
Arsene menghembuskan nafasnya dengan perlahan kemudian menatap Delisa dengan tatapan kesal.
"Salahku? seharusnya sebelum bicara mikir dulu jangan menyalahkan orang lain," ucap Arsene dengan wajah kesal.
"Arsene, kenapa kamu berani sama Mommy? Mentang-mentang ada perempuan yang tidak tahu diri itu kamu jadi berani!" teriak Delisa.
"Cukup! Jangan pernah menjelekkan Angel karena Angel lebih baik dari putrimu," teriak Arsene sambil menatap tajam ke arah Delisa.
"Dasar kurang aj*r!" bentak Delisa sambil mengangkat tangannya ke atas.
"Jangan pernah mencoba menyentuhku," ucap Arsene yang tidak kalah keras suaranya.
"Ini sebenarnya apa yang terjadi? Siapa Angel?" tanya Eden.
"Angel calon istriku dan aku ingin kamu menandatangani surat perceraian kita," jawab Arsene dengan nada tegas dan dingin sambil melepaskan tangan Delisa.
"Tidak, aku tidak mau kita bercerai. Apa kamu tidak kasihan melihatku lumpuh dan putri kita buta?" tanya Eden sambil menggelengkan kepalanya tanda tidak setuju.
"Maaf, kakak akan tetap menceraikan mu karena perbuatan mu membuat Kakak jadi gi*a dan masuk rumah sakit jiwa dan untunglah Angel menyelamatkan aku dari keterpurukan," jawab Arsene yang sudah sangat kecewa dengan Delisa dan Eden.
"Aku tidak percaya, ini pasti hanya ide gi*a dari wanita murahan itu," jawab Delisa.
__ADS_1
Grep
'Apakah Nyonya Delisa ingin aku bongkar rahasia masa lalu Nyonya di depan ke dua anak Nyonya kalau Nyonya Delisa menjebak seorang pria agar bisa dinikahi,' bisik Arsene sambil menarik tangan Delisa agar dekat dengan dirinya.
Arsene yang awalnya memanggil Delisa dengan sebutan Mommy kini berubah menjadi Nyonya karena dirinya sudah tidak menganggap Delisa sebagai Ibu mertuanya.
"Kamu ..." ucapan Delisa terpotong oleh Arsene.
'Atau Nyonya ingin aku umumkan ke dunia kalau Dela bukan putri kandungku? Aku ingin tahu bagaimana perasaan Dela ketika mengetahui kalau aku bukan Ayah kandungnya,' bisik Arsene sambil tersenyum menyeringai.
"Kamu ..." ucapan Delisa terpotong lagi oleh Arsene.
'Nyonya dan Delia sudah menghancurkan mansion ku dan mengambil asuransi mansion milikku di tambah asuransi jiwa milik Delia dan Dela karena mereka berdua dinyatakan meninggal dunia. Aku tidak akan segan-segan melapor ke polisi kalau kalian sudah melakukan tindakan penipuan. Apakah kalian siap masuk penjara?' tanya Arsene sambil masih berbisik.
"Delia, tanda tangani surat perceraian, cepat!" ucap Delisa.
"Tapi Mom ..." ucapan Delia Terpotong oleh Delisa.
"Tidak ada tapi-tapian, lakukan atau Ibu akan bunuh diri," ancam Delisa yang tidak mungkin mengatakan yang sebenarnya.
Arsene berjalan ke arah Eden kemudian menyerahkan selembar kertas surat perceraian.
__ADS_1
"Daddy, aku buta kenapa Daddy dan Mommy bercerai?" tanya Dela dengan wajah penuh kecewa.
"Maafkan Daddy, ini semua gara-gara ulah Oma dan Mommy mu yang membuat Daddy terpaksa melakukan ini," ucap Arsene yang tidak tega dengan Dela karena bagaimanapun dirinya ikut andil merawat Dela sejak kecil.
"Apa karena wanita yang tidak punya malu itu maka Daddy ingin bercerai dengan Mommy?" tanya Dela sambil menahan amarahnya.
"Jangan pernah menyalahkan Angel tapi salahkan Oma dan Mommy mu yang membohongi Daddy dengan berpura-pura kalau kalian meninggal," ucap Arsene sambil menahan kesal terhadap putri tirinya.
Arsene sangat tidak suka ketika ada yang menjelekkan Angel karena bagi Arsene kalau Angel adalah seorang malaikat yang tidak bersayap di mana saat itu Angel menyelamatkan hidup Arsene dari kegelapan.
"Kami memang salah, tapi apakah tidak ada kesempatan ke dua untukku?" tanya Delia yang tidak ingin bercerai.
"Kakak sudah menerima dirimu apa adanya itu sudah kesempatan ke dua tapi apa yang aku dapatkan? Kalian membohongi diriku dengan pura-pura kalian berdua meninggal dunia membuatku menjadi gi*a," jawab Arsene.
"Kalau begitu kesempatan ketiga," pinta Delia berusaha bernegosiasi.
"Kesempatan ke tiga waktu aku sangat sedih kehilangan kalian tapi kalian malah jalan-jalan ke luar negri dan bersenang-senang. Jadi kesempatan itu sudah tidak ada lagi," jawab Arsene dengan tegas.
"Tanda tangani surat perceraian," ucap Arsene.
"Tidak," jawab Delia dengan tegas.
__ADS_1
"Kalau begitu kakak akan laporkan kamu dan Mommy mu kalau kalian berdua telah menipu pihak asuransi dan bisa terancam di penjara," ucap Arsene.
"Kakak tega melakukan itu padaku?" tanya Eden.