Mertua ku seperti Maduku

Mertua ku seperti Maduku
Sila


__ADS_3

Fitri membawa mama Aldo menuju kamar dimana Sila sedanh tidur. Sepeninggal mereka Aldo nampak berfikir.


"Seperti nya aku pernah melihat wanita ini, tapi di mana ya, ah..kenapa ingatan ku tiba-tiba melemah seperti ini" batin Aldo.


Aldo masih saja berfikir tapi dia tidak bisa mengingat nya.


"gimana buk, mana Sila nya? Kata Aldo melihat ibu nya datang.


"ibu gak tega membangun kan nya, dia nyenyak sekali tidur nya, biar kan saja untuk malam ini dia menginap disini, boleh kan nak Fitri?


"ya buk boleh, kasihan kalau harus di bangun kan" jawab Fitri".


"ya Al, boleh ya, besok pagi kita jemput kesini"


"terserah ibu saja deh"jawab Aldo.


"nak Fitri kami pamit dulu ya, sekali lagi terima kasih sudah mau direpotkan sama cucu saya"


"ya buk, saya senang ada anak kecil dirumah ini. Selama ini saya mengingin kan anak kecil hadir dalam hidup saya tapi belum ada rezeki"


"sabar saja, kami pulang dulu ya"


"ya buk, hati-hati ya buk"


Mobil Aldo melaju meninggalkan kediaman Fitri membelah kesunyian malam.


Sementara Fitri mengingat siapa pria yang datang tadi


"seperti nya aku pernah melihat nya tapi di mana ya. Lama Fitri berfikir akhirnya mengingat siapa pria itu. "ya aku ingat pria itu yang tidak sengaja aku tabrak waktu mengantar pesanan ke kantor yang besar itu. Seperti nya pria itu bos dikantor tersebut, apa pria itu Daddy nya Sila? gumam Fitri".


*****


Pagi itu Fitri sudah bangun lebih awal, dia menunaikan sholat subuh, saat akan sholat Sila bangun dan memanggil diri nya.


"tante, tante cantik"


Fitri menoleh ke arah Sila "ya sayang, apa kamu butuh sesuatu?"


"tidak tante, apa tante mau sholat?"


"ya, kenapa apa kamu mau ikut sholat subuh?"


"emang boleh tante?"


"boleh dong, ayo tante bantu bersih- bersih dan berwudhu" ajak Fitri lalu membawa Sila ke kamar mandi.


Setelah selesai berwudhu, Fitri mencari mukena nya yang dia simpan dilemari.


"Sila, kamu pakai mukena yang ini ya, gak apa ya kalau kebesaran"


"ya tante, makasih ya"


"ya, sini tante bantu pasang kan" Fitri kemudian memasangkan mukena itu kepada Sila. Sila sangat senang bisa melakukan sholat bersama Fitri".


Selesai sholat, Fitri membuat sarapan untuk mereka bertiga.


"kak, seperti nya malam tadi aku dengar ada orang yang datang" kata Maya menghampiri Fitri yang sedang menggoreng nasi.

__ADS_1


"ya, keluarga nya Sila yang datang"


"jadi keluarga nya sudah tahu kalau Sila disini?"


"ya, kemarin sore kakak melapor ke pak Rt"


"oh, tapi kenapa mereka tidak membawa Sila pulang malam tadi?"


"mereka kasihan jika harus membangunkan nya yang sedang tidur"


"oh gitu, sini kak aku bantu menata dimeja"


"biar kakak saja, kamu panggil Sila di kamar biar serapan, bentar lagi keluarga nya datang menjemput" kata Fitri.


"baik bos" kawab Maya lalu pergi menuju kamar"


"tante, masak apa wangi banget" kata Sila yang sudah rapi dengan baju yang di belikan Fitri.


"sini sayang, tante masak nasi goreng, juga ayam goreng kamu suka kan?"


"wah, enak banget tante, aku suka" kemudian Sila duduk dikursi makan.


"ini nasi nya makan yang banyak ya sayang, oh ya bentar lagi nenek kamu datang menjemput kamu"


"apa nenek sudah tahu aku disini?"


"ya, malam tadi mereka datang tapi mereka kasihan jika harus membangun kan kamu"


"apa nenek datang dengan Daddy?"


"Daddy? Tante tidak tahu, tapi nenek kamu datang dengan seorang pria"


"oh ya, tapi kamu tidak boleh jadi anak manja ya sayang, tidak baik jika semua keinginan kita harus terpenuhi. Ada kala nya seseorang tidak sanggup untuk mengikuti kemauan kita, kamu ngerti kan"


"ya tante, aku ngerti kok" jawab Sila yang sedang memakan ayam goreng nya.


Selesai makan mereka duduk diruang tamu, Fitri membaca kan buku dongeng untuk Sila sambil menunggu keluarga nya datang menjemput.


"tante, apa tante sudah punya anak?


"tante belum punya anak, emang kenapa kamu taya gitu?"


"karena aku lihat tante sangat suka dengan anak kecil, apa tamte sudah menikah?"


"tante sudah menikah tapi tante sudah pisah dengan suami tante, karena tante belum bisa memberikan nya anak yang imut seperti kamu".


"tante gak usah sedih ya, anggap saja aku ini anak tante"


"makasih ya sayang, kamu sudah mau berteman dengan tante"


"ya tante, aku senang bisa bertemu tante"


"Assalamu'alaikum"


"Wa'alaikumsalam" jawab Fitri lalu bangkit menuju pintu depan.


"silahkan masuk buk, Sila nya ada di dalam" kata Fitri mempersilahkan tamu nya masuk.

__ADS_1


"nenek" kata Sila berlari saat melihat siapa yang datang.


"sayang, kamu baik-baik saja kan?"


"ya nek, aku baik. Tante cantik ini sangat baik pada ku"


"oh..syukur lah, kita pulang sekarang ya"


"tapi nek.."


"Sila, apa kamu tidak kangen dengan Daddy" kata Aldo yang mendekat.


"Daddy, ikut juga menjemput aku?"


"tentu dong, Daddy khawatir sama kau saat nenek bilang kamu hilang" Kata Aldo memangku keponakan nya itu.


"maaf Dad, lain kali aku gak akan keluar rumah tampa ditemani"


"ya Daddy maaf kan, lain kali jangan di ulang ya. Beruntung kamu ditemukan sama orang baik, kalau orang jahat gimana"


"ya Dad, tante cantik sangat baik".


"Fitri terima kasih ya sudah mau menolong cucu saya"


"ya buk, saya senang melihat Sila"


"oh ya, apa kamu sudah menikah dan punya anak?


"saya janda buk, dan saya belum punya anak"


"oh maaf ya, saya sudah lancang"


"tidak apa buk, santai saja lagian saya juga sudah melupakan semua nya"


"syukur lah, tidak baik lama-lama mengingat kenangan buruk kan, kita juga harus menata hidup kedepan nya"


"ibu benar, karena itu lah saya menyibuk kan diri di toko kue, agar penghianatan mantan suami saya bisa saya lupa kan"


"ternyata selain cantik dan baik, ternyata kau wanita yang kuat, saya salut sama kamu"


"terima kasih buk atas perhatian nya"


"ma, kita pulang sekarang aku bisa terlambat ke kantor nanti" kata Aldo


"oh iya mama sampai lupa keasikan ngobrol, Fit, kami pulang dulu ya, nanti saya mampir ke toko kue kamu"


"ya buk silah kan"


"Sila salim dulu dong denganbtente Fitri" kata mama Aldo.


"tante cantik, aku pulang dulu ya, kapan kapan aku nginap dirumah tante dan sholat sama-sama boleh kan?


"boleh dong sayang, ingat ya pesan tante jangan di ulangi kesalahan yang sama dan jangan jadi anak manja, oke".


"oke tante, bay.."


Mobil mewah itu pun meninggalkan rumah Fitri. Dan Fitri bergegas mencari kunci motor nya ingin pergi ke toko kue nya.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2