Merebut Tunangan Bibiku

Merebut Tunangan Bibiku
bab 45


__ADS_3

" Katakan, apa salah Ara sampai kamu tidak menyukainya?" Nada terdengar begitu dingin pertanda jika Rei benar-benar marah kepada istrinya itu.


Sama sekali tidak ingin melihat ke arah istrinya yang sedang berlutut dikakinya itu. Dia hanya memasang wajah datar dengan tangan melipat di dada seakan tidak peduli bahkan setelah istrinya memohon. 


" Aku bukan tidak menyukai, hanya saja aku iri padanya," ungkap Keyra dengan Isa tangisnya. 


" Apa alasan kamu iri padanya. Apa selama ini uang yang aku berikan kurang?" Tidak mengerti Padahal selama ini hari sudah menyerahkan seluruh gajinya bahkan keinginan istrinya selalu ia penuhi lantas alasan apalagi istrinya itu merasa iri kepada Ara.


" Jawab!" Bentak Rey lantaran tidak menjawab. 


" Karena cincin itu dan juga kasih sayang mama," jawabnya takut dia bahkan melirik ke arah mertua.


" Apa!" Rey mengusap wajahnya kasar. Hanya karena iri sampai harus membuat semuanya kecewa dan bahkan menyakiti wanita yang tak bersalah. 


" Aku iri padanya Mas, aku adalah menantu pertama di rumah ini. Tapi kenapa Mama tidak pernah menyayangiku, bahkan terlihat acuh dan cuek. Sementara pada Ara? Mamah memberikan seluruh kasih sayangnya dan perhatiannya. Bahkan cincin ahli waris keluarga ini harusnya jatuh kepada menantu pertama, tapi kenapa malah menantu kedua?" Keyra mengutarakan isi hatinya selama ini ia pendam.

__ADS_1


Keyra kembali terisak, karena iri membuat mata hatinya tertutup. Hingga selalu menjadi kompor untuk memanasi Rosella yang tidak tahu alasannya sangat membenci Ara juga.


Mama Felly menghela nafasnya menatap menantu pertamanya itu. " Berdirilah," pintanya. Keyra pun patuh, dia berdiri dan menundukkan kepalanya.


 "Apa selama hidupmu kau tidak pernah mendapatkan kasih sayang dari kedua orang tuamu?" Tanyanya. 


Keyra menggeleng pelan, karena apa yang dikatakan Mama Feli seumur hidupnya dirinya selalu mendapatkan kasih sayang dari kedua orang tuanya. 


Mama Felly kembali menghela. " Kau seharusnya bersyukur karena orang tuamu masih ada dan mampu memberikanmu cinta dan kasih sayang darinya. Tetapi Ara …" 


" Lalu masalah cincin. Inilah mengapa Mamah tidak memberikannya padamu. Kamu terlalu sombong dan congkak, mamah tidak menyukai itu. Seharusnya kamu mengaca terlebih dulu sebelum iri kepada orang lain." 


Keyra terdiam, dia semakin menundukkan kepalanya lantaran malu. Setelah berbicara dengan Keyra kini mama Felly berjalan mendekat kearah Rosella yang sedari tadi hanya diam saja.


" Dan kamu rosella mama bisa maklumi mengapa kita tidak menyukai Ara. Tapi kamu? Kamu bahkan baru datang di rumah ini lantas alasan apa kamu tidak menyukainya?" Tanya Mama Feli dengan begitu tegas.

__ADS_1


" Jangan membuat Mama bertanya untuk kedua kalinya Rosella!" Bentaknya.


" Aku menyukai Kak Varo!" Tegasnya.


" Menyukai sebagai kakak?" Tanya Mama Feli. 


" Aku menyukainya bukan sebagai kakak. Selama ini aku tidak pernah menganggapnya kakakku, karena aku mencintainya. Dan hanya aku yang berhak menjadi istrinya!" 


Plak … untuk pertama kalinya setelah mengadopsi rosella Mama Feli menampar wajah anak angkatnya itu.


Dia tidak mengerti dan sangat kecewa pada dirinya sendiri karena merasa gagal menjadi orang tua karena sudah salah mendidik anaknya itu. 


Mama Felly memutuskan untuk mengadopsi rosella karena dirinya tidak memiliki anak perempuan. Dan dia pun tidak sengaja menumbuhkan rasa di jalanan sehingga naluri keibuannya keluar melihat anak yang malang itu sehingga memutuskan untuk mengadopsinya. Dan dirinya juga salah karena terlalu memanjakan anak adopsi yaitu sehingga menjadi seperti ini sangat sedih hatinya.


" Mulai dari sekarang mama akan kirim kamu ke luar negeri sebagai hukuman. Jangan pernah kembali ke rumah ini sampai kamu menyadari semua kesalahanmu." Tegas Mama Felly memberi hukuman kepada Rosella dengan cara mengirimnya ke luar negeri lagi. 

__ADS_1


" Tidak, Sella mohon jangan usir Sella dari sini Mah. Sella minta maaf." Gadis itu memohon sambil berlutut di kaki mama Felly. Tetapi sudah terlambat, mama Felly tidak mencabut ucapannya. Dia harus tegas terhadap Rosella agar kedepannya tidak mengulangi perbuatannya dan menyadari jika dirinya tidak bisa bersama dengan Varo sebagai pasangan melainkan sebagai keluarga. 


__ADS_2