
Sky. .. Tahu batasan, aku ini gurumu!" ujar Naina merapatkan giginya. Geram sudah ia pada Sky yang lebay itu. Kini mereka sedang melakukan acara foto.
"Batasan apa sih, bu guru? nikmati saja lah hidup ini. Syukuri apa yang kamu dapat. Agar kamu bisa bahagia." Jawab Sky lembut di daun telinganya Naina.
"Iih.. Kamu, kamu jangan kesempatan, jauhkan tanganmu!"
Resepsi pernikahan telah selesai. Sekarang tinggal capeknya saja. Apalagi Sky, ia yang ikut beres-beres setelah pesta, merasakan kakinya sedikit pegal, karena ia mondar mandir. Sedangkan Naina memilih di kamar sejak sore.
Huufftt..
Sky menarik napas panjang. Rasanya ia perlu stok udara yang banyak. Agar bisa tenang, karena ia nervous parah saat ini.
"Loh Nak Sky, ngapain berdiri lama di situ?"
"Eehh.. Ayah mertua." Sahut Sky nyengir. Ia garuk kepalanya yang tak gatal itu.
"Apa pintu nya terkunci dari dalam?" tanya Pak Jaluddin penuh selidik. Terlihat tangannya menjulur ke arah handle pintu kamarnya Naina.
Sky refleks menahan tangan sang ayah mertua. "Gak ayah." Sky tersenyum tipis, guna menutupi dirinya yang grogi parah.
"Ya sudah, ayah tinggal ya! selamat istirahat ya nak. Kamu pasti lelah sekali." Ujar Pak Jalaluddin dengan lembut.
Sky mengangguk pelan. "Iya Ayah."
__ADS_1
"Terima kasih banyak ya nak. Kamu penyelamat, nama baik keluarga ini." Pak Jalaluddin menepuk lembut bahunya Sky. Pria paruh baya itu pun meninggalkannya di depan kamarnya Naina.
Huufftt...
Aku koq takut gini sih? Sky membatin, ia pun memberanikan diri menekan handle pintu itu.
Taaakk
Sky terkejut sendiri mendengar suara pintu yang ia buka sendiri. "Dasar pintu gila!" umpatnya kesal, menutup pintu itu dengan perlahan.
Setelah berhasil masuk ke dalam kamar, seperti seorang pencuri yang takut ketahuan. Kini ia dikejutkan dengan penampakan sang istri yang sudah tertidur di atas ranjang, membelakangi dengan baju yang sedikit terbuka. Sehingga kaki mulusnya Naina terpampang indah di depan mata.
Huufftt
Sky naik ke atas ranjang dengan penuh kehati-hatian. Tapi, tatapannya tetap tertuju pada Naina. Ia berharap Naina terbangun. Karena ada hal yang ingin dia katakan pada istrinya itu. Tapi, ternyata sang istri tetap bergeming.
Sky tahu istrinya itu pasti belum tidur. Naina hanya pura-pura tidur, untuk menghindarinya. Sky yang penasaran pada sang istri, mendekatkan wajahnya ke telinga sang istri. Dengan senyum jahilnya ia pun mengucapkan salam.
"Assalamualaikum. ...!"
"Walaikum salam....!
Puukk...
__ADS_1
Naina yang geram, memukul Sky yang ada di belakangnya. Serangan acak itu mengenai wajah sang suami.
Sky tak menyangka akan mendapat serangan dari Naina. Sehingga ia tak ada persiapan untuk menghindar.
Bruugkk..
Ia pun terlempar dari tempat tidur, bokongnya mendarat sempurna di lantai. Karena Naina menendangnya dengan kuat. Dan kembali ia harus menelan ludahnya kasar.
" Aduhhh...!" ringis Sky memegangi pantat nya, yang terasa sakit. Baru juga merasakan sakit di bokongnya. Ia kembali dikejutkan dengan selimut yang mendarat di tubuhnya. Tepatnya menutup kepalanya. Dan kemudian disusul oleh satu bantal.
"Itu hukuman buat murid yang berani ledekin gurunya!" ketus Naina.
Sky menjauhkan selimut dari kepalanya. Ia lirik sang istri yang kini kembali tidur membelakanginya.
"Ku harap sang guru sadar. Dan intropeksi diri." ujarnya tegas. Jujur Sky tak suka dengan sikap Naina kali ini.
"Hargai gurumu, agar kau dihargai. Apa pantas kamu mengagetkanku dengan tiba-tiba mengucapkan salam di dekat telinga ku. Ucapkan salam itu, di depan pintu sebelum masuk." Jelas Naina dengan nada suara tegas.
"Serius amat sih hidup loe. Lagian siapa juga yang jadi muridnya. Apa kamu lupa, kalau tadi siang, kita sudah melaksanakan pernikahan!" Jawab Sky tak kalah tegas. Ia tatap punggung sang istri yang kini terlihat bergetar. Dan ia pun mendengar suara isak tangis.
Naina tak menanggapi ucapan Sky. Jadi, jelas sudah istri nya itu sedang menangis. Tak mau menambah masalah. Sky pun akhirnya memilih tidur. Malam pertamanya sangat mengesankan. Ia tidur di lantai. Syukur, ia telah dilatih siap dalam situasi apapun. Jadi, tidur di lantai tak masalah buatnya.
***
__ADS_1