Miraculous Princess

Miraculous Princess
Ch. 18 - Sistem Kerajaan Xiaxue


__ADS_3

Rong Muxiu membuka suara untuk mengawali konversasi kecil di antara mereka, “Tidakkah kau memiliki kecurigaan ketikan melihat tingkahnya?”


Rong Huang menarik tangannya dengan kasar dari genggaman Rong Muxiu lalu menatap raut gadis itu dengan ekspresi kesal. “Siapa lagi itu? Selain itu, jangan tarik tanganku secara acak! Itu menyebalkan, kau tau itu?!”


Rong Muxiu membalas acuh seraya mengangkat bahunya. Dengan tatapan malas itu melanjutkan penjelasannya tanpa jeda, “Gadis yang memberikanku kantong kain berisi beberapa koin emas itu, dia kelihatannya sangat kaya, ‘kan?”


“Terus?!”


Rong Huang gagal paham tentang apa yang Rong Muxiu pikirkan saat ini, karena sekarang dia hanya memikirkan bagaimana cara membalaskan dendam terpendamnya.


“Kau tidak menyadarinya, Huang jiejie? Dia punya aura yang berbahaya,”


Rong Huang tertegun, menatap Rong Muxiu dari atas sampai bawah dengan tatapan kosong. Sontak dia tertawa sambil memegangi perutnya. Tawa ejekan dia tujukan kepada Rong Muxiu yang tengah terpaku atas tindakannya saat ini.


“Ba-bagaimana kau bisa tau? Mengidentifikasi auranya?! Tidak mungkin! Hanya kultivator yang bisa melakukan itu,”


“Aku tidak yakin, lantas kenapa kau tidak menyadarinya?” Rong Muxiu memiringkan kepalanya dengan tatapan malas.


“Itu karena dia memang tidak ..“ Ia mendekat lalu mengacak rambut Rong Muxiu yang memiliki tinggi jauh lebih pendek daripada dirinya, “.. Berbahaya, bocah irasioanal!”


“Huang jiejie, kita hanya terpaut dua tahun saja, itu tidak ada bedanya. Jadi kau tidak bisa Memanggilku anak kecil.” Tangan Rong Muxiu bergerak menepis tangan milik Rong Huang.


Sayangnya, dikarenakan tenaga Rong Muxiu yang tidak sebanding dengan tenaga Rong Huang. Tindakan itu tidak memberikan pengaruh apa-apa.


“Lemah! Kau tidak bisa menyakitiku, bocah!” Ia menjulurkan lidahnya.


“Menyebalkan,” bisik Rong Muxiu.


“Apa?! Aku tidak bisa mendengarmu!”


“Bau darah, apa kau tidak menyadari itu juga?” Melihat respon diam Rong Huang, Rong Muxiu mengangguk, “Sudah kuduga, kau tidak akan tau itu. Apakah kau terlalu malas berkultivasi sehingga kau belum menerobos ranah body refining sama sekali.”


Sudut bibir Rong Huang berkedut, ia lantas bertengking karena tak dapat menahan amarah. “Astaga, Rong Muxiu! Untuk seumuranku bisa berada di ranah foundation stabilization akhir, atau setengah langkah dari body refining itu sangat langkah! Sebut aku sebagai Huang jiejiemu yang jenius dan berbakat!”


Rong Muxiu yang menatapnya dengan tatapan meremehkankan adalah reaksi yang tidak pernah diduga oleh Rong Huang sebelumnya. Dia pun tak terima dan melanjutkan penegasan.


“Aku tidak menyangka kau begitu jahat, Rong Muxiu! Kau telah menyudutkanku sampai ke titik ini! Padahal aku bisa saja menyerangmu dengan tendangan andalanku!”


“Memang kau berani, Rong Huang?” Dia memiringkan kepalanya menatap Rong Huang dengan alis berkedut.


“Maka bersiaplah! Aku akan menumbangkanmu dalam sekali pukul,” Rong Huang memasang kuda-kuda dengan geram.

__ADS_1


Rong Muxiu tidak menjawab, melainkan menoleh ke belakang ketika mendengar suara bentakan dari kejauhan. Dia pun meninggalkan Rong Huang yang sudah siap siaga akan menyerangnya.


“Kau mau pergi ke mana?!” Dia berteriak kesal memanggil Rong Muxiu yang berjalan mendekati tempat lain.


Tempat yang didekatinya itu tidak memiliki cahaya yang mumpuni sebab berada di belakangan sebuah gubuk tua, namun penglihatan Rong Muxiu masih lebih dari cukup untuk menembusnya.


Nampak seorang lelaki muda yang mungkin sebaya dengannya. Bocah itu meraung kesakitan kala cambuk itu Mendarat di atas kulitnya. Rong Muxiu menyipitkan mata mencoba mengamati dengan baik, siapa pelakunya?


“Hei Rong Muxiu, apa yang kau lakukan di sini.” Rong Muxiu menoleh dengan tatapan datar, ia melihat Rong Huang yang berbisik di dekat telinganya.


“Kau tau apa yang dia lakukan?” Rong Huang mengikuti arah pandang Rong Muxiu dan menemukan dua siluet yang menyatu dengan kegelapan.


Telinganya hanya menangkap suara cambukan dan raungan kecil. Mata Rong Muxiu berkedip dengan kilatan yang tak dapat ditebak lalu berbalik ke arah Rong Muxiu yang mengawasi dalam diam.


“Orang-orang itu benar-benar,” keluh Rong Huang menarik perhatian Rong Muxiu.


“Hm?”


“Itu perbudakan jenis ketiga. Seharusnya perbudakan macam ini sudah dilarang keras di Kota Bao. Tapi mereka tetapi keras kepala!”


Kembali ke kejadian beberapa hari yang lalu, bukankah dalang dari perbudakan itu sendiri adalah One Thousand Treasure Trade?


“One Thousand Treasure Trade?”


Tidak, tidak mungkin orang-orang itu melepaskannya begitu saja setelah dia mengetahui rahasia One Thousand Treasure Trade yang tidak diketahui oleh pihak kekaisaran. Untuk sementara dia harus menutup masalah ini dulu.


“Tidak, maksudku apakah kau punya kelompok kekuatan yang patut dicurigai menjadi dalang dari perdagangan budak jenis ketiga yang kau maksudkan ini?”


“Oh, itu .. aku pikir yang paling kucurigai di sini adalah Wali Kota Bai. Dia terlalu mencurigakan untuk dibiarkan begitu saja.”


“Yang lain?”


“Tidak ada. Hanya dia yang paling mencurigakan bagiku.”


Karena itu tidak ada yang mengetahui kenapa pihak Kerajaan Xiaxue ataupun Kekaisaran Rong tidak pernah mengetahuinya!


Sebelumnya Rong Muxiu tidak terlalu memperhatikan ini, tapi One Thousand Treasure Trade tidak mungkin melepaskannya begitu saja. Pasti! Pasti mereka memiliki jalan untuk mengetahui apa yang dia lakukan setiap harinya!


Tapi apa itu?!


Rong Muxiu menenangkan dirinya, dia terlalu memperhatikan bagian ini! Jika dia mengasumsikan bahwa One Thousand Treasure Trade adalah dalang dari kejanggalan yang ia alami selama berada di Kota Bao, itu tidak tepat.

__ADS_1


“Jangan-jangan kau tidak tau apa itu budak jenis ketiga, Rong Muxiu!”


Rong Muxiu memutuskan untuk menggeleng begitu saja, “Memang.”


“Baiklah, Huang jiejiemu yang manis akan menjelaskannya.” Rong Muxiu menatap Rong Huang kompleks, tetapi Rong Huang sendiri tidak menyadarinya.


“Budak adalah status terendah setelah tunawisma karena mereka adalah tawanan perang atau orang-orang yang melakukan kejahatan. Kalau tidak menjadi di antara keduanya, itu pasti adalah budak jenis ketiga, budak yang dijual oleh pihak ketiga.


Jadi perbudakan jenis ketiga adalah hal yang tabu di Kota Bao setelah ayahku menjabat.”


“Waktu itu kau menjelaskan jika kau melihatku ditangkap oleh orang-orang One Thousand Treasure Trade untuk dijadikan barang lelang, bukankah itu adalah jenis perbudakan yang kau maksud?”


Rong Huang tertegun lalu merekah dengan senyum, “Itu bukanlah perbudakan jenis ketiga, justru seperti itulah transaksi ilegal pada umumnya. Meski Kekaisaran Rong tidak mengetahui tentang transaksi ilegal yang mereka lakukan, tetapi Kerajaan Xiaxue sudah mengetahui hal tersebut sejak lama.”


“Setahuku dari informasi yang kau jelaskan waktu kita makan siang di Restoran Lao Bao adalah Raja Zhijiu, ayahmu adalah raja yang bijaksana-“


Rong Huang menyela dengan mimik kesal, “Jangan mengatakan bahwa ayahnya adalah orang yang bodoh! Beliau mengizinkan One Thousand Treasure Trade berdiri di sini karena One Thousand Treasure Trade memiliki budaya yang unik. Hubungan saling menguntungkan!


Pendiri One Thousand Treasure Trade yang sendiri yang memberikan peraturan seperti itu. Jika pelanggan membayar, dia akan mendapatkan apa yang dia minta meskipun itu dilarang di wilayah kekuasaan Kekaisaran Rong pada umumnya.”


“Hah?” Rong Muxiu masih belum mengerti, itu tidak menjawab pertanyaan yang ia ajukan sebelumnya.


“Kau dijual karena rumah bordil yang kau tempati sebelumnya telah melakukan transaksi saling menguntungkan dengan One Thousand Treasure Trade.”


Kejadian itu membuat Rong Muxiu kembali menjadi jengkel. Jika dari awal pemilik sebelumnya memiliki karakter yang kuat, dia pasti tidak akan terjebak seperti ini!


“Jadi perbudakan jenis ketiga adalah apa? Penjelasan yang kau berikan tidak sepenuhnya jelas,”


Rong Huang mendesah dan melanjutkan, “Jenis ketiga adalah jenis yang paling dilarang! Itu adalah budak yang dijual tanpa persetujuan pihak pertama, yakni individu maupun kelompok yang bertanggung jawab atas pihak yang akan dijual.”


Rong Muxiu mengerjap, “Berari aku juga budak jenis ketiga, Rong Huang bodoh! Mana ada aku ingin menyerahkan diriku sendiri ke rumah bordil? Kau bodoh?!”


“Rumah bordil yang kau maksud tidak berada di wilayah kekusaan Kerajaan Xiaxue, itu bukan tanggung jawab ayahku untuk menilai.”


“Apa?!”


Rong Huang sontak menyumbat mulut Rong Muxiu dengan tangannya dan berbisik, “Ayo ikuti dia, jadi jangan berisik.”


“Kau belum menjawab pertanyaanku Rong Huang!”


[ To Be Continued ]

__ADS_1


__ADS_2