Menikahi Pria Gangguan Jiwa

Menikahi Pria Gangguan Jiwa
Pergi Ke Villa


__ADS_3

Malam menjelang pagi perlahan Angel membuka matanya dan melihat wajah tampan Arsene yang masih setia memejamkan matanya. Angel mengulurkan tangannya ke arah wajah Arsene dan menyentuh mata, hidung dan terakhir bibir.


"Aku sangat bahagia karena cintaku tidak bertepuk sebelah tangan terlebih Kak Arsene laki-laki yang bisa menahan diri untuk tidak melakukan hubungan suami istri walau kesempatan itu ada karena aku bersedia memberikan harta berhargaku untuk orang yang aku cintai," ucap Angel sambil memainkan bibir Arsene.


Grep


"Itu karena aku sangat tulus mencintaimu karena itu aku ingin kita melakukan itu setelah kita resmi menikah," ucap Arsene sambil menahan tangan Angel.


"Terima kasih, aku juga sangat tulus mencintaimu," ucap Angel sambil tersenyum bahagia.


"Sekarang kita mandi bersama setelah itu kita bersiap untuk pergi ke villa," ucap Arsene yang entah kenapa dirinya ingin secepatnya pergi.


"Ok," jawab Angel singkat sambil tersenyum.


Arsene membalas senyuman Angel kemudian Arsene turun dari ranjang dan langsung menggendong tubuh polos Angel membuat Angel mengalungkan ke dua tangannya sambil menyandarkan kepalanya di dada bidang Arsene hingga terdengar suara detak jantung Arsene.


Mereka mandi bersama tanpa melakukan hubungan suami istri karena Arsene sudah berjanji pada dirinya walau sebenarnya dirinya ingin tapi Arsene berusaha untuk tidak melakukannya.


Hingga dua puluh menit kemudian mereka sudah selesai mandi dan memakai pakaian santai. Angel menyiapkan kopernya begitu pula dengan Arsene kemudian mereka keluar dari kamarnya menuju ke ruang makan untuk makan bersama.

__ADS_1


"Mansion ini jadi sepi," ucap Alex.


"Kalau ada waktu bisa datang ke villa," ucap Arsene.


"Iya Kak, kami akan datang pada hari libur karena jarak mansion dan villa lumayan jauh membutuhkan waktu lima jam," ucap Asher.


"Jika datang, kabarin kami karena aku akan memasak spesial buat ke tiga adikku," ucap Angel.


"Asyik, tidak sabar rasanya," ucap Axel.


Angel tersenyum begitu pula dengan yang lainnya kemudian mereka makan bersama namun sebelumnya mereka berdoa bersama setelah selesai barulah mereka makan.


Lima belas menit kemudian mereka sudah selesai makan dan minum kemudian Angel dan Arsene pergi meninggalkan mansion namun sebelumnya mengecup punggung Ayahnya Arsene dan berpamitan dengan ke tiga adik kembarnya.


"Maaf Tuan, ada wanita ingin bertemu dengan Tuan Arsene," ucap kepala pelayan.


"Siapa?" tanya Tuan Albert Hall.


"Ibunya Delia,'' jawab kepala pelayan.

__ADS_1


"Hadeuh ... malas deh nenek lampir," ucap ke tiga pria tampan tersebut sambil menepuk keningnya.


"Siapa yang nenek lampir?" tanya Delisa tiba-tiba datang sambil bertolak pinggang.


Kepala pelayan langsung pergi meninggalkan ruang keluarga dan melanjutkan pekerjaannya.


"Ada apa kesini?" tanya Tuan Albert Hall dengan nada malas sambil mengalihkan pembicaraan.


"Mana Arsene?" tanya Delisa yang juga malas berlama-lama di mansion milik besannya.


"Buat apa mencari putraku?" tanya Tuan Albert Hall menjawab pertanyaan dengan pertanyaan.


"Aku hanya ingin memberitahukan agar Arsene jangan menikah dengan wanita yang tidak tahu diri itu," ucap Delisa.


"Maksud Besan, siapa wanita yang tidak tahu diri?" tanya Tuan Albert Hall.


"Wanita yang mengaku sebagai dokter untuk menyembuhkan Arsene karena aku sangat yakin kalau wanita itu hanya pura-pura baik dengan Arsene dengan bilang bisa menyembuhkan Arsene padahal aku tahu kalau Arsene tidak sakit," ucap Delisa.


Brak

__ADS_1


"Apa hakmu menjelekkan Angel? Asal kamu tahu gara-gara ulah mu menyalahkan putraku membuat putraku mengalami gangguan jiwa karena merasa bersalah. Apa yang dikatakan Angel benar kalau Angel sedang berusaha menyembuhkan Arsene agar Arsene kembali menjadi normal dan bisa menghilangkan rasa bersalah," ucap Tuan Albert Hall sambil menggebrak meja dan berdiri.


"Apa yang aku katakan benar bukan, gara-gara Arsene membuat aku kehilangan putriku dan juga cucu kesayanganku," ucap Delisa merasa tidak bersalah sedikitpun.


__ADS_2