Mertua ku seperti Maduku

Mertua ku seperti Maduku
Ketakutan Mala


__ADS_3

Begitu lah bisik bisik tetangga, buk Murni yang mendengar tetangga nya berkata begitu langsung murka.


"heh..kalian gak usah ngatain anak saya pelakor ya, jaga tuh anak kalian biar bener" ujar buk Murni menuding tetangga nya.


"loh, buk Murni kok marah sama kita? Seharus nya marah nya itu sama Mala karena sudah jadi pelakor.


"ya buk Murni, masa anak jadi pelakor dibela"


"heh..wanita tua suruh anak mu keluar, jangan sembunyi, apa mau saya sebar kan vidio anak mu yang masuk kamar hotel" jata wanita itu dengan geram.


Kemala yang mendengar nya langsung keluar dari persembunyiaan nya.


Dia takut kalau orang melihat vidio nya.


"hei wanita pelakor berani juga nyali loe buat keluar ya" kata wanita tersebut.


"hei..buk, jaga ya mulut loe itu, gue bukan pelakor, apa mulut loe itu gak disekolahin ya" kata Mala berkacak pinggang menentang wanita paruh baya itu.


"apa kau bilang, hei ibu ibu, lihat tuh sipelakor disekolahin orang tua nya tapi masih saja jadi pelakor" teriak wanita itu.


"kalau pelakor ya pelakor saja, apa perlu aku sebarin vidio kalian yang sedang tidur di kamar hotel" kata wanita itu lagi membuat Mala ketar ketir.


"Mala, apa benar kata wanita itu kamu tidur dengan suami nya? Tanya ibu Murni yang sudah malu.


"tidak buk, itu tidak benar, aku tidak pernah tidur sama siapa pun? Kata Mala membantah tuduhan itu.


"ingat ya pelakor, kalau aku mengetahui lagi kau menggoda suami ku, vidio syur mu itu akan aku sebar kan, ternyata goyangan mu di atas ranjang bisa juga ya buat wanita pemula seperti mu" kata wanita itu tersenyum mengejek dan berlalu pergi meninggal kan rumah buk Murni.


Buk Murni dan suami nya yang mendengar ucapan wanita itu tampak terkejut. Pak Susanto memegang dada nya yang terasa nyeri dan kemudian dia jatuh pingsan.


"lihat Mala, akibat ulah mu penyakit vapak mu jadi kambuh.


"buk,kenapa ibu memarahi ku. Aku saja tidak tahu siapa wanita itu.


"pak..pak..bangun pak.."kata buk Murni mengoyang kan badan suami nya yang tergeletak di dteras rumah.


Para warga yang melihat langsung menolong mengangkat tubuh pak Sysanto kedalam rumah. Faisal yang mendapat kabar dari salah satu tetangga nya langsung datang kerumah orang tua nya.


"assalamu'alaikum buk" kata Faisal.

__ADS_1


"wa'alaikumsalam, Sal bapak mu Sal dia pingsan"kata ibu


"kenapa bisa pingsan buk, apa yang sudah terjadi, dan kenapa aku dengar orang orang mengatakan kalau Mala dilabrak ibu ibu?


"ibu juga gak tahu, apa yang sudah dilakukan adik mu itu. Wanita itu datang tiba tiba dan berteriak didepan rumah kita. Kata nya adik mu jalan dengan suami nya bahkan ada kata nya ada vidio mereka yang sedang didalam hotel. Wanita itu berteriak mengatakan adik mu pelakor, sehingga para tetangga jadi keluar rumah untuk melihat nya. Ibu pusing di buat adik mu itu"


"apa, Mala jadi pelakor buk?


"ya Sal, banyak tetangga yang mendengar nya, mau ditaruh dimana muka ibu? Ibu sungguh malu. Lihat bapak mu juga sakit gara-gara mendengar ada vidio syur adik mu dengan suami wanita itu, karena itu lah bapak mu pingsan.


"apa vidio Mala dengan lelaki itu, ini sungguh keterlaluan buk, mana Kemala buk?


"dia ada di kamar nya, sudah lah Sal, nanti saja tanya adik mu, sekarang gimana cara nya membangun kan bapak mu ini"


"ibu ambil minyak angun, biar aku bantu gosok kan agar bapak sadar.


"ya sebentar ibu ambil di kamar" kata buk Murni bangkit dan masuk kedalam kamar. Tak lama kemudian dia pum datang membawa minyak angin.


"ini Sal" kata ibu Murni memberi kan minyak angin itu kepada Faisal.


Faisal kemudian menggosok telapak kaki ayah nya dan mengolei minyak tersebut di hidung ayah nya. Tak berapa lama, pak Susanfo pun sadar.


"pak, kamu sudah sadat, syukur lah" kata buk Murni.


"dia di kamar nya pak, bapak tenang dulu jangan marah marah nanti bapak pingdan lagi" kata ibu Murni menenangkan suami nya.


"Buk, apa ibu tahu kemana selama ini Mala pergi, siapa teman nya?


"ibu gak tahu siapa teman nya, tapi ada beberapa kali dia dijemput naik mobil mewah, tapi ibu gak tahu siapa pemilik nya.


"apa dia selalu pulang terlambat buk?


"ya, dia selalu pulang malam, kadang ibu tanya kenapa terlambat pulang, dia selalu jawab ada kerja kelompok lah, ngumpul sama teman kampus nya lah, banyak kali alasan nya" ujar ibu mengingati.


"anak itu sudah kelewat batas pergaulan nya, bapak tidak bisa membiar kan nya buk, anak itu harus di kasi pelajaran. Kalau benar yang dikatakan wanita itu, kalau Kemala sudah tidur dengan suami nya, apa yang akan terjadi buk? Kata pak Susanto memegang dada nya yang kembali nyeri.


"pak, tenang kan dulu diri mu, nanti dada mu sakit lagi. Ibu akan bicara pada Mala, bapak tenang saja" kata ibu Murni lalu pergi menuju kamar Mala.


Buk Murni berjalan menuju kamar Mala dengan wajah yang marah. Dia sudah berdiri di depan pintu kamar anak nya itu, tapi Buk Murni tak jadi masuk karena mendengar suara Mala yang sedang mengkbrol di telepon.

__ADS_1


"Om, bagai mana ini, istri mu tadi datang kerumah aku dan melabrak aku"


"......."


"tapi om, istri mu kata nya punya bukti vidio kita saat dihotel, aku takut om kalau itu tersebar.


"........"


"bagai mana aku mau tenang, baik lah aku tunggu ya"


Braakkkk


Mala sangat terkejut ketika ibu nya mendobrak pintu kamar.


"ibu, kenapa tidak di ketuk dulu mau masuk" kata Mala menghilangkan rasa takutnya.


"dasar anak tidak tahu diri..plakk.." ibu Murni menampar Mala, dia sangat marah mendengar obrolan anak nya waktu menelpon itu.


"ibu, kenapa ibu menampar ku?


"kamu masih bertanya, kenapa ibu menampar mu, apa kamu tidak tahu apa kesalahan mu? Dasar anak membuat sial.


Siapa pria itu, kalau saja kau sampai hamil maka kau akan ibu usir dari rumah ini" kata Ibu Murni dengan berang nya"


"buk, jangan membuat aku takut" kata Mala dengan wajah yang mulai pias.


"apa kamu saat melakukan nya tidak takut, sudah berapa banyak pria yang tidur dengan mu?


"tidak ada pria yang tidur dengan ku buk, percaya lah pada ku"


"kamu ingin ibu percaya, ibu sudah mendengar semua pembiacaraan mu. Apa pria itu suami dari wanita yang datang tadi?


"i..iya buk" jawab Mala gugup.


Plaakk..


Sekali lagi tamparan buk Murni mendarat di pipi mulus Kemala.


"ampun buk, aku mengaku salah" kata Mala memohon pada ibu nya.

__ADS_1


"ibu tidak mau tahu pokok nya pria itu harus bertanggung jawab. Tidak akan ada pria yang mau dengan wanita yang sudah tidak perawan lagi" kata buk Murni dan keluar dari kamar anak nya.


Bersambung


__ADS_2