
"Aku ingin memastikannya Ris. Dan akan kubuat kejutan untuk suamiku" kataku dengan mata berbinar.... "Aku bisa minta testpack itu lagi kan dan foto janinku?" tanyaku...
"Suamimu belum tahu?" tanya Risna dan ku jawab dengan anggukan.... "Baiklah. Dan setelah memberikan kejutan untuk suamimu. Pastikan kalian berdua untuk datang memeriksakan kehamilanmu" kata Risna mengingatkan ku....
"Baik, Bu dokter. Pasti itu" jawabku.... "Aku pamit ya. Aku sudah janji untuk makan siang dengan suamiku dan anakku" kataku...
Setelah, aku dari rumah sakit. Aku mampir ke restoran untuk belikan pesanan Cecil juga. Aku juga menelepon Darlen untuk menjemputku...
Mobil Darlen pun berhenti di hadapanku...
"Sudah lama nunggunya sayang?" tanya Darlen...
"Nggak juga, sayang. Mana Cecil, nggak ikutan?" tanyaku...
"Cecil sama Letty. Itu Letty sama Arya datang bawa undangan pernikahan mereka. Katanya seminggu lagi mereka menikah" kata Darlen...
"Menikah? Seminggu lagi?" tanyaku kaget... "Mereka berdua keterlaluan ya, merencanakan semuanya secepat ini" lanjutku lagi...
"Sayang satu bulan lagi Arya akan berangkat bertugas, makanya pernikahan mereka dipercepat. Letty juga harus menyelesaikan kuliahnya" kata Darlen...
"Iya, juga ya" kataku....
__ADS_1
"Sayang beli apa itu, banyak banget?" tanya Darlen....
"Pesanannya Cecil, sayang" jawabku... "Buat kamu juga" lanjutku.... "Tapi, tetap makan siangnya makan masakan ku. Okey!" kataku lagi....
"Siap, Bu komandan" sambil mengelus rambutku...
Sesampainya di rumah... Cecil masih asyik main sama Letty dan Arya....
"Mama udah pulang? Beli pesanannya Cecil kan, ma? tanya Cecil...
"Beli dong, sayang. Tapi makan siang dulu ya baru makan ini!" kataku dan dianggukin kepalanya Cecil sebagai jawaban... "Mma siapkan makan siang dulu ya" lanjutku...
"Iya dong kak. Aku nggak bakalan lewatkan masakan kakak yang enak itu" jawab Letty... "Nanti ajari aku masak ya, kak!" pinta Letty....
"Masakan kakak iparmu itu bikin ketagihan" kata Darlen.... "Kakak aja sampe udah gendutan ni" lanjut Darlen sambil menepuk perutnya yang memang agak buncit sih...
Aku dan Lettypun selesai menyiapkan makan siang....
"Ayo Cecil, sayang, Arya ayo makan" panggilku..
Kitapun makan siang dengan tenang... setelah makan siang, Darlen,Arya dan Cecil menuju ke ruang tamu sedangkan aku dan Letty bereskan meja dan alat-alat makan...
__ADS_1
"Letty tolong kakak dong. Kamu bawakan cemilan untuk kak Darlen, Cecil dan Arya" pintaku... "itu di paperbag yang tadi kakak bawa pulang" sambil menunjuk sebuah paperbag di meja samping kulkas...
"Baik, kak" jawab Letty....
Akupun menuju ruang tamu bersam mereka berempat...
"Kak, seminggu lagi kita berdua akan menikah" kata Letty padaku....
"Kami sudah menyelesaikannya prosedur pernikahan di kantor" lanjut Arya...
"Tadi, kak Darlen sudah kasih tahu kakak di mobil kok. Yang penting kalian bahagia saja dan nggak ada drama-drama dijebak segala atau semacamnya lah" kataku serius ...
"Eh, Kak. Bukannya besok anniversary kak Lia dan kak Darlen ya. Setahun pernikahan kalian?" tanya Letty antusias...
"Oh, iya ya. Sampai lupa lagi" aku pura-pura kaget.... "Ya ampun" lanjutku.....
"Kamu mau hadiah apa, sayang?" tanya Darlen padaku....
"Hadiah? Cecil mau hadiah apa dari papa, sayang?" tanyaku kepada Cecil sambil mengelus rambut nya....
"Aku mau hadiahnya, adik saja. Yang lucu dan menggemaskan" jawab Cecil membuatku dan Darlen seketika berpandangan dan kaku...
__ADS_1