
Mama Aldo yang melihat ketulusan Fitri saat bicara merasa tersentuh.
"Fitri, saya sebagai orang tua dari Aldo merasa sangat senang memiliki menantu seperti kamu. Saya tidak pernah melihat seseorang dari statusnya. Banyak di luaran sana wanita yang masih gadis belum menikah mendekati anak saya tapi semua nya hanya menginginkan uang saja, dan belum tentu mereka itu masih perawan. Mendingan saya memiliki menantu yang janda tapi masih bisa menjaga kehormatan nya. Apa kamu masih meragu kan saya?
"saya tidak ragu dengan ibu, tapi apa mas Aldo sudah mengetahui niat ibu ini?
"Fitri sebenarnya saya yang menyuruh ibu untuk melamar kamu" jawab Aldo.
Fitri sejenak mencerna ucapan Aldo
"apa benar dia menyukai ku? Batin Fitri"
"tapi, kenapa mas begitu cepat dan sangat yakin untuk memilih saya menjadi pendamping hidup mas?
"karena kamu wanita yang hebat dan sangat baik, juga sangat menyayangi Sila"
"apa hanya itu? Tanya Fitri"
"ya saya rasa hanya itu" jawab Aldo. Sebenar nya saya sangat mencintai mu" batin Aldo.
"aku kira mas Aldo mencintai ku, untuk apa melangsung kan pernikahan tanpa ada unsur cinta di dalam nya" batin Fitri.
"gimana Fit, kamu setuju kan? Tanya mama Aldo.
"saya pikir kan dulu ya buk"
"baik lah, kamu berpikir dulu, secepat nya beri saya keputusan"
"baik buk. Kalau begitu saya permisi dulu sudah mau sore"
"ya, Aldo yang akan mengantar kamu pulang"
"tidak usah buk, saya bisa sendiri"
"tidak apa Fitlagian kamu kan gak bawa motor jadi kamu di antar sama Aldo saja. Aldo antar Fitri pulang ya, pastikan dia pulang dengan selamat jangan di bawa mojok" kata mama Aldo.
"ya ma, lagian Fitri juga nolak kalau aku ajak mojok" kata Aldo lalu melihat Fitri.
Fitri hanya tersengum mendengar ucapan Aldo dan mama nya itu.
Fitri pun bangkit dari duduk nya dan berjalan keluar rumah, begitu juga dengan Aldo.
__ADS_1
"ayo Fit masuk, kata Aldo membuka kan pintu mobil bagian depan"
"terima kasih mas" jawab Fitri lalu duduk di samping Aldo.
Aldo masuk kedalam mobil dan langsung melajukan mobil nya dengan santai.
"Fit, apa saya boleh bertanya? Kata Aldo membuka obrolan"
"boleh mas, mau nanya apa?"
"apa setelah bercerai, kamu mempunyai pria lain yang kamu sukai?
"tidak mas, saya tidak pernah pacaran setelah menjadi janda. Saya hanya fokus pada usaha kue saya"
"apa kamu benaran tidak mau menikah dengan saya?"
"apa mas Aldo benaran mau menikah dengan saya? Tanya Fitri menjawab pertanyaan Aldo"
"saya serius ingin menikah dengan mu, apa kamu tidak mau menikah dengan saya?"
"membina rumah tangga itu harus di dasari cinta dan kejujuran. Saya tidak ingin menikah dengan orang yang tidak mencintai saya. Saya tidak ingin gagal kedua kali nya mas" jawab Fitri dengan mata yang berkaca-kaca.
"sejak kapan mas mencintai saya?"
"sejak pertemuan pertama kita, saat kita bertabraan di depan kantor saya. Dari situ saya mulai memikir kan mu, jujur saya sangat tertarim dengan mu karena kamu wanita yang tangguh. Apa kamu juga mencintai saya?
"kalau saya jawab tidak, gimana?"
"kalau kamu tidak mencintai saya, maka saya akan berusaha membuat kamu mencintai saya"
"mas, toko kue saya sudah kelewatan" kata Fitri menyadar kan Aldo.
"oh,maaf saya tidak sadar kalau sudah sampai"
"terima kasih ya mas sudah mau mengantar saya"
"ya, tapi saya mau mendengar jawaban kamu"
"berjuang lah mas, buktikan kalau kamu serius. Aku turun dulu" kata Fitri lalu turun dari mobil.
"apa dia barusan memberi saya kode untuk mendapat kan hati nya, baik lah perjuangan akan segera di mulai. Saya pastikan kamu akan mencintai saya seperti saya yang mencintai kamu Fitri" kata Aldo tersenyum senang lalu meninggal kan halaman toko kue Fitri.
__ADS_1
Fitri yang melihat Aldo pergi, tersenyum senang karena dia sudah mengetahui isi hati pria itu.
"aku juga mulai mencintai mu mas, tapi aku ingin melihat diri mu berjuang untuk menggapai keinginan mu itu mas" batin Fitri.
*****
"mas, temani aku ke dokter kandungan ya, hari ini jadwal aku periksa" kata Rita.
"baik lah, nanti siang kita ke dokter kandungan, kamu daftar terlebih dahulu agar kita tidak lama menunggu" jawab Faisal.
"baik mas, makasih ya. Auuwww..."kata Rita memegang perutnya.
"ada apa? Tanya Faisal.
"baby nya nendang perut aku mas" jawab Rita.
Faisal yang mendengar kalau bayi nya sudah mulai menendang, langsung memegang perut Rita.
"coba deh mas, kamu rasakan pasti dia nanti nendang"
Dugg
"ya, dia menendang sangat kencang, apa terasa sakit?
"sedikit mas, tapi aku senang kok".
"aku sudah tidak sabar ingin melihat wajah nya" kata Faisal.
"pasti wajah nya mirip dengan mu mas" jawab Rita.
"pasti dong, dia akan tampan seperti ayah nya"
"ya mas, kamu berangkat kerja sana mas, nanti terlambat lagi"
"ya ,nanti siang aku jemput ya, aku berangkat dulu"
Faisal berangkat pergi ke kantor, sedangkan Rita hanya duduk bersantai di rumah mereka. Rita berfikir bagai mana jika anak ini lahir tidak mirip dengan suami nya.
"semoga saja bayi ku mirip dengan mas Faisal, jika tidak maka dia dan ibu pasti akan curiga" batin Rita.
Bersambung
__ADS_1