MENIKAHI SEORANG TENTARA

MENIKAHI SEORANG TENTARA
Episode 32 Melupakan Aku


__ADS_3

"Kami menikah karena kemauan Cecil. Kamu dan Ayu tau kan, keadaan Cecil bagaimana setelah Christine meninggal?" tanya kak Darlen.... Dan dijawab anggukan oleh kak Agung dan Ayu...


"Dek, aku lupa katakan sama kamu. Aku dan Agung bukan hanya sahabatan tapi kami adalah saudara" kata kak Darlen... "Agung adalah anak dari kakak perempuan mama yang menikah dan tinggal di kota B" lanjut kak Darlen lagi...


"Oh ya" ucapku... "Tapi kenapa waktu kita nikah, kak Agung dan Ayu nggak dateng?" tanyaku...


"Waktu itu, aku masih di negara A mengikuti latihan pasukan khusus menggantikan si Kapten ini" jawab kak Agung.... "Kalau Ayu pulang ke kota B, karena ayahnya meninggal" lanjut kak Agung...


"Kapten udah siang, kami pamit pulang ya" ucap kak Agung...


"Ya, sudah" ucap kak Darlen...


"Besok-besok kita janjian ketemuan ya, Yu. Kita jalan-jalan" kata aku ke Ayu... "Dah" ucapku sambil melambaikan tangan....


Pintu depan kembali ku tutup dan masuk ke dalam... "Aku kangen sama kamu, sayang" bisik kak Darlen di telingaku sambil peluk aku dari belakang...

__ADS_1


"Kak ini sudah siang loh. Kita nggak makan siang?" tanyaku sambil berbalik dan memeluk kak Darlen... "Ayo, kita belanja atau makan siang dulu" kataku lagi....


"Tapi, aku masih kangen" kata kak Darlen merajuk...


"Tapi, Lia lapar kak" ucapku... "Apa, kakak mau mengurung Lia seharian tanpa makan?" tanyaku...


"Baiklah, ganti baju. kita cari makan sekalian belanja bahan-bahan dapur" kata kak Darlen sambil melepas pelukannya...


*******


"Sering makan disini, sayang?“ tanya kak Darlen....


Sambil mencari tempat duduk " Iya, kak" jawabku... "Itu ada tempat yang kosong. Ayo kak" ajakku...


Pelayanan restoran datang dan memberi kami menu makan. Dan kamipun memesan makan....

__ADS_1


"Lia dan Ayu sering kesini, kalau lagi banyak tugas atau lagi pengen jalan-jalan" kataku mengingat...


"Sama Ayu saja. Atau sama yang lain?" tanya kak Darlen...


"Sama Ayu, iya. Sama temen-temen yang lain juga, iya" jawabku... "Tapi bukan dengan pacar loh. Karena Lia nggak pernah pacaran" kataku lagi...


"Nggak pernah pacaran atau nggak mau?" tanya kak


"Nggak pernah pacaran. Sampe diminta Cecil jadi mamanya dan istri kak Darlen" jawabku polos... "Makan kita udah ada" kataku sambil membenarkan posisi makan kita.... "Ayo, makan kak. kita harus belanja juga kan?" ucapku....


Setelah selesai makan... Kak Darlen memanggil pelayan untuk ngebayar makanan kita tadi... Aku yang hendak berdiri mengikuti kak Darlen... Tiba-tiba aku dikagetkan dengan seorang wanita yang memeluk kak Darlen dan memanggilnya dengan sebutan "Darl"...


Wajahku langsung merah padam. Seakan kak Darlen melupakan kalau aku ada di sampingnya... Dia membiarkan wanita itu terus memeluknya... Aku berbalik dan hendak meninggalkan mereka berdua, tak ayal tanganku terkena gelas dan jatuh pecah di lantai restoran...


Kak Darlen dan wanita itu tetap berdiri berbicara sambil berpelukan dan tertawa gembira... Aku perlahan-lahan berjalan meninggalkan mereka berdua... Kak Darlen pu tidak tau kalau aku sudah pergi dari restoran menuju ke tempat yang ada sayuran dan buah...

__ADS_1


__ADS_2