Miraculous Princess

Miraculous Princess
Ch. 1 - Terlahir Kembali


__ADS_3

Malam yang damai diterangi bulan sabit bersama gumpalan-gumpalan awan gelap yang melapisi langit. Udara dingin melintas diikuti tawa melengking dari beberapa orang. Tepatnya, ada tiga orang pria berusia sekitar dua puluh tahun-an saling bersenda gurau satu sama lain.


Mereka berada di pelosok timur daerah kekuasaan Kekaisaran Rong yang disebut sebagai Kota Bao, berarti harta. Kota tersebut menjadi pusat perdagangan ilegal karena One Thousand Treasure Trade berdiri di sana. One Thousand Treasure Trade sendiri adalah rumah gadang ilegal yang menjual sesuatu yang sangat tidak biasa tapi bermanfaat bagi para kultivator.


Sudah 10 tahun telah berlalu sejak berdirinya rumah gadang itu. Tetapi masih tidak ada orang awam yang mengetahui siapa pemilik asli rumah gadang itu. Dan tentunya, hanya sedikit orang yang mengetahui transaksi ilegal yang dilakukan di sana. Sebab One Thousand Treasure Trade berorganisir secara sembunyi-sembunyi.


Dan ketiganya adalah beberapa dari sekian banyaknya pelayan yang mengelola One Thousand Treasure Trade. Jadi sudah semestinya mereka mengetahui beberapa rahasia khusus, seperti siapakah pemilik One Thousand Treasure Trade.


Seorang pria kurus yang dikenal dengan nama Zang Lin membungkuk untuk menyentuh kulit lembut milik seorang gadis yang terbaring tak berdaya di atas lantai dingin paviliun. Wajahnya yang berwarna sama dengan dua orang lainnya, yakni berwarna merah padam disertai bau alkohol yang menusuk. Itu menunjukkan bahwa ketiganya berada dalam kondisi mabuk. Tetapi tidak ada orang di sekitar mereka sama sekali, sehingga tidak ada yang dapat memberikan peringatan bahwa sekarang mereka berada di bawah pengaruh alkohol.


“Hahahah,” Zang Lin tertawa girang sembari memegangi perutnya. “Dia adalah keindahan yang terbaik di antara keindahan-keindahan yang pernah kita lihat di sana sebelumnya. Hei saudara Chen, apa pendapatmu tentang keindahan satu ini.”


“Sangat baik! Saudara Zang brilian! Saya, Chen Dao sampai terkagum-kagum oleh pilihanmu kali ini,” pria lain yang disebut Chen Dao, memberikan acungan jempol sambil mengelilingi tubuh gadis itu dengan tatapan genit.


“Bau tubuhnya sangat wangi, itu menguar sampai berhasil membangkitkan keinginanku. Sudah pasti esensi Yin ‘nya sangat kuat. Vitalitas yang bisa didapatkan darinya pasti lebih dari cukup untuk dijadikan sebagai wadah kultivasi.” Lanjut Chen Dao dengan langkah-langkah yang tidak stabil.


“Ah, pasti tingkat kultivasiku akan akan meningkat pesat. Bahkan mampu menerobos ranah foundation stabilization. Sangat disayangkan One Thausand Treasure Trade harus melelangnya.” Chen Dao terduduk, lantas memasang tampang sedih.


“Mau bagaimana lagi, itu adalah suatu kewajiban bagi kita untuk menyerahkannya kepada manajer Ling. Jika tidak, kita akan habis di tangan Pemilik cepat atau lambat.” Pei Lu menyilangkan tangannya di depan dada.


“Tapi Pemilik tidak akan tau jika kita melakukannya di bawah formasi ilusi buatanku, ‘kan?” Zang Lin memandang keduanya satu per satu sambil menyunggingkan senyum.


Meskipun ketiganya berada di bawah pengaruh alkohol, mereka masih dapat berpikir kritis. Itu menunjukkan tingkat kultivasi mereka yang mumpuni. Tetapi kecerobohan mereka satu ini sangat mungkin untuk membawa mereka jatuh dalam jurang keputusasaan di masa depan. Entah di tangan gadis itu atau pun tangan Pemilik mereka.


“Ah! Itu terlalu beresiko!” Seru Pei Lu.


“Tenang saja. Selama kalian dan aku diam, tidak akan ada yang tau apa yang telah kita lakukan.” Dia memandang Pei Lu dengan tatapan tenang meskipun wajahnya telah memerah sepenuhnya. Sementara tangannya bergerak meraih beberapa barang dari tas penyimpanannya.


“Saudara Zang, Pemilik bisa mengetahui apa yang sedang kita lakukan saat ini. Tidakkah kau ingat kemampuan unik milik Pemilik? Saudara Chen, bantu aku membujuk saudara Zang!”


“Kau mabuk, saudara Pei,” tatapan mesumnya masih terarah kepada gadis itu, tanpa memandang Pei Lu dari awal hingga akhir.


“Kalian semua sangat vulgar!” Seru Pei Lu cemas.

__ADS_1


“Diamlah, segalanya akan berjalan lancar jika kau diam, saudara Pei.” Tangan kasarnya masih mengotak-atik beberapa benda seperti, bubuk dao, blood of charm dan sebagainya.


Setelah pesona milik Zang Lin berhasil dibuat. Itu membentuk penghalang tipis berbentuk setengah bola yang memiliki radius 10 meter. Tidak terlalu besar, tetapi itu lebih dari cukup untuk memanipulasi penglihatan dunia luar dari ketiganya dan gadis malang yang masih jatuh dalam ketidaksadaran.


“Saudara Zang, saudara Chen! Tuan akan menghukum kita semua jika kita menikmati barang yang seharusnya dipergadangkan di pelelangan nanti!” Pei Lu menarik bahu keduanya sekuat tenaga. Sayangnya ia hanya berada di tingkat keempat ranah qi condensation dan yang lain berada di tingkat keesembilan.


Tanpa ada yang menyadari, sepasang mata segelap tinta tiba-tiba terbuka. Kedua murid itu menatap awas. Sayangnya tepat setelah otaknya berhasil berfungsi dengan baik, sinyal rasa sakit dikirimkan ke dalam otaknya. Terdengar suara erangan kecil dari balik bibir pucatnya yang berwarna keunguan.


Eh?


Di mana dia?


Kenangan-kenangan yang tidak dikenalinya menjarah otaknya tanpa aba-aba. Ia bertenggang menahan rasa sakit fisik dan mental yang diterimanya dengan menggertak giginya. Dahinya mengerut tanpa akhir ketika sayup-sayup telinganya menangkap percakapan mengenai dirinya. Gadis itu, eh?


Dia bereinkarnasi?


Ia adalah otak utama dari organisasi rahasia di dunia bawah. Tapi itu berakhir ketika .. orang itu! Dia menjebak dirinya! Garis dingin terbentuk ketika ia mengonfirmasikan beberapa hal dari dalam otaknya. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan, orang itu pasti sudah mati bersamaku.


Dia adalah .. Rong Muxiu! Dan sekarang juga sama, namanya tidak berubah sama sekali. Menurut kenangan dari pemilik sebelumnya. Tempat dia berada disebut dengan nama Benua Liuxing, Kekaisaran Rong.


Saat Rong Muxiu menemukan bahwa pemilik asli tubuh ini adalah seseorang yang impulsif dan pengecut, kepalanya segera berdenyut nyeri sekali lagi.


Bukan hanya dia adalah Putri yang tidak memiliki kedudukan di Istana karena Ibu biologisnya telah meninggal akibat tertular penyakit misterius. Dia juga tidak bisa berkultivasi sama sekali, tabib istana mengatakan dantiannya terblokir! Dan tidak ada metode yang tepat untuk menyelesaikan masalah itu saat ini!


Setiap benda ada gunanya, betapa pun rendahnya, setiap hal punya tempatnya di alam ini, ‘kan?


Masalahnya, apa kegunaan gadis ini — pemilik asli tubuhnya — ketika dia hidup?!


Tidak ada yang patut disyukuri, dia hanya merugikan keluarga Kekaisaran Rong dengan berbuat acak. Sangat merugikan! Tidak berguna! Oh langit, dia harus bereinkarnasi menjadi gadis pemburu pria ini?!


Dan kini, ia berakhir di tangan sekumpulan orang yang membenci dirinya. Kemungkinan besar karena mereka iri akan statusnya yang seorang Putri dan mengirimnya ke tempat rumah bordil yang menjual gadis-gadis muda.


Sangat memalukan.

__ADS_1


Manik jahatnya menemukan tiga orang pria yang saling berdebat. Mereka memperdebatkan apakah mereka akan menyalahgunakan jabatan mereka untuk memanfaatkan dirinya, atau menuruti Pemilik mereka untuk tidak menyentuhnya sama sekali.


Menyentuhnya? Datang dan tunjukkan apakah mereka memiliki kemampuan untuk melakukan itu!


Mengacuhkan Pei Lu, Chen Dao melangkahkan kakinya denga ringan diikuti dengusan Zang Lin yang membuat Pei Lu merasa semakin direndahkan. Pei Lu lantas berdecih frustasi dan mengekori mereka dengan terpaksa.


Sebelum Chen Dao dapat menyentuh tubuh Rong Muxiu, Zang Lin telah mengambil satu langkah lebih dulu. Dia meraih dagu Rong Muxiu dengan seluruh tenaganya hingga kaki gadis itu berhasil memijakkan tanah secara sempurna. Zang Lin menatap fitur halus milik Rong Muxiu dengan dengan tatapan angkuh.


“Hei saudara Chen, bukankah aku sudah mengatakan bahwa dia adalah milikku?” Ia berbalik menatap Chen Dao yang mengirimkan tatapan sengit.


Sayangnya ...


Dia jatuh tersungkur, saat tangan Rong Muxiu tiba-tiba mencubit titik vital di tengkuknya. Itu bukanlah serangan mendadak dengan tenaga penuh, tetapi dia masih berhasil mengenai tepat di mana titik vital itu berada sehingga serangan itu tidak perlu menguras energi sama sekali.


“Bodoh,” ia tersenyum lalu memandang dua orang yang lain, Chen Dao dan Pei Lu.


“Datang dan tunjukkan apakah kalian bisa mengatasiku?” Suara bangga itu membangkitkan amarah Chen Dao.


Chen Dao berlari ke arahnya dengan amarah. Tapi karena amarahnya itu juga ‘lah yang membuat dia lupa untuk mengintegrasikan qi dalam setiap serangannya. Senyum cantik Rong Muxiu semakin melebar saat ia mendapatkan celah untuk menyerangnya. Mencubit titik vital Chen Dao, membuat kesadaran Chen Dao lenyap begitu saja.


“Aku akan mulai.” Berbeda dengan dua orang sebelumnya, Pei Lu memulai serangannya kepada Rong Muxiu dengan tenang.


Dengan teknik tertentu ia bergerak selembut air yang mengalir. Tetapi lambat laun gerakannya menjadi Semakin cepat dan cepat. Semakin sukar bagi tubuh Rong Muxiu yang baru saja mendapatkan kesadaran untuk menghindari serangan-serangan itu.


Satu, dua, lima serangan berhasil mendarat di tubuhnya. Tetapi kedua matanya tidak pernah absen untuk berhenti mencari titik lemah dari serangan yang dilancarkan oleh Pei Lu.


“Water Technique: Fist Suprise Heaven!”


“Kalah,” Rong Muxiu saat itu juga menendang tulang kering milik Pei Lu, lalu membuat putaran dan menghantam tengkuknya dengan tenaga yang ringan.


Lagipula orang bodoh macam apa dia yang bersuara keras saat menggunakan teknik yang belum ia kuasai dengan sempurna!


Pada akhirnya ia masih dianggap beruntung karena ketiganya masih berada di bawah kendali alkohol. Tetapi bertarung tanpa otak dengan kondisi terlemah, bukanlah gayanya. Tidak menunggu ketiganya sadar, Rong Muxiu memikirkan cara untuk ke luar dari formasi ilusi yang telah dibuat oleh Zang Lin.

__ADS_1


[ To Be Continued ]


__ADS_2