
"Maafkan Eden Mom karena Eden dan Dela akan meninggalkan Mommy sebab Mommy tidak pernah berubah sedikitpun," ucap Eden sambil melambaikan tangannya ke arah bodyguard milik kakak kembarnya.
"Maafkan Dela Oma, Dela ingin menjadi anak yang baik sedangkan Oma tidak pernah berbuat baik selalu mengajarkan tentang kejahatan. Gara-gara Oma, Dela harus menerima kenyataan karena ke dua orang tua Dela bercerai. Seandainya saja Oma tidak melakukan hal itu semua, sudah bisa dipastikan ke dua orang tua Dela tidak akan bercerai," ucap Dela.
"Dela sangat sedih melihat ke dua orang tua Dela bercerai dan ini semua salah Oma," sambung Dela.
Dua orang bodyguard berjalan ke arah Eden dan Dela kemudian mendorong kursi roda meninggalkan Delisa sendirian.
Tes
Tes
Setelah kepergian Eden dan Dela air mata Delisa keluar. Dirinya ingin bangun dan berteriak ingin memanggil Eden dan Dela namun suaranya sama sekali tidak keluar.
("Akhhhhhhhh... kenapa jadi seperti ini? Kenapa semua orang membenciku? Apakah aku salah membenci Alona karena gara-gara keluarganya aku tidak bisa menikah dengan kekasihku," ucap Delisa dalam hati sambil berteriak frustasi namun suaranya sama sekali tidak keluar).
xxxxxxxxxxxxxx
Seminggu Kemudian
__ADS_1
Tidak terasa hari berlalu dengan cepatnya Arsene dan Angel mengurus pernikahan karena kini Arsene benar-benar sembuh dari depresinya.
Arsene dan Angel yang ingin merayakan pernikahan sederhana di larang oleh Tuan Albert karena dirinya ingin merayakan pesta pernikahan yang mewah untuk putra pertamanya. Angel yang tidak ingin berdebat akhirnya pasrah dan menyetujui permintaan calon mertuanya.
Sedangkan untuk Eden, dirinya yang mengetahui kalau mantan suaminya akan menikah hanya bisa pasrah dan merelakan Arsene bahagia menikah dengan Angel karena cinta tidak bisa dipaksakan.
Untuk Dela yang awalnya tidak menyetujui kalau Arsene menikah dengan Angel akhirnya menyetujuinya karena Eden mengatakan kalau Arsene bukan Ayah kandungnya.
Awalnya Dela sangat terkejut dan terpukul ketika mengetahui kalau Arsene bukan Ayah kandungnya tapi lama-lama dirinya mau menerima kenyataan dan membiarkan Ayah tirinya menikah dengan Angel terlebih Arsene dan Angel sangat baik padanya.
Untuk Delisa, hari-hari di rawat di mansion yang megah oleh dua perawat yang dipekerjakan oleh Edward itu juga atas permintaan Alona.
Delisa sangat sedih karena ke dua anak kembarnya hanya datang tiga hari sekali hingga kondisi tubuhnya semakin melemah hingga dirinya meminta perawat untuk mengambil kertas karena dirinya ingin menulis sesuatu.
Pernikahan Angel dan Arsene
Hari yang di tunggu akhirnya tiba Angel dan Arsene sudah resmi menikah. Terlihat jelas rona kebahagiaan di wajah sepasang pengantin baru sedangkan Eden yang melihat kebahagiaan mereka hanya tersenyum walau dalam hatinya sangat terluka karena Arsene merupakan cinta pertamanya.
"Kak Edward, perasaanku kok tidak enak kita nengok ke mansion Mommy yuk," ajak Eden.
__ADS_1
"Perasaan Kakak juga tidak enak," ucap Edward.
"Kalian mau kemana?" tanya Delon ketika melihat ke dua anak kembarnya, Alona dan Dela akan pergi meninggalkan pesta pernikahan Arsene dengan Angel.
"Kami mau pergi ke mansion Mommy Dad, perasaan kami tidak enak," ucap Eden.
"Daddy akan temani kalian tapi sebelumnya pamit sama Opa, Oma, para Paman dan para Tante," ucap Delon.
"Baik Dad," jawab Edward dan Eden bersamaan.
Mereka pun berjalan ke arah keluarga besar Alexander untuk berpamitan setelah selesai berpamitan mereka berjalan ke arah parkiran mobil bersamaan ponsel milik Edward berdering.
Edward mengambil ponselnya yang di simpannya di dalam saku jasnya kemudian melihat siapa yang menghubungi dirinya. Setelah mengetahui siapa yang menghubungi dirinya Edward menggeser tombol berwarna hijau kemudian menempelkan ponselnya ke telinganya.
Edward berbicara sebentar dan belum ada dua menit ponsel milik Edward terjatuh membuat Alona mengambil ponselnya dengan cepat agar tidak terjatuh di lantai.
"Ada apa kak?" tanya Alona dengan nada kuatir.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
__ADS_1
Sambil menunggu up silahkan mampir ke karya temanku dengan judul :