
Sore itu aku berencana melapor kepada ketua Rt jika aku menemukan seorang anak kecil yang berusia sekitar empat tahun.
"permisi pak "
"ya neng, ada yang bisa saya bantu?"
"saya Fitri pak pemilik toko kue yang ada diseberang jalan sana pak"
"oh, jadi neng ini pemilik toko kue itu, kue neng sangat enak, istri saya selalu beli"
"terima kasih pak sudah mau mampir ditoko saya"
"ya, ngomong-ngomong ada keperluan apa ya neng?"
"begini pak, tadi siang saya menemukan anak ini di depan toko saya, kata nya dia kesasar dan gak tahu jalan pulang, maka nya saya datang kesini buat melapor mana tahu ada warga bapak yang kehilangan anak"
"oh..begitu ya, saya belum menerima laporan nya neng. Hai..gadis cantik siapa nama mu?
"aku Sila paman"
"kenapa kamu bisa ketemu dengan tante Fitri?
"tadi aku lelah lalu aku istirahat ditempat tante Fitri, aku tidak tahu jalan pulang dan tante cantik ini memberi saya makan lalu saya tertidur di toko nya.
"oh ya, tante nya sangat baik ya" kata pak Rt.
"oh ya pak, jika ada keluarga nya yang mencari bilang saja kalau Sila saya bawa pulang, ini alamat rumah saya" kata ku memberi kan selembar kertas".
"baik neng nanti akan saya cari tahu siapa keluarga nya"
"terima kasih ya pak, saya permisi dulu"
"ya sama-sama neng"
Aku pun pergi meninggal kan rumah pak Rt. Aku membawa gadis kecil ini pulang kerumah kontrakan ku. Sebelum pulang kerumah aku membawa nya mampir ke supermarket untuk membeli perlengkapan nya, kasihan jika dia harus memakai baju yang sudah seharian di pakai nya.
"tante, apa ini rumah tante?"
"ya, ini rumah tante, ayo masuk maaf ya rumah tante munkin tidak sebesar rumah kamu"
"aku senang kok tante dengan rumah tante"
"syukur lah, sekarang ayo tante bersih kan badan kamu, sudah bauk acem"
"ya tante"
Aku membawa Sila ke kamar mandi lalu memandikan nya, anak itu terlihat senang, bahkan sesekali dia bercanda.
"aku senang deh tante bisa dimandikan sama tante"
"oh ya, kenapa begitu?"
"ya rasa nya aku seperti punya mama lagi"
"sayang, kamu gak usah sedih ya, doa kan semoga orang tua mu bisa tenang dan bahagia di syurga. Suatu saat nanti kita juga pasti menyusul mereka. Maka untuk saat ini kita hanya bisa memberi doa untuk mereka"
"ya tante, Daddy juga selalu bicara seperti itu. Daddy bilang, aku harus bisa mendoa kan orang tua ku agar mereka bahagia di syurga"
"siapa Daddy?
"Daddy yang juga tinggal bersama ku dan nenek"
"oh..nah sekarang sudah cantik dan wangi, kamu main disini dulu ya, tante mau mandi dulu. Setelah itu kita baru makan malam.
"baik tante, aku akan disini menunggu tante selesai mandi"
"bagus, anak pintar" aku pun berlalu masuk kamar mandi.
*****
__ADS_1
Sedang kan disebuah hunian yang mewah terjadi kehebohan yang membuat satu keluarga kalang kabut.
"kenapa Sila bisa hilang ma, kemana kita harus mencari nya ini sudah hampir malam"
"mama juga gak tahu Aldo, tadi Sila lagi bermain sama mama dan saat mama masuk sebentar kedalam rumah dia sudah tidak ada"
"kenapa mama gak menghubungi ku dari tadi"
"mama sudah mencoba menghubungi mu tapi ponsel mu tidak aktif"
"jadi kita harus cari kemana ma, bagai mana keadaan nya di luar sana?"
"kita lapor polisi saja Al"
"gak bisa ma, ini belum 24 jam"
"kenapa menunggu 24 jam, gimana keadaan cucu mama di luar sana? Syukur-syukur dia bertemu orang baik, kalau orang jahat gimana?
"begini saja ma, gimana kalau kita melapor ke pak Rt saja dulu"
"mama setuju, ayo tunggu apa lagi"
"sabar ma, jalan nya hati-hati nanti mama kepeleset"
"cepatan Aldo, mana tahu pak Rt bisa membantu"
"ya ma, ayo" Aldo phn melajukan kuda besi nya menuju rumah pak Rt.
"Aldo, kamu lihat kiri kanan juga mana tahu ada Sila di pinggir jalan"
"ya ma, ini aku juga lihat kiri kanan"
Tak berselang lama mereka pun tiba dirumah pak Rt sekitar jam sepuluh lewat. Karwna merwka berkeliling dahulu mencari keberadaan Sila.
Tok tok tok
"assalamu'alaikum pak Rt"
"ada tamu silah kan duduk, ada yang bisa saya bantu"
"begini pak, tadi siang saya kehilangan cucu saya sampai sekarang belum pulang, kami sudah mencari nya kemana-mana tapi tidak ketemu" kata mama Aldo.
"bagai mana ciri-ciri nya buk?"
"dia memiliki rambut sebahu, umur nya sekitar empat tahun memakai baju pink bergambar boneka, dan rambut nya di kuncir dua" terang mama Aldo.
"apa nama nya Sila?" tanya pak Rt.
"ya pak benar, dari mana bapak tahu? Tanya Aldo.
"tadi sore ada seorang wanita yang datang kemari melapor kata nya dia menemukan gadis kecil itu menangis di depan toko kue nya, lalu dia membawa anak itu masuk kedalam toko nya dan memberi makan, kasihan sekali seperti nya anak itu kesasar saat bermain"
"ya maaf pak, apa kami boleh tahu alamat wanita itu?
"boleh, sebentar ya mas" pak Rt pun masuk kedalam mengambil kertas yang diberikan Fitri tadi siang.
"ini alamat nya, dia sendiri yang memberikan pada saya, kata nya mana tahu ada kelurga nya yang mencari"
"terima kasih pak sudah mau membantu kami"
"sama-sama"
"kami permisi dulu ya pak"
"ya silah kan"
Aldo dan mama nya dengan segera menuju alamat Fitri. Tiga puluh menit mereka sampai di depan rumah kontrakan Fitri.
"ma, seperti nya pemilik rumah ini sudah tidur ma"
__ADS_1
"ya, siapa nama nya tadi Al?"
"nama nya Fitri ma" kata Aldo melihat tulisan dikertas itu.
"kita coba saja ma, memanggilnya" lalu Aldo mengetuk pintu rumah Fitri"
Tok tok tok
"assalamu'alaikum"
"wa'alaikumsalam, jawab Fitri dari dalam sambil membenarkan jilbab nya. Siapa sih malam-malam yang datang" batin Fitri.
Ceklekk..
"cari siapa ya?"
"maaf mengganggu, apa benar ini rumah mbak Fitri? Tanya ibu Aldo"
"ya saya sendiri, ada apa ya buk mencari saya?"
"apa benar mbak Fitri yang menemukan gadis ini? Kata mama Aldo memberikan foto Sila"
"ini kan foto nya Sila, maaf ya kalau boleh tahy ibu ini siapa nya ya"
" saya nenek nya, dari siang tadi cucu saya hilang"
"oh ya buk, silah kan masuk dulu kita bicara didalam saja"
"baik, terima kasih ya nak Fitri"
Aldo dan mama nya masuk kedalam rumah Fitri dan duduk di sofa ruang tamu.
"nak Firi tinggal sendiri disini?
"saya tinggal dengan adik perempuan saya buk"
"oh, maaf ya sudah merepot kan kamu, Sila nya ada kan?
"ada buk, Sila lagi tidur dikamar saya"
"apa boleh saya melihat nya?"
"boleh buk, mari saya antar"
Fitri membawa mama Aldo menuju kamar dimana Sila sedanh tidur. Sepeninggal mereka Aldo nampak berfikir.
"Seperti nya aku pernah melihat wanita ini, tapi di mana ya, ah..kenapa ingatan ku tiba-tiba melemah seperti ini" batin Aldo.
Aldo masih saja berfikir tapi dia tidak bisa mengingat nya.
"gimana buk, mana Sila nya? Kata Aldo melihat ibu nya datang.
"ibu gak tega membangun kan nya, dia nyenyak sekali tidur nya, biar kan saja untuk malam ini dia menginap disini, boleh kan nak Fitri?
"ya buk boleh, kasihan kalau harus di bangun kan" jawab Fitri".
"ya Al, boleh ya, besok pagi kita jemput kesini"
"terserah ibu saja deh"jawab Aldo.
"nak Fitri kami pamit dulu ya, sekali lagi terima kasih sudah mau direpotkan sama cucu saya"
"ya buk, saya senang ada anak kecil dirumah ini. Selama ini saya mengingin kan anak kecil hadir dalam hidup saya tapi belum ada rezeki"
"sabar saja, kami pulang dulu ya"
"ya buk, hati-hati ya buk"
Mobil Aldo melaju meninggalkan kediaman Fitri membelah kesunyian malam.
__ADS_1
Bersambung