
Di tempat yang berbeda, di tempat yang amat gelap sehingga sulit bagi orang biasa untuk mencoba mengintip pergerakan macam apa yang terjadi. Nampak siluet samar seorang pria dengan aura yang menyeramkan yang tidak pernah beranjak dari tempatnya sekalipun.
“Tuan,” seorang lelaki itu menunduk dalam kegelapan, menatap lantai yang ia pijaki dengan tatapan kosong.
“Laporkan,“ pinta suara berat itu terdengar dingin sedingin angin malam.
“Melapor kepada tuan. Pelayan Zang dan Pelayan Chen telah melanggar peraturan, selain itu Pelayan Pei ditarik ikut serta untuk melanggar. Sekarang gadis itu, Rong Muxiu berhasil kabur dari penjagaan mereka.”
“Rong?”
“Menjawab tuan. Ya. Dia adalah Rong Muxiu Putri Keempat Kekaisaran Rong. Juga merupakan putri kandung dari Rong Han dan selir ketiganya, Meng Jiao’er. Dia secara resmi telah menjadi budak dalam lelang kali ini.”
“Tangkap, dan bunuh.”
“Baik!” Tiba-tiba siluet itu menghilang di udara tipis tanpa menyisakan jejak.
Sementara pria menyipitkan matanya penuh sinar kecurigaan. Dia tidak menyangka akan bertemu anggota lain dari keluarga Kekaisaran Rong di tempat ini.
• • •
Rong Muxiu menepuk-nepuk tangannya sambil bergumam sebal, “Kenapa aku harus terjebak seperti novel-novel konyol itu?! Bereinkarnasi?
Omong kosong!”
Rong Muxiu lantas menggaruk rambutnya ketika mulai mendapatkan pertanyaan baru dari kepalanya. Kenapa orang-orang itu harus membawanya ke rumah bordil itu?! Dan lagi, kenapa dia harus dibeli oleh orang-orang idiot ini?!
One Thousand Treasure Trade
Nama yang masih segar dalam ingatan Rong Muxiu, karena Rong Muxiu yang menjadi pemilik tubuh ini sebelumnya telah mendengarkan percakapan antara pelayan-pelayan yang bekerja di istana. Katanya tempat itu berbahaya. Dan sekarang ia mengerti, pelayan itu berkata bukan tanpa alasan.
Aih, orang- orang ini sangat berbahaya!
Rong Muxiu menjulurkan tangannya menyentuh lapisan tipis berwarna keunguan itu. Tidak ada yang terjadi, tangan Rong Muxiu menembus lapisan itu tanpa masalah. Mungkin formasi yang mereka bicarakan itu hanya akan bekerja pada orang yang bisa mengolah qi, kultivator.
Dengan seringaian lebar, Rong Muxiu mengeluarkan dirinya dari dalam formasi itu tanpa masalah.
“Sampai jumpa,” bisiknya sambil menatap orang-orang itu dengan mata yang melengkung.
Kemudian dia menggerakkan kakinya yang terasa kaku di udara. Rong Muxiu terkesima, sepertinya konstitusi tubuh barunya ini tidak terlalu buruk. Masih sangat baik meskipun jarang diberikan asupan gizi!
Dia pun berlari dengan gerakan laju yang nyaris tidak bersuara. Ketika dia menggerakkan otot-otot tubuhnya, Rong Muxiu mengalami sedikit kesulitan berupa rasa sakit.
Tapi itu tidak terlalu buruk jika dibandingkan dengan orang-orang yang menjadi mitra dari tidak orang bodoh itu menangkapnya.
Dalam pelariannya, Rong Muxiu menetapkan prioritas utamanya ketika berhasil lolos dari sini dan sampai ke istana, kediamannya. Pertama-tama, dia akan memperbaiki kekacauan yang dibuat pemilik sebelumnya, dan pergi ke perpustakaan istana.
Pengetahuan yang dimiliki oleh pemilik sebelumnya sangat kurang!
Tampaknya selain kecakapan tubuh yang lebih dari baik, indra pendengarannya pun sangat sensitif sehingga ia masih bisa menangkap fluktuasi getaran yang terjadi pada angin. Matanya melirik ke belakang saat ia menggerakkan tubuhnya condong ke samping tanpa suara. Ia menahan nafas.
Nampak seseorang berjalan tanpa kerisauan. Saking santainya, orang itu bahkan membiarkan cahaya bulan menimpa tubuhnya yang dibaluti kain hitam yang sangat tidak kontras dengan malam. Manik lelaki itu bergerak-gerak dengan penuh antisipasi. Sepertinya ia sedang mencari sesuatu. Mungkin .. seperti mencari Rong Muxiu.
Rong Muxiu tersenyum, ini pertama kalinya dia bersyukur setelah menempati tubuh ini. Karena tubuhnya yang tidak memiliki qi, keberadaannya kini terasa semu bagi kultivator biasa.
Lelaki itu berhenti tidak jauh di tempat ia bersembunyi. Situasi yang dirasakannya ini menjadi semakin menegangkan. Jika ia ketahuan, ia kalah dan bisa dipastikan kesempatan berikutnya untuk bertahan hidup juga akan menurun drastis.
“Ketemu,” tubuh Rong Muxiu menegang saat ia memalingkan kepalanya.
__ADS_1
Tatapan beku itu menabrak manik gelap milik Rong Muxiu. Membuat gadis berusia 12 tahun itu mematung. Tubuhnya terasa kaku hingga tidak dapat digerakkan meskipun otaknya memaksakan.
Hari ini, tanggal 12 Qi Yue, riwayat hidup seorang Rong Muxiu ...
Tamat
• • •
Kali ini di mana tepatnya ia dimutilasi?!
Rong Muxiu merasakan tatapan dari dua orang yang berbeda. Secara positif, tubuh Rong Muxiu nampaknya sangat peka. Dan secara negatif, dengan alasan yang sama kelebihannya itu membuat dirinya terjebak dalam situasi seperti ini.
Apakah dia, Rong Muxiu terlalu sial, atau terlalu ceroboh?
Dan ...
Sepertinya opsi pertama.
“Buka ikatan mulutnya,”
Rong Muxiu merasakan bahwa kain yang menutup mulutnya telah dibuka dengan hati-hati. Dan secara tidak sengaja, tangan sosok itu menyentuh wajahnya. Tangan yang kasar dan kasar.
“Apa yang Anda inginkan, wahai pemilik One Thousand Treasure Trade yang agung.” Rong Muxiu membuka mulutnya malas.
Jika orang itu ingin membunuhnya.
Bunuh saja!
Toh, jika dia hidup, dia pasti akan dilelang.
Harga diri Rong Muxiu terlalu tinggi untuk menjadi wadah kultivasi yang mungkin memiliki kemungkinan besar untuk disetubuhi atau semacam itu. Di kehidupan sebelumnya dia bahkan tidak ingin menghadiri lelang yang tidak mengikutsertakan dirinya jika itu tidak begitu penting.
“Baik, baik,” balas Rong Muxiu malas.
“Tidak sopan!” Suara lain menyela Rong Muxiu yang masih memasang wajah malasnya.
“Apa?” Rong Muxiu menoleh ke arah yang dikiranya menjadi asal suara itu. “Hei, tuan yang agung. Jika Anda ingin membunuh saya, tolong selesaikan secepatnya.”
Aula eksekusi yang biasanya dipenuhi teror dan ketakutan, kini diisi oleh sedikit humor. Fokus tertarik kepada Rong Muxiu yang hanya terdiam dengan kain hitam yang menutupi matanya. Mereka terdiam.
“Apakah kalian terpukau dengan kecantikanku, jangan melirik ke arahku!” Sentak Rong Muxiu memecah keheningan.
Biasanya tidak ada orang yang akan seberani itu kepada Pemilik One Thousand Treasure Trade. Sebuah terobosan baru! Manusia dengan kecerdasan baru telah ditemukan!
“Diam.”
Aura sedingin es itu seakan mencekik leher Rong Muxiu. Dia terdiam, tetapi masih dengan ekspresi bodoh yang menggantung di wajahnya.
“Siapa nama asli ibu biologismu?”
Rong Muxiu mengernyit, meskipun dia tidak dapat melihat menembus kain hitam yang menutupi indra penglihatannya. Dia masih tidak mengerti kenapa Tuan bodoh itu memintanya untuk memberikan informasi yang umum di kalangan rakyat jelata.
“Meng Jiao’er.”
“Nama asli,”
“Meng Jiao’er”
__ADS_1
“Berikan kepada Tuan ini jawaban aslimu.”
“Saya lupa.”
“Jawab!”
“Bunuh saya.”
Ini pertama kalinya dia, pemilik One Thousand Treasure yang telah berusia puluhan tahun dibuat kesal oleh seorang gadis kecil yang kabarnya tidak berguna.
“Xiao Jiao’er?”
“Saya tidak kenal.”
“Jika tuan tidak ingin menanyakan sesuatu lagi, izinkan saya untuk pergi.” Rong Muxiu mendongak.
“Cukup!”
“Baik.”
“...” Mereka semua tercengang dengan sikap blak-blakan Rong Muxiu kepada tuan mereka.
“Buka kain yang menutupi matanya.”
Cahaya perlahan nampak dari sudut pandang Rong Muxiu. Ia menarik busur tipis. Kain hitam yang menutupi pandangannya perlahan terlepas. Dengan begitu, kedua manik hitamnya terungkap. Murid hitam yang memiliki kedalaman yang tak terbatas itu berkilat licik.
Tidak seperti sebelumnya, Rong Muxiu kini bisa melihat penampilan visual orang-orang yang ada di sini secara langsung. Nampaknya pria paruh baya dengan rambut pirang itu adalah Pemilik One Thousand Treasure Trade. Selain itu dia memilki iris berwarna biru gelap. Penampilan yang tidak biasa di kekaisaran Rong.
“Menipu orang adalah sebuah bencana, mengampuni orang adalah sebuah kebahagiaan. Bagaimana jika Anda mengampuni saya? Saya sama sekali tidak pernah menyinggung Anda sebelumnya.” Rong Muxiu membangkitkan senyum.
“Tuan, sebaiknya Anda tidak mendengarkannya,” sahut salah satu dari pelayan One Thousand Treasure Trade, “Esensi Yin yang terkandung dalam tubuhnya sangat pekat. Kondisi ini akan sangat menguntungkan jika diperjualbelikan, tidakkah Anda berpikir seperti itu?”
“Shadow Guardian.”
“Baik.” Dalam sekejap, bayangan hitam membawa pelayan itu menghilang.
“Jadi tuan yang mulia, kondisi macam apa yang Anda perlukan sebagai modal ganti kerugian Anda akibat diri ini.”
Wajah pria paruh baya itu menjadi gelap, “Kau hanya perlu menjawab pertanyaan Tuan ini. Apakah ibumu — selir ketiga — bernama Jiao’er.”
“Lebih tepatnya Meng Jiao’er.”
“Kau sangat keras kepala!” Udara dingin menguar sekali lagi.
“Sudahlah, saya menyerah!” Rong Muxiu berdecih, “Jika Anda ingin membunuh saya, bunuh saja, pria tua! Dari tadi hanya ada satu pertanyaan yang Anda tanyakan. Saya tidak memahami apa yang Anda maksud. Tapi saya tau sejak awal pasti Anda telah memahami beberapa hal yang tidak saya pahami. Jadi tolong jangan mempersulit keadaaan!”
Ekspresi pria itu mengeras. Tatapan tajam ia lemparkan kepada Rong Muxiu yang masih memasang wajah kesalnya.
“Bisakah anda memberikan kondisi yang berbeda selain ini?” Ia memasang ekspresi cemberut.
Merasa tak puna pilihan lain, pria itu mendesah pelan. “Baiklah, akan Tuan ini berikan kepadamu beberapa keringanan. Manajer Ling telah mencatat total kerugian yang diterima karena pelarianmu yang tidak membuahkan hasil.”
Seorang pria paruh baya melangkah kedepan untuk memberikan Rong Muxiu selembar kertas. “Total kerugian ... 150.000 koin emas?!” Setelah pria itu menarik tangannya, seketika tubuh Rong Muxiu terasa sangat lemas.
Statusnya sebagai putri hanyalah nama. Sebenarnya ia sama sekali tidak memiliki uang yang cukup. Memangnya kualifikasi apa yang pemilik asli tubuh ini miliki untuk mendapatkan uang? Tidak ada. Dia bodoh, impulsif, pengecut, dan pemburu pria tampan. Itu sangat merugikan orang sekitar dan dirinya.
Baiklah, ia sudah memutuskannya!
__ADS_1
Tujuan utama Rong Muxiu setelah tiba di kediamannya adalah mencari uang!
[ To Be Continued ]