
Bela kemudian mengambil kotak itu dari tangan Fitri dan membuka kotak lalu menyicipi kue nya.
"hhmm..kue buatan mu sangat enak, manis nya juga dari gula asli.
"terima kasih, kalau ibu suka. Saya selalu membuat kue dari bahan yang baik dan bagus buk.
"baik lah karena saya menyukai kue buatan mu, saya akan membayar lebih sisa uang nya. Ini kamu hitung dulu sisa uang yang kita sepakati dan ini bonus buat kamu" kata Bela memberikan dua amplop untuk Fitri.
"terima kasih buk, semoga kedepan nya kita bisa bekerja sama" jawab ku, kemudian aku pamit untuk pulang.
Fitri keluar dari kantor tersebut dengan wajah yang semringah. Fitri berjalan dengan setengah berlari, karena tidak enak dengan pemilik mobil yang dia sewa.
Braakkk..
Tanpa sengaja Fitri menabrak seorang pria yang memakai stelan jas yang mahal. Pria yang berkharisma, tampan dan memiliki rahang yang tegas.
"Bos, anda tidak apa apa? Kata seorang pria yang berdiri di samping nya.
Pria yang di panggil bos itu hanya menggeleng.
"ma..maaf Tuan, saya tidak sengaja. Saya sedang buru buru" kata Fitri menunduk meminta maaf.
"Siapa nama mu? Tanya pria tampan itu.
"saya Fitri Tuan, sekali lagi saya minta maaf.
"baik lah saya maaf kan" kata pria tersebut berlalu pergi memasuki kantor.
"huuff...syukur lah dia tidak marah. Bisa bahaya aku kalau dia sampai marah, seperti nya dia bos di kantor ini" batin Fitri kemudian melangkah masuk ke dalam mobil sewaan nya.
"maaf ya pak sudah membuat bapak menunggu" ucap Fitri tidak enak dengan yang punya mobil.
"tidak apa apa neng Fitri, saya senang bisa membantu neng Fitri.
"terima kasih ya Pak, ayo kita pulang" ajak Fitri.
Aldo adalah seorang lelaki tampan banyak di gandrungi wanita, dia berusia 28 tahun. Dia seorang duda dan tidak memiliki anak. Setahun menikah, Aldo berpisah dengan istri nya karena istri nya ketahuan selingkuh. Setelah pengalaman pahit menimpa percintaan nya, sekarang Aldo betah melajang, belum ada wanita yang sesuai dengan keinginan hati nya. Dulu Aldo bekerja di luar negeri, tapi sekarang dia memimpin perusahaan warisan orang tua nya.
"Bela, apa pesanan kue nya sudah datang?" tanya Aldo pada staf nya itu.
"Sudah pak, baru saja sampai, kue buatan Fitri sangat enak pak, bapak bisa mencoba rasa nya" kata Bela yang selalu mencuri pandang pada bos nya itu.
"Fitri?" kata Aldo seperti pernah mendengar nama itu.
"ya pak, mbak Fitri yang mengantar kue ini sekaligus yang membuat nya.
"apa yang kamu maksud, seorang wanita muda yang menggunakan pakaian tertutup itu?
__ADS_1
"ya pak, apa bapak sudah bertemu dengan nya?
"ya, tadi saya berpapasan didepan, sekarang kamu bawa kue ini ke aula gedung" ujar Aldo kemudian berlalu dari hadapan Bela.
"baik pak" jawab Bela. "kapan pak Aldo mau melihat aku, apa aku kurang menarik untuk dia"batin Bela yang merasa kagum dengan pimpinan nya itu.
****
"terima kasih ya pak sudah mengantar saya, ini ongkos nya" kata Fitri memberikan uang merah dua lembar kepada pemilik mobil yang dia sewa.
"ya neng, sama-sama, bapak pergi dulu ya"
Fitri tersenyum dan menganggukan kepala nya. Kemudian dia melangkah masuk kedalam rumah nya.
"assalamu'alaikum"
"wa'alaikum salam" jawab mereka yang di dalam.
"kakak sudah sampai, gimana kak kantor nya pasti besar ya? Tanya Maya adik nya Fitri.
"ya May, gedung perkantoran nya besar banget. Jawab Fitri sambil berjalan menemui ibu ibu yang sudah membantu nya.
"buk ibu, terima kasih ya sudah mau membantu saya, ini ada sedikit rezeki buat ibu ibu" kata Fitri memberikan mereka upah nya.
"terima kasih ya Fit, tapi ini kebanyakan loh Fit" ujar ibu ibu tersebut.
"Alhamdulullah...semoga jualan nya mbak Fitri lancar dan laris manis, agar kita juga kecipratan rezeki nya.
"aamiin..makasih ya buk sudah mau membantu"
"ya neng, kita pulang dulu ya"
"ya buk"
"sepulang ibu ibu yang membantu Fitri, kini Fitri duduk bersama adik nya menghitung hasil penjualan mereka.
"alhamdulillah, hari ini banyak orderan dan mereka semua puas dengan rasa nya" ujar Fitri bahagia.
"ya kak. Semoga saja cita cita kakak ingin memiliki toko kue segera terkabul" jawab Maya.
"aamiin, rezeki anak sholeha" jawab Fitri tersenyum.
*****
Sementara di rumah nya orang tua Faisal sedang terjadi keributan,
"heh..Mala keluar kamu" kata seorang wanita yang sudah berumur.
__ADS_1
"dasar wanita pelakor, keluar kamu atau saya akan terus berteriak disini agar semua orang tahu kamu itu pelakor" kata wanita itu.
"mendengar suara ribut ribut didepan rumah nya, ibu Murni keluar rumah.
"heh..kenapa kamu teriak teriak dirumah saya, kamu pikir ini hutan" kata ibu Murni berkacak pinggang.
"mana anak mu yang pelakor itu suruh keluara"jawab wanita itu.
"hati hati ya kalau ngomong bisa saya adukan kamu kepolisi.
"gak salah mau ngadukan saya kepolisi? Yang ada anak mu itu akan saya bawa kepolisi karena sudah berani mendekati suami saya.
"mana bukti nya kalau anak saya seperti yang kamu tuduh kan.
"mau bukti, ini saya merekam nya sendiri kalau anak mu pelakor itu sedang jalan berdua dengan suami saya.
Dasar anak kurang ajar, apa kamu sebagai ibu nya tidak pernah mendidik anak mu dengan benar ya maka nya jadi pelakor? Oh...atau anak mu kekurangan uang sehingga jual diri sama om om"
"jaga ucapan anda ya, anak saya tidak seperti itu ya, itu nama nya fitnah" ukar buk Murni tak terima kalau anak nya di caci maki.
Para tetangga yang mendengar keributan itu langsung keluar dari dalam rumah dan menyaksi kan keributan itu.
"gak nyangka ya, si Mala ternyata pelakor"
"iya ya, apa orang tua nya sudah bangkrut maka nya anak nya kencan dengan om om"
"masa anak gadis suka dengan om om"
"munkin om om itu kaya banyak duit"
"jangan jangan mereka sudah pernah tidur di hotel"
Begitu lah bisik bisik tetangga, buk Murni yang mendengar tetangga nya berkata begitu langsung murka.
"heh..kalian gak usah ngatain anak saya pelakor ya, jaga tuh anak kalian biar bener" ujar buk Murni menuding tetangga nya.
"loh, buk Murni kok marah sama kita? Seharus nya marah nya itu sama Mala karena sudah jadi pelakor.
"ya buk Murni, masa anak jadi pelakor dibela"
"heh..wanita tua suruh anak mu keluar, jangan sembunyi, apa mau saya sebar kan vidio anak mu yang masuk kamar hotel" jata wanita itu dengan geram.
Kemala yang mendengar nya langsung keluar dari persembunyiaan nya.
Dia takut kalau orang melihat vidio nya.
Bersambung
__ADS_1