Menikahi Pria Gangguan Jiwa

Menikahi Pria Gangguan Jiwa
Flash Back


__ADS_3

"Hanya kamu dan Mommy mu," jawab Mommy Maya yang menjawab pertanyaan Edward.


"Oma juga tahu kalau Alona masih hidup?" tanya Edward dengan wajah terkejut.


"Tentu saja kami semua tahu," jawab Mommy Maya dan Daddy Nathan bersamaan.


"Kenapa tidak ada satupun yang memberi tahukan ke Edward?" tanya Edward dengan wajah kecewa.


"Karena Alona masih trauma dengan mu," jawab Mommy Maya.


"Maksud Oma?" tanya Edward dengan wajah terkejut.


"Sikapmu sering berubah kadang baik dan perhatian namun tiba-tiba berubah ....," ucap Mommy Maya menggantungkan kalimatnya.


"Edward pasti sudah lanjutannya karena itulah Alona tidak ingin di saat memulai hidup baru kamu kembali dipengaruhi oleh Mommy mu dan kamu kembali menyiksa Alona. Alona masih ingin hidup karena ada ke tiga anak kalian karena itulah Alona meminta sama kami untuk tidak mengatakan kalau Alona masih hidup," sambung Jessica.


"Tante mengerti kamu sangat sedih ketika kamu kehilangan Alona tapi trauma yang dialami oleh Alona membuat kami untuk menghargai perasaan Alona untuk tidak memberitahukan keberadaan nya," sambung Soraya.


"Edward mengerti dan terima kasih buat Oma, opa, para paman dan para Tante yang sudah menjaga Alona,'' ucap Edward yang menyadari akan kesalahannya.


"Sekarang kalian sudah bersama dan mulailah hidup baru bersama ke tiga anak kalian yang sudah beranjak remaja," ucap Mommy Maya.

__ADS_1


"Kami tahu kalau kalian masih saling mencintai jadi lupakanlah masa lalu dan tatap lah masa depan kalian bersama ke tiga anak kembar kalian," sambung Daddy Nathan.


"Terima kasih Oma, Opa dan semuanya," jawab Edward dan Alona bersamaan.


"Sama-sama," jawab mereka bersamaan.


"Oh ya Arsene aku melihat dari tadi kamu tidak bisa jauh dari Angel, apakah kalian pasangan kekasih?" tanya Mommy Maya yang melihat Arsene memeluk tubuh Angel dari arah samping dan selalu menempel dengan Angel.


"Benar Oma tapi Arsene masih dalam pengobatan nanti jika Arsene sudah benar-benar sembuh Arsene akan menikah dengan Angel," jawab Arsene sambil tersenyum.


"Arsene," panggil Edward dengan wajah bingung.


"Iya kak," jawab Arsene.


"Kalau seandainya adik kembarku Delia dan putri kalian Dela masih hidup, apakah kamu masih tetap menikah dengan Angel?" tanya Edward yang tidak bisa membohongi Arsene dan keluarga besar Alexander.


"Bukankah Delia Dan Dela sudah meninggal waktu mansion kalian diledakkan?" tanya Jimmy.


"Betul kata kak Jimmy bahkan kita pergi semua ke acara pemakaman," sambung Lemos.


"Sebenarnya mereka berdua masih hidup dan selama ini mereka berada di luar negri," jawab Edward.

__ADS_1


"Bagaimana bisa?" tanya Jimmy dengan wajah terkejut begitu pula dengan yang lainnya.


xxxxxxx Flash Back On xxxxxxx


Beberapa tahun yang lalu ketika Delia, Arsene dan putri mereka bernama Dela berada di mansion.


"Kak Arsene, aku kok pengen mangga muda tolong cariin donk," pinta Delia dengan nada manja.


"Kamu kayak orang ngidam saja," ucap Arsene.


"Tidak tahu nih Kak, aku lagi pengen makan mangga muda," ucap Delia atau Eden.


"Baiklah, Kakak akan cari," jawab Arsene.


Arsene kemudian pergi meninggalkan mansion tersebut bersamaan kedatangan Delisa dan Edward.


"Mommy, Kak Edward," panggil Delisa.


"Hallo sayang, bagaimana rumah tanggamu?" tanya Delisa.


"Baik-baik saja Mom," jawab Delia.

__ADS_1


"Syukurlah, mansion ini kurang besar kenapa kamu tidak minta beli yang baru?" tanya Delisa dengan wajah kecewa.


__ADS_2