
Angel yang mendengar ucapan suaminya hanya tersenyum namun dalam hatinya sangat gugup. Sedangkan Arsene setelah selesai mengatakannya Arsene masuk ke dalam kamar mandi membersihkan tubuhnya yang lengket.
"Jantung ku berdebar kencang ketika Kak Arsene mengatakan hal itu," ucap Angel.
Angel menarik tali jubah handuknya kemudian membuka jubah handuk hingga menampilkan tubuh seksi Angel yang menggunakan lingerie.
"Pakaian kurang bahan," ucap Angel sambil menatap ke arah kaca yang berada di meja rias.
Angel meletakkan jubah handuk di keranjang kotor kemudian memunguti satu persatu pakaian milik suaminya untuk dimasukkan ke dalam keranjang.
Selesai melakukannya Angel berjalan ke arah ranjang kemudian berbaring di ranjang sambil menyelimuti tubuhnya.
Ceklek
Lima belas menit kemudian pintu kamar mandi terbuka tampak Arsene dengan tubuh yang sangat segar berjalan ke arah keranjang sambil menatap istrinya yang pura-pura tidur.
"Aku tahu istriku pura-pura tidur," ucap Arsene sambil masih melangkahkan kakinya ke arah ranjang.
Hening
Srettt
"Sa.." ucapan Arsene terputus ketika menarik selimut Angel.
Glek
Arsene menelan salivanya dengan kasar ketika melihat Angel menggunakan lingerie hingga menampakkan dua gunung kembar yang sangat menantang di tambah ke dua paha Angel yang sangat mulus membuat tombak sakti nya mulai tegang.
Arsene yang menggunakan handuk yang menutupi bagian privasinya menarik lilitan handuknya kemudian membuangnya secara asal sedangkan Angel membuka matanya dan langsung memalingkan wajahnya ke arah samping.
__ADS_1
"Kak Arsene kenapa tidak memakai baju?" tanya Angel.
"Bukan kah kita akan melakukan hubungan suami istri? Jadi buat apa memakai baju?" tanya Arsene sambil duduk di sisi ranjang.
"Kak Arsene mesum," ucap Angel
"Mesum sama istri sendiri boleh donk," jawab Arsene
cup
"I Love You," bisik Arsene kemudian mengecup bibir istrinya secara singkat.
"I Love You Too," jawab Angel sambil memegang tombak sakti milik suaminya.
"Istriku nakal," ucap Arsene sambil mengangkat ke dua tangan istrinya ke atas kemudian menaiki tubuh istrinya.
Arsene mencium bibir istrinya dan tidak berapa lama Arsene me x lu x mat bibir istrinya sambil tangan kanannya mengarahkan ke salah satu gunung kembar milik istrinya
"Ahhhhhh...," ucap Angel mengeluarkan suara merdunya.
Arsene tersenyum bahagia kemudian melanjutkan memberikan pemanasan hingga lima belas menit kemudian Arsene menuntun tombak saktinya ke arah goa yang paling dalam di mana dikelilingi rumput hitam.
Di hentakkan pertama Arsene gagal barulah dihentakkan ke dua berhasil itu pun hanya masuk kepalanya.
"Hiks ... Hiks ... Hiks... sakit Kak ..." ucap Angel sambil terisak.
"Maaf kan Kakak, apa berhenti saja?" tanya Arsene yang tidak tega melihat Angel terisak.
Angel menatap wajah Arsene dan Angel merasa tidak tega karena Angel tahu kalau Arsene sebenarnya sudah menahan nya sejak lama ketika mereka kenal lebih dekat terlebih sekarang mereka sudah resmi menjadi sepasang suami istri.
__ADS_1
"Aku akan menahannya Kak, lanjutkan lagi," ucap Angel sambil mengarahkan tangannya ke wajah Arsene.
"Apa kamu yakin?" tanya Arsene sambil menatap wajah cantik istrinya dan menggenggam tangan Angel yang menyentuh pipinya.
"Yakin Kak, tapi pelan-pelan," pinta Angel.
Arsene hanya menganggukkan kepalanya kemudian memasukkan mulutnya ke salah satu gunung kembar milik istrinya membuat Angel mengeluarkan suara merdunya.
Srettt
"Akhhhhhhh... Sakit ..." teriak Angel kesakitan.
Arsene kembali menghentakkan pinggulnya bersamaan teriakan kesakitan Angel. Tombak sakti milik Arsene langsung terdiam agar menyesuaikan di sarang yang masih sangat baru.
Sambil mendiamkan tombak sakti nya Arsene memberikan pemanasan kembali hingga beberapa saat Angel sudah kembali tenang dan rasa perih berganti dengan rasa nikmat dan barulah Arsene mulai menggoyangkan pinggulnya secara berulang kali.
Setelah setengah jam barulah keluar lahar dari tombak sakti nya dan Arsene dengan sengaja dimasukkan ke dalam rahim Angel agar istrinya hamil.
Setelah beberapa saat Arsene menarik tombak saktinya kemudian menggulingkan tubuhnya ke arah samping lalu memeluk tubuh polos istrinya.
Cup
"Terima kasih sayang," bisik Arsene kemudian menyelimuti tubuh polos istrinya dan dirinya dengan mengungkit selimut tebal.
"Sama-sama sayang," jawab Angel sambil membalas pelukan suaminya dan menyandarkan kepalanya di dada bidang suaminya.
Angel memejamkan matanya sedangkan Arsene menatap ke arah langit-langit.
'Aku bersyukur bisa menikah denganmu terlebih hari-hariku berwarna sejak aku kenal denganmu. Terima kasih sayang dan aku berjanji untuk menjadi suami yang baik untukmu," ucap Arsene dalam hati sambil menatap wajah istrinya.
__ADS_1
Arsene mendengar suara dengkuran halus dari mulut istrinya dan Arsene pun ikut memejamkan matanya dan tidak berapa lama ikut menyusul istrinya dalam dunia mimpi.