
Sekitar satu jam lebih mereka sampai di rumah orang tua Faisal. Fitri nampak canggung dan sedikit takut.
"Sayang ayo turun kita sudah sampai"
"Mas, entah kenapa aku merasa takut untuk masuk" Fitri menunduk kan wajahnya.
"Sayang, kamu jangan takut ya gak akan ada yang makan kamu.
Cuuppp
"Ayo sayang, kata Faisal yang membuka kan pintu mobil untuk Fitri.
Fitri turun dari mobil melangkah ragu untuk masuk kedalam rumah.
"Assalamu'alaikum" ucap mereka
"Wa'alaikumsalam" jawab orang tua Faisal.
Fitri pun mencium tangan mertuanya itu.
"Bu, yah, kita ke kamar dulu ya" kata Faisal.
"ya, istirahat saja dulu, kamu pasti capek habis nyetir" kata ibu.
Mereka pun naik ke atas menuju kamar Faisal.
"Sayang ini kamar mas dan akan menjadi kamar kita untuk membuat calon anak kita.
"Mas..masih siang udah mesum aja otak nya.
"nama nya juga pengantin baru,kamu itu sudah jadi candu nya mas" kata Faisal yang langsung membuka kemeja nya dihadapan istri nya.
"Mas mau ngapain, kata Fitri menatap dada bidang suami nya.
Faisal berjalan mendekati istri nya lalu membisik kan sesuatu ke telinga nya.
"Mas mandi dulu ya sayang, apa kamu mau ikut biar kamu gak lama nunggu nya.
Fitri mendorong dada suami nya " Itu sih mau nya mas, Fitri masih lelah mas bekas malam tadi saja masih terasa sakit.
Faisal tersenyum" tapi enak kan sayang" goda nya kepada Fitri.
"emm..enak sih tapi nyeri dan masih sakit mas" kata Fitri malu-malu.
"kalau gitu mas mandi sendiri aja deh, tapi nanti malam mas akan makan kamu" Faisal pun masuk ke dalam kamar mandi.
Huuff..rasanya badan ku remuk semua tulang-tulang ku seperti mau patah, mas Faisal kuat banget sampai aku kewalahan di buat nya" batin Fitri.
Fitri kemudian menyusun pakaian nya di dalam lemari pakaian Faisal. Dan mengambil baju santai buat suami nya.
Setelah Faisal mandi kini gantian dengan Fitri. Tidak membutuhkan waktu lama Fitri pun selesai mandi dan memakai baju nya.
"Mas..kamu ngapain di balkon melamun sendiri nanti kesambet lo".
"Kesambet istri cantik sih gak apa"
"Mas lagi mikirin apa?
__ADS_1
"Sayang kita disini hanya beberapa minggu saja.
"Maksud ny Mas?
"Dua minggu lagi rumah kita akan selesai di renovasi jadi kita akan pindah kerumah baru kita".
"Mas serius?"
"Ya sayang, agar kamu bisa betah di rumah".
"Mas, apa aku boleh kerja lagi?
"Sayang kalau mas tidak mengijinkan kamu kerja gimana?
"ya gak apa mas, aku hanya ingin memastikan saja".
"Mas ingin kamu dirumah saja ngurus mas nunggu mas pulang kerja dan kelak ngurus anak-anak kita".
"Ya mas, aku gak akan kerja, kerna keinginan dan perkataan suami itu yang nomor satu.
"Bagus..kita istirahat dulu mas ngantuk banget"
Mereka pun masuk ke dalam kamar dan naik ke atas tempat tidur melakukan rifual tidur siang.
Ya ampun aku terlambat bangun, ini sudah sore banget udah gelap di luar. Fitri kemudian masuk kekamar mandi membersihkan diri nya. Setelah selesai dia membangunkan suami nya.
"Mas..mas bangun dong udah mau maghrib.
"Sayang kamu sudah bangun?"
"Ya mas, ayo bangun dan bersih-bersih dulu tuh sudah adzan maghrib. Kita sholat bareng ya mas.
Mereka melakukan sholat maghrib bersama, selesai sholat Fitri dan Faisal turun kebawah menuju dapur. Di dapur bibik sedang membuat makan malam.
"Nah, sayang ini dapur nya dan ini bik Anum"
"Saya den Faisal, ada yang bisa bibik bantu?
"Gak bik, istri saya hanya mau membuat makan malam.
"Gak usah den biar bibik saja"
"Gak apa-apa bik, biar saya ada kegiatan" kata Fitri. Mas kedepan saja gih, biar Fitri dan bibik di dapur.
"Ya sayang, kalau kamu butuh sesuatu tanya saja dengan bibik ya.
"Ya mas".
"Bik, bibik mau masak apa?
"Ini non Fitri masak ayam kecap kesukaan si aden.
"Oh,,sini bik biar saya bantu"
Mereka memasak sambil berbicara tentang kesukaan dan yang tak disukai Faisal.
"oh..jadi Mas Faisal gak milih-milih makanan ya bik?
__ADS_1
"Ya non, den Faisal gak milih makanan di kasi makan apa pun dia mau asalkan ada nasi nya.
"Apa mas Faisal ada alergi sesuatu gitu bik"
"Setau bibik sih gak ada non, bibik juga selalu masak makanan laut tapi gak ada yang alergi.
"Oh..makasih ya bik.
Tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang memperhatikan mereka
"Gadis kampungan sok ingin menjadi ratu di hati anak ku.
Lihat penampilan nya biasa saja jauh dari kata berkelas. Batin ibu Faisal.
Makan malam sudah terhidang satu persatu duduk di kursi meja makan.
Fitri mengambilkan makanan suami nya, semua itu tak luput dari penglihatan sang ibu mertua.
"heh...selama ini aku yang melayani Faisal yang mengambilkan makanan nya, tapi sekarang lihat wanita kampung itu yang sudah merebut semuanya dari ku. Bahkan anak ku sendiri tidak memperdulikan ku. Semua ini gara-gara wanita ini. Batin ibu mertua Fitri.
Duam minggu sudah berlalu, hari ini adalah hari dimana Fitri dan Faisal akan menempati rumah baru mereka.
Mereka mengadakan syukuran di rumah baru nya sekaligus berkenalan dengan tetangga nya.
"Selamat ya buk Fitri dan pak Faisal, saya tetangga depan rumah kalian.
"Makasih ya buk sudah mau datang"
Satu persatu tetangga baru mereka menyalami Fitri dan berkenalan. Orang tua Fitri terlihat bahagia berbeda dengan ibu nya Faisal yang terlihat cemberut.
"Fitri, selamat ya nak sekarang kamu sudah punya rumah sendiri" kata ibu Fitri.
"Ya bu, makasih ya sudah mau bantu Fitri pindahan dan buat acara syukuran ini"
"Ya nak, ibu harap kamu betah tinggal disini. Ingat ya pesan ibu layani suami mu dengan baik jangan pernah membantak nya"
"Ya buk, Fitri akan ingat pesan ibu.
Ekhem..
"Enak ya baru nikah belum genap satu bulan udah bisa mempengaruhi anak saya buat beli rumah" kata mertua nya Fitri.
"Maksud ibu apa? Tanya Fitri
"Kamu sengajakan ngajak anak saya pindah?
"Gak buk, mas Faisal yang ngajak aku pindah kata nya dia sudah membeli rumah ini.
"Alah...alasan kamu aja itu, biar bisa kamu morotin uang anak saya".
"Jeng Murni, kenapa kamu bicara seperti itu? Apa kah jeng Murni sudah bertanya dengan Faisal tentang rumah ini?. Lagian wajar kan kalau mereka memiliki rumah sendiri. Tanda nya mereka ingin mandiri. Faisal ingin membuat istri nya bahagia apa itu salah? Kata ibu Siti.
"Mendengar perkataan ibu Fitri sang mertua merasa kalah dengan ucapan besannya. Buk Murni pun pergi meninggalkan Fitri dan ibu nya.
Bersambung
Jangan lupa dan like biar autor semangat buat up
__ADS_1
Salam
Mom Kayla❤