
"Nggak, nggak bakalan sayang. Lihat kak Darlen, aku ingin seperti dia" kata Arya....
"Iya, iya" ucap Letty....
Sampai direstoran itu. Kita langsung pesan makan... Sambil menunggu makanan datang, kita berlima menyempatkan berfoto bersama. Walau sebenarnya ditanam bermain tadi, kota juga sudah berfoto....
"Makanannya sudah datang" kataku.... "Mama suapin ya, sayang" kataku kepada Cecil dan di jawab anggukan...
"Papa juga ya ma, minta disuapin" pinta Darlen merengek...
"Ya, Tuhan. Makin aneh saja tingkah suamiku ini. Nggak mikir usia dan tempatnya pula" kataku mengundang tawa dari Letty dan Arya juga beberapa pengunjung restoran itu yang mendengar suaraku....
Kamipun menikmati makan siang. Setelah selesai makan, aku membayar semua makanan kami. dan kami beranjak keluar dari restoran itu....
"Mau kemana lagi, sayang?" tanya Darlen kepada Cecil....
"Sudah cukup ya hari ini, sayang" kataku pada Cecil.... "Nanti kamu capek trus sakit lagi. Ingat kata dokter kan" lanjut ku....
__ADS_1
"Iya, ma. Untuk hari ini, cukuplah. Yang penting aku sudah ketemu dan jalan-jalan sama aunty dan uncle" kata Cecil....
"Kalau begitu, kita pulang ya. kasian Oma sendiri di rumah" ajakku...
"Ayo, ma. Cecil juga udah capek dan ngantuk" ucapnya.... "Cecil sama mama dan papa ya, aunty" kata Cecil kepada Letty....
"Iya sayang" jawab Letty....
"Sayang, ayo pulang" ajakku kepada Darlen....
"Ayo, istriku yang cantik dan anakku yang bawel" celutuk Darlen.... Sambil menggendong Cecil yang sudah mulai capek....
"Kenapa?" tanyaku dan Darlen bersama dengan heran....
"Papa kan masih libur, masih bisa nemenin mama di rumah. Cecil juga masih istirahat kan di rumah" kata Cecil... "Oma kesepian, pa. Nggak ada temennya" lanjut Cecil dengan wajah yang sedih....
"Ya, sudah. Kalau itu maunya Cecil" kataku.... "Tapi setelah papa mulai dinas lagi. Cecil harus tinggal sama Oma. Biar Oma bisa istirahat di rumah lanjutku...
__ADS_1
Sepanjang perjalanan, kita bertiga bercerita dan bercanda. Akhirnya Cecil ketiduran.... "Sayang, aku dan Cecil pindah ke belakang ya. Biar Cecil bisa tiduran dengan baik" pintaku....
Darlen menepikan mobil sebentar dan membantuku memindahkan Cecil ke kursi belakang kursi kemudi... Setelah itu, mobil kami berjalan lagi....
Setibanya di rumah mama Irma.....
"Cecil kenapa, nak?" tanya mama Irma khawatir....
"Nggak kenapa-napa ma. Cecil ketiduran saja, ma" jawabku....
"Mana Letty dan Arya" tanya mama...
"Nah itu mereka" jawabku.... "Ma, masalah mereka sudah diselesaikan. Mama nggak perlu khawatir. Lia dan Darlen sudah berbicara kepada Arya dan secepatnya mereka akan menikah" ucapku menjelaskan....
"Mama khawatir sama Letty, nak. Tapi kalau kalian sudah menyelesaikannya, ya sudahlah. Nggak ada yang perlu mama bicarakan dengan Letty dan Arya lagi" kata mama Irma... "Mama sayang sama Letty. Karena Letty adalah anak dari adik mama yang sangat mama sayan. Dan anak itu, dari kecil tinggal sama mama dan Darlen. Jadi manjanya nggak ketulungan sama Darlen" lanjut mama Irma ....
"Lia udah liat gimana manjanya Letty ke kak Darlen. Dan itu membuat Lia cemburu dan marah sama kak Darlen" kataku... "Karena waktu nikahan Lia dan Darlen, Letty kan nggak dateng ma" lanjutku...
__ADS_1
"Iya, ya. Waktu itu Letty kalo nggak salah ada ujian akhir semester. Dan nggak bisa ijin untuk pulang"