
" Faisal kata buk Murni memanggil anak nya yang berada di teras rumah.
"Ya buk, ada apa ?
"Ibu mau tanya, sejak kapan kamu membeli rumah ini kok ibu gak tahu.
"Maaf buk Faisal hanya mau buat kejutan untuk kalian. Rumah ini sudah lama Faisal beli bahkan Fitei pun tidak tahu akan hal ini.
"Maksud mu istri kamu tidak tahu kamu sudah beli rumah?
" Ya buk, istri Faisal tau nya kemarin buk saat mau pindah.
Hari semakin sore para tamu tetangga dan kerabat sudah berpulangan. Tinggal lah orang tua mereka masing-masing. Buk, yah kalian nginap aja disini ya, kata Faisal pada mertua dan orang tua nya.
"Gak usah nak Farel, kami pulang aja, lagian besok adik nya Fitri mau sekolah.
Orang tua Fifri pun pamitan pulang begitu juga orang tua Faisal yang tidak mau tinggal di rumah mereka.
"Sayang, mas senang banget akhirnya keinginan mas punya rumah sendiri terwujud".
"Ya mas, aku juga senang bisa tinggal dirumah sendiri.
Fitri dan Faisal melanjutkan beberes rumah nya. Karena mereka belum memiliki asisten rumah tangga. Bukan nya tidak mampu membayar pembantu tapi Fitri ingin mengurus rumah nya sendiri.
Satu tahun sudah berlalu kehidupan ku dan mas Faisal sangat baik. Aku juga jarang bertemu dengan mertua ku. Dan mas Faisal pun sibuk dengan kerjaan nya. Hari ini adalah ulang tahun pernikahan kami yang pertama. Aku dan mas Faisal sudah janjian mau makan diluar malam ini.
"Halo mas, kamu pulang jam berapa?
"ya Fit, mas pulang jam tujuh malam, kamu siap siap ya biar mas jemput.
"baik mas, aku tunggu ya"
"ya sayang, mas tutup dulu telpin nya ya,
"baik mas.
__ADS_1
Aku sangat senang dan bahagia karena suami ku selalu memprioritas kan diri ku. Malam ini aku sengaja berdandan cantik untuk menyenangkan suami ku.
Tin tin tin
Aku keluar rumah melihat siapa yang datang
"mas, kamu sudah sampai.
"ya sayang, ayo kita berangkat sekarang" ajak Faisal.
"Kita mau makan malam dimana mas?
"Mas sudah memesan restoran yang enak dan nyaman untuk kita, kamu pastu suka.
"benarkah, makasih ya mas.
"ya, mas sangat sayang sama kamu, apa pun itu mas akan selalu ada untuk mu agar kamu bahagia.
"aku sungguh beruntung punya suami seperti diri mu mas.
"ayo sayang kita turun kita sudah sampai"
"ya mas" Fitri keluar dari mobil dan dia berjalan masuk ke restoran menggandeng tangan suami nya.
"mas ini tempat nya sangat bagus"
"kamu suka tempat ini sayang?
"ya mas, makasih ya sudah membawa aku ketempat ini.
"ya, ayo kita duduk disana" tunjuk Faisal kebangku yang kosong di pinggir jendela. Makanan mereka pun datang.
"sayang happy annivarsery ya semoga kita selalu bersama" ujar Faisal memberikan sebuah kalung kepada istrinya.
"mas ini sungguh cantik, pasti sangat mahal harga nya"
__ADS_1
"buat mas menyenang kan istri itu tidak melihat berapa harganya sayang.
"Kamu memang suami yang perhatian mas, sekali lagi terima kasih ya hadiah nya, malam ini aku senang banget mas.
"ya, ayo lanjut makan nya".
Malam itu aku dan mas Faisal pulang kekediaman kami dengan penuh kebahagiaan. Mas Faisal suami yang baik sekaligus suami yang tidak pernah mengeluh akan sesuatu.
Setiap pulang kerja selalu ku sambut dengan senyuman dan penuh semangat. Mas Faisal tidak pernah mengeluh capek atau lelah saat bekerja.
"Mas air mandian nya sudah aku buat mas mandu dulu sana" kata ku saat aku keluar dari kamar mandi.
"ya sayang, kamu jangan tidur dulu ya tunggu mas selesai mandi" bisik mas Faisal ditelinga ku membuat aku merinding.
"Kenapa mas Faisal seperti itu, apa dia ingin aku pijitin ya" batin ku sambil menyisir rambut ku didepan cermin.
Sepuluh menit kemudian Faisal keluar dari kamar mandi.
"Mas, apa mau aku buatkan kopi atau teh?
"tidak usah sayang, malam ini mas hanya mau kamu" kata Faisal membuat jantung ku dag dig dug.
"mas mau apa?
"mas ingin kamu malam ini" kata Faisal mendekati istri nya itu, tanpa disadari Fitri ternyata baju tidur yang digunakan nya sudah terbuka kancing nya.
"Mas, kamu nakal banget sih"
"nakal sama istri itu gak dilarang sayang.
Tanpa menunggu jawaban dari istrinya,
Faisal sudah membungkam bibir mungil istrinya dengan mulut nya. Ciuman yang lembut sungguh dinikmati mereka. Perlahan tangan Faisal menyusuri lekuk tubuh istrinya. Ciuman yang mula-mula hangat menjadi panas. Sepasang suamu istri itu sudah bergejolak ingin menuntaskan keinginan yang tak dapat ditahan. Malam itu mereka lewati dengan bermandikan keringat dan bertukar saliva.
Sungguh dunia ini serasa milik mereka berdua. Dunia halu lebih indah dari pada dunia nyata
__ADS_1
Bersambung.