
Seminggu sudah berlalu dari pertemuan Fitri dan Sila. Hari ini Fitri mendapat orderan kue ke perusahaan yang dipimpin Aldo.
Fitri hari ini sangat sibuk karena kue yang dipesan sangat banyak sekitar lima ratus kotak.
"Mbak Tuti apa kotak nya semua sudah selesai? Tanya Fitri pada karyawan nya.
"Sudah mbak Fitri, tinggal ngisi kue nya saja"
"oh, toling di isi saja kue yang sebagian yang sudah selesai mbak"
"baik mbak Fit"
Karyawan Fitri yang bernama Tuti langsumg mengisi kotak kotak kosong itu dengan kue yang sudah masak.
Sedang kan Fitri kembali kedapur menolong karyawan nya membuat kue.
"alhamdulillah akhir nya selesai juga tinggal di masuki ke kotak" kata Fitri.
"ya mbak, pegal juga lama-lama duduk" kata karyawan Fitri.
"ya Yuk, begitu lah yang mencari rezeki itu"jawab Fitri.
Saat mereka sedang bekerja di dapur, Fitri mendengar ada keributan du depan.
"hei mbak, saya disini mau membeli bukan mau meminta" kata seorang wanita tang berpakaian seksi.
"ya mbak, sata tahu tapi mbak merasa semua kue disini tapi satu pun tidak ada yang mbak beli"
"saya kan harus merasa dulu biar saya tahu mana yang enak"
"tapi si mbak sudah tiga kali merasa kue yang sama, kami bisa dimarahi bos kami gara-gara si mbak"
"alah..gitu saja di marahi, nanti juga saya beli"
"tapi mbak sudah membuat toko kami rugi"
"ya ya, saya akan beli, kamu gak usah sewot gitu, toko kecil gini saja belagu" kata wanita itu.
"maaf mbak, kalau anda hanya mau gratisan lebih baik anda pergi, karena toko kami bisa rugi"
"kay pikir aku gak punya uang, toko mu ini bisa aku beli sekarang juga"
"kalau mbak punya uang pasti mbak bisa bayar kan kue yang sudah mbak makan itu"
"saya akan bayar, kamu bungkusin saja kue yang sudah saya cicipin tadi"
"baik mbak, gitu dong, tunggu sebentar ya" pelayan tersebut membungkus kue yang sudah dicicipi wanita itu.
Sedang kan wanita itu dudukenunggu sambil melihat sekeliling toko tersebut.
"Rita kenapa lama sekali" kata Faisal yang datang menghampiri.
"ini mas, pelayan disini marah-marag karena aku mencicipi kue nya. Aku kan perlu tahu rasa nya sebelum membeli tapi malah mereka marah-marah"
"ya sudah lebih baik kita pergi saja cari toko kue yang lain tang enak dari toko ini"
__ADS_1
"tapi mas aku mau kue yang ada disini"
"terserah kamu saja lah"
"ini mbak kue pesanan nya, tolong bayar dikasir" kata pelayan itu dan menunjuk kearah kasir.
Rita dan Faisal pun menuju kasir untuk membayar kue pesanan mereka.
"mbak Maya tolong dihitung pesanan mbak ini" kata pelayan toko itu memberi kan bungkusan tersebut.
"oke mbak" jawab Maya.
"semua nya seratus dua puluh lima ribu mbak" kata Maya lalu melihat siapa pembeli tersebut.
Maya nampak kaget melihat mantan kakak ipar nya bersama wanita yang sedang hamil.
"kok mahal banget, kalian mau menipu saya ya" kata Rita tak terima.
"maaf mbak tapi memang segitu harga nya. Mbak bisa lihat sendiri di etalase nya sudah ada harga bandrol nya" jawab Maya.
"ya saya tahu tapi ini sangat mahal, saya tidak mau membayar nya"
"tapi mbak ini sudah sesuai dengan pesanan anda"
"Rita bayar saja itu memang sudah harga nya" kata Faisal yang malu melihat istri nya marah-marah.
"mas, kamu membela nya"
"bukan, tapi itu memang sudah ada harga nya, Maya maaf ya, istri saya lagi sensitif munkin bawaan hamil" kata Faisal canggung.
"dia adik mantan istri ku dulu"
"oh..jadi dia mantan adik ipar mu. Sekarang sudah kerja jadi kasir ya, apa kakak mu sudah jatuh miskin sehingga kamu juga ikut bekerja" kata Rita merendah kan Maya.
"kami memang bukan orang kaya, tapi kami bukan wanita murahan yang hanya bisa mengobral tubuh nya demi mendapat kan kemewahan, apa lagi menjadi pelakor, upss..maaf jika anda tersinggung" kata Maya menyindir Rita.
"kamu..berani sekali mengatai saya pelakor, emang dasar kakak kamu saja yang gak bisa memberikan keturunan pada mas Faisal"
"haha..beruntung kakak ku tidak memiliki anak dari pria yang mempunyai keluarga toxit yang tidak bisa bersikap adil"
"berani sekali kamu mengatai keluarga ku keluarga gak beres" kata Rita
"emang benar kan, lihat sekarang keadaan kamu sama dengan keadaan adik ipar mu. Munkin sebentar lagi adik ipar mu itu akan menyusul mu memiliki anak"
"Maya..jaga ucapan mu, kamu sudah melewati batas" kata Faisal tidak terima keluarga nya di anggap buruk.
"kenapa mantan kakak ipar, apa ucapan ku itu salah?
Faisal hanya terdiam, apa yang dikata kan Maya memang benar.
"saya mau bertemu dengan bos mu, agar kamu dipecat" kata Rita.
"kamu yakin, mau bertemu dengan bos ku, nanti kamu bisa pingsan karena kaget".
"ya, aku akan melapor kan perbuatan mu iru pada bos mu agar kamu dipecat" kata Rita.
__ADS_1
"kamu, panggil bos mu cepat" ujar Rita menyuruh pelayan yang berdebat dengan nya tadi.
Pelayan tersebut langsung menuju dapur sesudah dapat kode dari Maya.
"mbak Fitri, ada pembeli yang membuat keributan di depan. Sekarang dia sedang berdebat dengan mbak Maya karena dia gak mau bayar, kata nya kemahalana"
"siapa mbak, apa dia pelanggan kita?" tanya Fitri bingung.
"bukan mbak seperti nya baru kali ini dia datang kesini"
"baik lah, saya cuci tangan dulu nanti saya menyusul" jawab Fitri lalu bangkit dari duduk nya.
Fitri segera menuju depan dan mendengar keributan antara Maya dan wanita yang sedang hamil itu.
"ada apa ini, kenapa kalian ribut disini? Tanya Fitri dan Rita langsung berbalik"
"ini....kamu Fitri" kata Rita kaget.
Fitri juga kaget karena yang membuat keributan itu adalag istri dari mantan suami nya.
"ya saya, ada yang bisa saya bantu? Kata Fitri bersikap tenang.
Faisal yang melihat penampilan Fitri terkesiap karena Fitri yang dulu berbeda dengan Fitri yang sekarang.
"saya mau bertemu dengan pemilik toko ini bukan nya dengan kamu" kata Rita
"Maaf mbak, tapi buk Fitri adalah pemilik toko ini" jawab pelayan itu yang sudah geram melihat Rita.
"apa, pemilik toko ini?" kata Rita kaget begitu juga dengan Faisal.
"ya saya pemilik toko ini, ada yang bisa saya bantu? Saya dengar dari karyawan saya kalau kamu tidak mau membayar pesanan kamu"
"ya, saya tidak mau membayar nya karena terlalu mahal. Apa kamu sengaja membuat nya mahal karena melihat saya datang kesini"
"maaf saya tidak tahu jika kalian yang datang. Munkin menurut kamu kue itu sangat mahal tapi bagi pelanggan saya yang lain itu tidak mahal karena pelanggan saya yang datang kemari memiliki uang bukan datang untuk mentes rasa lalu pergi. Oh ya, karena ini pertama kali nya kalian datang berkunjung maka saya kasi gratis buat kalian" kata Fitri dengan tersenyum.
Faisal yang melihat senyum tulus Fitri terdiam memandang wajah Fitri yang cantik alami. Sedang kan Rita terdiam dengan kata-kata Fitri.
"saya masih sanggup membayar nya, karena saya juga memiliki uang" jawab Rita.
"bagus lah, jika kalian memiliki uang, jadi segera lah bayar pesanan kalian"
Mau tak mau, akhir nya Rita mengeluarkan selembar uang merah dan selembar uang biru.
"ini saya bayar" kata Rita memberi kan uang tersebut kepada Maya.
"ini kembalian nya, terima kasih" kata Maya.
"ambil saja kembalian nya, saya tidak terbiasa memegang uang receh" jawab Rita.
"Terima kasih" jawab Maya. Tanpa Rita sadari uang kembalian itu sudah dimasuk kan Maya kedalam plastik tempat kotak kue tersebut.
Rita dan Faisal pun pergi meninggal kan toko kue Fitri. Saat akan keluar, Faisal masih sempat melihat Fitri dan tersenyum pada nya. Fitri langsung memalingkan wajah nya.
Bersambung
__ADS_1