
Semua orang menatap ke arah sumber suara hingga Eden menatap pria yang sangat dirindukan siapa lagi kalau bukan Agung suaminya yang di kira sudah meninggal.
Eden berusaha bangun namun ke dua kakinya yang masih lumpuh tidak sanggup menahan tubuhnya.
"Kak Agung," panggil Eden sambil mengangkat ke dua tangannya untuk minta di gendong.
"Pergi!" teriak Delon dan Edward bersamaan ketika Agung berjalan ke arah Eden.
"Sayang,'' panggil Alona dengan lembut.
"Kak Edward, aku sangat mencintai suamiku jadi aku mohon jangan pisahkan kami," mohon Eden.
"Tapi dia sering melukaimu dan dia tidak pantas untuk di cintai," ucap Edward dengan nada tegas.
"Kak Alona, aku mohon tolong aku," mohon Eden.
"Sayang, semua manusia pernah melakukan kesalahan tolong berikan kesempatan untuk Agung. Eden berhak berkumpul kembali dengan suami dan putri kandungnya sama seperti aku memberikan kak Edward kesempatan ke dua agar Kak Edward bisa berkumpul bersama anak-anak kita," ucap Alona dengan nada lembut.
Edward menghembuskan nafasnya dengan perlahan begitu pula dengan Delon hingga tiba-tiba terdengar suara lembut memanggil nama Delon dan Edward.
"Tuan besar Delon dan tuan muda Edward maafkan aku datang terlambat," ucap seorang gadis yang seumuran dengan Edward dan Eden.
"Tidak apa-apa Joanna," ucap Delon dan Edward bersamaan.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
Cerita tentang Delon dan Joanna dapat di baca novelku dengan judul : Cinta Sejati Hot Duda
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
"Aku turut berduka cita atas meninggalnya Nyonya Delisa," ucap Joanna dengan tulus.
"Terima kasih," jawab mereka serempak kecuali Agung karena Agung masih membenci Delisa.
"Kebetulan ada Joanna, Joanna aku minta bantuan mu," ucap Alona tiba2.
"Apa itu Nyonya muda?" tanya Joanna.
"Panggil saja Alona," jawab Alona.
"Tapi ..." ucap Joanna menggabungkan kalimatnya sambil melirik ke arah Edward.
"Suamiku mengijinkan nya, benarkan Edward?" tanya Alona sambil menatap ke arah Edward.
"Terserah sayangku saja," jawab Edward pasrah.
"Sudah dengarkan, sekarang aku minta sama kamu untuk menemani Daddy Delon ke mansion dan sayangku Edward kita pulang sekarang. Untuk Arsene dan Angel kalian juga pulang ke mansion sedangkan untuk Agung, Eden dan Dela kalian tetap di sini untuk bicara secara pribadi," ucap Alona.
"Tapi ..." ucapan Edward terpotong oleh Alona.
'Ikut pulang atau nanti malam ngga dapat jatah,' bisik Alona dengan nada mengancam.
"Aish menyebalkan, ayo kita pulang," ajak Edward dengan nada kesal.
Alona hanya tersenyum melihat wajah suaminya dan merekapun pergi meninggalkan area pemakaman.
"Tuan besar Delon, kata Alona kita pulang ke mansion," ucap Joanna.
"Tapi ..." ucapan Delon terpotong oleh Eden.
__ADS_1
"Daddy, aku mohon aku ingin berbicara dengan Kak Agung,'' mohon Eden.
"Baiklah hanya setengah jam setelah itu kamu pulang ke mansion," perintah Delon.
"Baik Dad," jawab Eden patuh.
"Agung, sekali lagi kamu sakiti putriku aku tidak segan-segan untuk membunuhmu," ancam Delon.
"Agung berjanji tidak akan menyakiti Eden," ucap Agung dengan nada tulus.
"Daddy berusaha mempercayaimu, Joanna ayo pulang," ajak Delon.
"Baik tuan besar," jawab Joanna.
Delon dan Joanna pergi meninggalkan mereka bertiga sedangkan Agung berjalan mendekati Eden kemudian duduk berlutut.
Grep
"Aku sangat merindukanmu," ucap Agung dengan nada lirih dan mata berkaca-kaca.
"Aku juga sangat merindukan dirimu," ucap Eden sambil membalas pelukan Agung.
Setelah beberapa saat mereka melepaskan pelukannya kemudian Agung menatap putri semata wayangnya.
"Putriku Dela,'' ucap Agung dengan mata berkaca-kaca.
"Mommy, dia siapa?" tanya Dela.
"Dia adalah Ayah kandungmu, peluklah Ayahmu," jawab Eden.
"Daddy," panggil Dela sambil mengarahkan ke dua tangannya ingin di peluk.
Grep
"Tidak apa-apa Dad, Daddy kemana aja kenapa meninggalkan kami?" tanya Dela sambil membalas pelukan Agung.
"Oma Delisa menabrak Daddy membuat Daddy koma di rumah sakit dan ketika Daddy sadar dari koma Daddy mendengar kalau Mommy menikah lagi," ucap Agung dengan wajah kecewa sambil melepaskan pelukannya begitu pula dengan Dela.
"Apa?" teriak Eden dan Dela bersamaan.
"Kenapa mommy sejahat itu? Maafkan aku Kak Agung, sebenarnya aku tidak mau menikah lagi tapi Mommy akan bunuh diri jika aku tidak menikah dengan Kak Arsene padahal aku sangat mencintaimu tapi Mommy menolaknya dan marah besar," jawab Eden dengan mata berkaca-kaca.
Grep
"Maafkan aku tidak tahu kalau Mommy mu melakukan itu padamu. Setiap hari aku selalu mengikuti kalian dan melindungi kalian dalam diam hingga suatu ketika ke dua orang tuaku sakit keras dan tidak bisa melindungi kalian karena aku sibuk mengurus ke dua orang tuaku hingga akhirnya ke dua orang tuaku meninggal dunia," ucap Agung sambil memeluk tubuh istrinya.
"Berarti selama ini Daddy selalu melindungi kami?" tanya Dela dengan wajah terkejut begitu pula dengan Eden.
"Betul hingga Daddy mendengar kalau kalian dinyatakan meninggal Daddy sangat terpukul dan menyalahkan ke dua orang tua Daddy hingga akhirnya ke dua orang tuaku meninggal dunia," ucap Aging sambil menahan amarahnya terhadap Delisa yang sudah terbaring di kubur.
"Daddy mengetahui kami masih hidup, dari mana?" tanya Dela.
"Dari orang kepercayaan Daddy yang selalu mengawasi mansion milik Oma mu," jawab Agung.
'Untuk mencari kesempatan membalaskan sakit hatiku pada Delisa karena telah membuat ke dua orang tuaku serta istri dan putriku meninggal,' sambung Agung dalam hati.
"Anak buah Daddy melaporkan kalau ada dokter dan perawat datang ke mansion membuat Daddy penasaran. Daddy menyuruh mata-mata untuk melihat apa yang terjadi lalu melaporkan kalau kalian ternyata masih hidup," jawab Agung.
"Kenapa tidak datang ke mansion?" tanya Eden sambil melepaskan pelukannya begitu pula dengan Agung.
__ADS_1
"Penjagaan mansion sangat ketat jadi sangat sulit untuk masuk ke dalam mansion," jawab Agung.
"Sudah sore ayo aku antar pulang," ajak Agung sambil berdiri.
"Aku lumpuh sedangkan Dela buta tapi sebentar lagi bisa melihat karena Mommy menyumbangkan ke dua matanya untuk Dela.
"Kamu lumpuh?" tanya Agung dengan wajah terkejut.
"Ya aku lumpuh, jika Kak Agung ingin mencari wanita lain aku tidak apa-a..." ucapan Eden terputus ketika Agung menggendong Eden.
"Aku sangat mencintaimu jadi mana mungkin aku mencari wanita lain," ucap Agung dengan nada tegas.
"Maaf tuan, biarkan kami yang membawanya," ucap dua orang bodyguard yang tiba-tiba datang.
"Tidak perlu, tolong bantu putri ku," ucap Agung.
"Baik Tuan," jawab salah satu bodyguard dengan patuh.
"Kak Agung, ada yang ingin aku katakan sama Kak Agung," ucap Eden sambil mengalungkan ke dua tangannya ke arah leher Agung.
"Apa itu?" tanya Agung penasaran.
"Walau bertahun-tahun aku dan Kak Arsene menikah tapi percayalah kami tidak pernah melakukan hubungan suami istri," ucap Eden.
"Kenapa?" tanya Agung penasaran karena dirinya saja kecanduan dengan tubuh istrinya sedangkan Arsene tidak sama sekali.
"Kami membuat kesepakatan selama menikah untuk tidak melakukan hubungan suami istri," jawab Eden.
Agung tersenyum mendengarnya, Agung berjanji untuk memperbaiki kesalahannya di masa lalu dan membina keluarganya tanpa ada rasa dendam sedikitpun
Satu Tahun Kemudian
Tidak terasa waktu berjalan dengan cepatnya, Agung di beri kesempatan oleh Delon dan Edward untuk memperbaiki kesalahannya di masa lalu.
Agung pun sangat senang dan tidak menyia-nyiakan kesempatan itu dan berjanji untuk menjadi suami yang baik begitu pula dengan Edward.
Itu semua karena ada ikut campur dari Mommy Gloria dan Mommy Maya untuk menasehati Delon dan Edward untuk memberikan kesempatan untuk Agung.
Untuk Angel dan Arsene mereka di karuniai sepasang anak kembar yang di beri nama Angelo Hall dan Angelina Hall. Arsene memberikan nama Angelo untuk mengenang namanya yang dulu diberikan oleh Angel selain itu ke dua anak kembarnya sengaja di beri nama yang sama yaitu Angel yang artinya Malaikat.
Malaikat tanpa sayap yang menolong orang tanpa ada rasa pamrih. Arsene sangat berharap sepasang anak kembarnya kelak seperti Angel yang menolong orang membutuhkan bantuannya.
Tamat
Tidak terasa novel ini sudah tamat dan terima kasih atas komentar, like, hadiah dan vote. Maaf kalau author tidak semua membalas komentar para pembaca tapi yang pasti author sangat senang dengan komentar para pembaca setiaku.
Semoga Tuhan membalas kebaikan kalian semua. Amin.
Inti dari cerita ini adalah : Berbuatlah baik terhadap orang yang membutuhkan kita karena semuanya akan kembali ke kita lagi. Jangan terpuruk akan kesedihan seperti yang di alami oleh Angel, Angel berjuang menjadi wanita mandiri dan menolong orang-orang yang membutuhkan bantuannya hingga akhirnya dirinya bertemu dengan seorang pria dan menikah hingga hidup bahagia bersama suaminya.
Terima kasih buat teman-teman yang sudah membaca novelku, semoga kalian suka. Terima kasih banyak yang sudah komentar dan maaf tidak bisa membalas satu persatu tapi yang pasti Author baca kok.
Terima kasih banyak juga yang telah memberikan hadiah, vote dan kopi. Semoga Tuhan membalas kebaikan kalian semua.
Salam Author,
Yayuk Triatmaja
Silahkan mampir ke karyaku lainnya.
__ADS_1