Menikahi Pria Gangguan Jiwa

Menikahi Pria Gangguan Jiwa
Daddy Edward


__ADS_3

Edward mengalihkan pandangan ke arah ke dua anak remaja tersebut dan matanya langsung membulat sempurna karena wajahnya benar-benar sangat mirip.


Edmund dan Adara yang merasa diperhatikan memalingkan wajahnya ke arah Edward dan matanya membulat sempurna karena wajah mereka sangat mirip dengan Edward.


"Kak Edmund, apakah paman itu Daddy kita?" tanya Adara.


"Kakak tidak tahu," jawab Edmund.


Edward yang melihat ke dua remaja tersebut yang sedang menatap dirinya tidak menyadari akan datangnya bahaya membuat Edward refleks melangkahkan kakinya dengan cepat diikuti oleh Jordan putra pertama dari pasangan Jimmy dengan Jessica dan Leo anak dari pasangan Lemos dengan Soraya.


Duag


Duag


Edward spontan langsung memeluk Edmund dan Adara sebagai tamengnya sedangkan Jimmy dan Jordan langsung menendang tulang kering ke arah ke dua penjahat tersebut membuat ke dua penjahat tersebut langsung terjatuh.


"Daddy," panggil Edmund dan Adara bersamaan.


Deg

__ADS_1


Deg


Jantung Edward berdetak kencang bukan karena jatuh cinta melainkan dirinya sangat terkejut sekaligus bahagia ketika ke dua remaja tersebut memanggil dirinya.


"Daddy, Kak Edwind terkena luka tembak dan sekarang di bawa sama Mommy ke rumah sakit," ucap Adara.


"Memang siapa nama Mommy kalian?" tanya Edward dengan tubuh gemetar.


"Mommy Alona, kalau nama Daddy... (menjeda kalimatnya) Daddy Edward," ucap Adara.


"Mommy Alona masih hidup," ucap Edward tidak percaya dengan apa yang di dengarnya.


"Tentu saja masih hidup, kan kecelakaannya direkaya..." ucap Adara yang tiba-tiba menutup mulutnya karena dirinya keceplosan.


"Daddy, lebih baik kita ke rumah sakit, kak Edwind kena luka tembak," ucap Edmund mengalihkan pembicaraan sambil menarik tangan Edward.


"Leo dan Jordan, aku ingin pergi ke rumah sakit," ucap Edward sambil berjalan meninggalkan tempat tersebut terlebih musuhnya sudah berhasil di buat babak belur.


Bantuan dari keluarga besar Daddy Thomas Alexander dan keluarga besar Daddy Alvonso membuat para musuh tidak berkutik dan langsung di bawa ke markas milik keluarga besar Daddy Alvonso.

__ADS_1


"Memang siapa yang terluka?" tanya Leo dan Jordan bersamaan.


"Tidak ada yang terluka, kalian susul lah kami di rumah sakit," jawab Edward sambil menghentikan langkahnya.


Jordan dan Leo hanya menganggukkan kepalanya kemudian Edward melanjutkan kembali langkahnya menuju ke arah mobil.


"Edward, mereka ..." ucap Daddy Nathan pura-pura terkejut begitu pula dengan yang lainnya namun dalam hatinya tersenyum bahagia karena akhirnya Edward, Alona dan ke tiga anak kembarnya dapat berkumpul kembali.


Kecuali Delisa, Eden dan para cucu dan para cicit dari keluarga besar Daddy Thomas dengan mommy Gloria tidak tahu kalau sebenarnya Alona masih hidup.


"Mereka anak-anak Edward," jawab Edward dengan nada penuh yakin sambil menghentikan langkahnya.


"Kalian mau kemana?" tanya Daddy Nathan.


"Mau ke rumah sakit Dad, putra pertamaku terkena luka tembak," jawab Edward sambil kembali melangkah kan kakinya.


"Apa? Baik kami akan ke rumah sakit," jawab Daddy Nathan.


Edward hanya menganggukkan kepalanya kemudian Edward membuka pintu mobil dengan lebar agar ke dua anak kembarnya bisa masuk ke dalam mobil.

__ADS_1


"Kami ikut," ucap Angel dan Arsene bersamaan sambil menyusul langkah Edward dengan ke dua anak kembarnya.


"Ok," jawab Edward singkat.


__ADS_2