
"Cecil pikir mama dan papa sudah lupa sama Cecil" kata Cecil cemberut...
"Sayang, mama kangen banget. Dan siapa yang bilang mama dan papa lupa Cecil?" kataku... "Eh, ada kejutan loh buat Cecil" kataku lagi....
"Apa ma?" tanya Cecil gembira....
"Sekarang tutup matanya dulu" kataku.... "Pa, tolong dong kejutannya buat Cecil" kataku ke Darlen....
"Ayo buka matanya" kata Darlen....
"Aunty" teriak Cecil berlari memeluk Letty.... "Aunty, Cecil kangen" rengeknya...
"Sudah siap mau jalan-jalan sama Aunty?" tanya Letty dan diangguki Cecil... "Ayo, kita jalan" ajak Letty....
"Ma, kita jalan ya" kataku kepada Mama Irma....
"Letty nanti pulang mampir sebentar ya" kata mama Irma kepada Letty ...
"Iya, ma. Oke" jawab Letty....
"Kamu juga sama Arya sekalian. Ada yang mau mama bicarakan dengan kalian berdua" kata mama Irma dengan nada suara agak ditekan....
__ADS_1
"Oke, ma" jawab Letty sambil membuat jarinya dengan angka 3 dan 0....
Kamipun pergi meninggalkan mama Irma sendiri.... Aku dan Darlen di mobil kami sedangkan Cecil ikut Letty dan Arya di mobil mereka....
"Sayang kenapa sih, kamu biarkan Cecil sama Letty dan Arya?" tanya Darlen padaku....
"Sayang nggak usah nanya-nanya deh" jawabku.... "Ntar aku kasih tau kalau udah pulang. Oke!" kataku lagi sambil membuat mulut ku manyun seakan-akan mau mencium Darlen....
"Loh, kok gitu jawabnya" kata Darlen...
"Sayang, biarkan Cecil dengan mereka. Agar Letty bisa bahagia. Aku takut kalau dia sendirian dengan Arya, nanti nangis lagi" kataku masih khawatir sama keadaan Letty....
"Terserah Sayang saja. Kalian wanita lebih tahu tentang sesamanya" ucap Darlen sambil mengemudi...
"Hallo... Kita mau jalan ke mana atau mau mampir di mana dulu" tanyaku kepada Letty....
"Kak, Cecil maunya ketaman bermain dulu" jawab Letty....
"Oke. Ikuti mobil kita ya..." jawabku.... "Sayang taman bermain ya. Cecil mau kesitu dulu katanya" kataku ke Darlen....
"Baik, kak" jawab Letty....
__ADS_1
Sesampainya di taman bermain, Letty dan Cecil begitu gembira. Apalagi Cecil yang sangat dekat dengan Letty.... Aku, Darlen dan Arya duduk di bangku taman....
Aku bertanya ke Arya "Apa yang akan kamu lakukan terhadap Sinta dan Handi?".....
"Seperti yang sudah kuktakan kak. Biarlah polisi yang menyelesaikan dan kita tunggu hasilnya saja" jawab Arya.... "Aku tidak ingin mengecewakan Letty. Aku akan menikahinya sebelum dia kembali untuk menyelesaikan kuliahnya" lanjut Arya...
"Kapan?" tanya Darlen...
"Aku sudah menghubungi mama dan papa, kak. Dalam waktu dekat mereka akan menemui mamanya Letty untuk membicarakan pernikahan kami" jawab Arya...
"Secepatnya sebelum kamu berangkat bertugas" perintah Darlen yang dijawab anggukan Arya...
"Uncle... Ayo, sama Cecil dan Letty" teriak Cecil mengajak Arya...
"Papa sama Mama nggak di ajak, sayang?!" tanya Darlen....
"Papa dan mama pacaran aja. Cecil maunya sama uncle dan aunty" jawab Cecil....
"Kalau begitu papa dan mama mau pacaran dululah. Kan kita nggak sempat pacaran sebelum nikah" jawab Darlen sambil memeluk ku dan mengajak ku beranjak dari bangku taman meninggalkan mereka bertiga....
"Kamu ini, kalau bicara sama Cecil sama seperti bicara sama orang dewasa sih" kataku... "Nggak bisa kata-katanya itu yang halus gitu!" lanjutku lagi....
__ADS_1
"Anak kamu itu sudah dewasa, sayang. Tubuh dan usianya aja yang masih kecil. Tapi pemikiran dan kata-katanya sudah layaknya orang dewasa" kata Darlen...