudah mengetahui nya dari bu Margaret.. ucap umi imah
kembali kecerita awal ya....
setelah selesai makan aku langsung di antarkan ke kantor kak Nicko...
setelah sampai ke kantor kak Nicko ternyata sudah jam setengah tiga...
" maaf tuan saya pamit dulu ya assalamualaikum " ucap ku berpamitan..
"Waalaikumsalam " ucap rafa singkat
setelah aku masuk kantor.. aku langsung menanyakan kepada resepsionis dimana ruangan kak Nicko.
"maaf mba saya ingin bertanya di mana ruangan kak Nicko ya " ucap ku
"mba siapa nya tuan Nicko " ucap resepsionis tersebut
"saya adik nya kak destry istri nya Kak Nicko " ucap ku..
"oh astaga maaf ya nyonya saya tidak mengetahui nya... ucap resepsionis tersebut
__ADS_1
" iya tidak papa " ucap ku tersenyum
setelah itu aku langsung di tunjukan ruangan kak Nicko..
saat aku sampai depan ruangan kak Nicko aku berpapasan dengan sekretaris nya..
"maaf permisi saya ingin bertemu kak Nicko " ucap ku dengan sopan
"maaf anda siapa nya tuan Nicko " ucap sekertaris tersebut
"saya adik nya " ucap ku
"oh jangan jangan anda adik nya nyonya destry ya " ucap sekertaris
"iya saya adiknya kak destry
" oh ya maaf nyonya " ucap sekertaris
setelah itu aku langsung mengetuk pintu...
tok.... tok... tok..
assalamulaikum kak ucap ku sambil menyalami kak Nicko
eh nia Walaikumsalam kk udah nungguin juga.. ucap kak Nicko...
maaf ya kak jadi nunggu lama " ucap ku
tidak apa " ucap kak Nicko
oh ya nia apa benar kamu akan menikah dengan Rafael??? tanya kak Nicko to the point
iya kak ucap ku
kenapa mendadak sekali nia bahkan kamu belum memberi tahu kami semua.. malah yang memberi tahu mami nya rafel 'ucap kak Nicko
maaf ya kak aku tidak sempat setelah kami berdua pulang dari bali.. tante margaret langsung meminta ku untuk menjadi istri nya tuan Rafael "ucap ku berbohong
kak maaf kan aku ya kalau aku berbohong tapi ini masalah pribadi ku, tidak mungkin aku akan terus meminta bantuan kepada kaka " batin ku
"sebenarnya sih kaka tidak marah nia.. cuma kak destry sedikit kesal dengan kamu, karna bukan kamu yang memberitahu langsung tapi malah orang lain yang memberitahu nya
iya kak tadi juga kak destry marah marah dengan ku dan meminta ku untuk datang ke rumah kakak " ucap ku
setelah itu aku dan kak Nicko langsung pulang...
__ADS_1