MISI BERBUAH JODOH

MISI BERBUAH JODOH
Laporan


__ADS_3

Naina yang penasaran kemana sang suami pergi, akhirnya bertanya pada sang ibu. Dan ia pun akhirnya tahu, kalau suami bocilnya itu pergi ke sekolah. Naina sungguh dibuat penasaran dengan Sky. Ia pun akhirnya menelpon bu Susi. Dalam satu kali panggilan telepon itu pun tersambung.


"Waah... Pengantin baru sempat-sempatnya mikirin anak didiknya. Kelewatan kamu Nai. Kelewat profesional. Gak usah kamu pikiri anak- anakmu di sekolah. Kamu kan sedang cuti." Celoteh Bu Susi tertawa kecil. Saat ini, ia tengah bicara di telpon dengan Naina. "Puas-puasin deh bersama suamimu!"


"Iihh.. Bu, sudah deh menggodanya. Sky ada gak di sekolah." Jawab Naina malas.


Suaminya kan di sekolah.


"Sebentar, aku tanyain Silvy dulu. Aku gak tahu, murid baru itu masuk sekolah atau tidak hari ini, kan hari ini aku gak ada jadwal masuk di kelas. Mereka." Sahut Bu Susi, bergegas ke kelas 12 IPA.


Saat Bu Susi ke kelas 12 IPA, ia tak mendapati Sky di dalam kelas. Karena sekarang sedang istirahat kedua.


"Silvy, Sky masuk hari ini?" Silvi adalah siswi kelas 12 IPA, yang terpilih sebagai sekretaris kelas.Jadi, Silvy bertugas mencatat absensi.


"Masuk bu, lagi pacaran dia sama Marwah di perpustakaan!" Sahut Silvy sopan.


Apa.... Teriak Naina tanpa sadar, ia jelas terkejut mendengar laporan muridnya itu. Suaminya itu pacaran? kalau suaminya itu suka pada Marwah, ngapain juga Sky me menikahinya


Susi kembali menatap layar ponselnya. "Nai, Sky masuk koq. Ada di perpustakaan." Susi melapor dengan polosnya. Tapi, ia sedikit heran dengan perubahan ekspresi wajah Naina yang masam.


"Coba kamu ke perpustakaan Sus, ada yang ingin ku katakan pada Sky. Karena tadi orang tuanya nelpon aku!"


"Ya, kamu ya, ganggu saja. Ini waktu istirahat loh. 10 menit lagi masuk lagi." Sahut Susi dengan tak semangatnya. Ia sebentar lagi masuk kelas. Gara-gara Naina yang nelpon, ia tak bisa istirahat.


"Sus, arahkan kameranya ke mereka dan jangan lupa kamu screnshot ya?" ujar Naina, ia terlihat sangat penasaran dengan sang suami yang pacaran dengan Marwah.


"Iya, ini ku arahkan!" Susi mengganti Camera jadi belakang. Saat ini jelas terlihat SKy dan Mawar sedang bercanda, dan Mawar terlihat memukul manja lengan Sky dengan buku yang ada di tangannya.

__ADS_1


Dan saat itu terlihat kekompakan yang ditunjukan oleh Sky dan Mawar dengan suara tertawa yang riang. Naina merasa kesal melihat kekompakan Sky dan Mawar.


Dasar anak SMA. Koq bisa-bisanya sih, ayah menikahkan Aku dengan bocah. Naina membathin, kedua matanya masih melotot menatap layar ponselnya.


"Sky, ini ada,"


Naina pun mematikan panggilan video itu, saat Bu Susi mengajak Sky bicara. Ya Sky dan Marwah, tak menyadari kalau mereka tadi diawasi oleh bU Susi.


"Apa Bu?"sahut Sky sopan, ia tatap Bu Susi lekat di hadapannya.


Buku


Susi sedang memperhatikan ponselnya. " Sebentar!" ia kembali menelpon Naina. Tadi nomornya Naina tak aktif lagi.


"Ada ya bu?" Sky sungguh penasaran, kenapa pula Bu Susi sampai ke perpustakaan mencarinya.


Sky pun ikut tersenyum, Setelah mendengar penuturan Bu Susi. Mereka pun meningggalkan perpustakaanm


Penasaran juga dia? gak ku sangka, istriku itu kepo juga. Kita lihat saja nanti, ia bicara apa padaku saat di rumah.


Sky membathin dengan mengulum senyum.


Puukk..


"Sky, kamu kenapa sih, koq senyam senyum dari tadi?" tanya Marwah dengan bingungnya. Ia juga sebenarnya penasaran dengan Sky. Pria ini terlalu baik padanya. Ditambah, Sky sering bertanya tentang keluarganya


***

__ADS_1


Setelah pulang sekolah. Sky melanjutkan tugasnya sebagai penegak hukum. Ia akan melapor kan informasi yang ia dapat, selama jadi intel satu minggu di sekolah itu.


"3 hari lagi, pasti masalah ini beres bos." Lapor Sky pada atasannya.


"Bagus, target kita dua minggu. Dan Kamu bisa pastikan, selesai dalam tiga hari lagi. Itu akan jadi sebuah prestasi." Sahut atasannya Sky semangat. Pria berbintang 2 itu, terlihat mengubah posisi duduknya. Karena senang akan kabar yang disampaikan oleh Sky.


"Sekalian pak, aku mau mengajukan permohonan untuk menikah." Ujar Sky penuh kehati hatian.


"What.... Itu berita bagus pak Sky, segera urus semua persyaratannya. Selesai misi kita ini, kita berpesta. Satu kerbau dariku Sky..?" ujar polisi berbintang 2 itu.


"Haahh... Kerbau..?" tanya Sky bingung.


"Hahhaha... Iya, gak mau kerbaunya? bisa diganti dengan uang." Jelas Pak Polisi semangat.


Sky yang sejak tadi berdiri tegap di hadapan sang atasan, yang dibatasi sebuah meja, kini bergerak menghampiri atasannya itu. Ia julurkan tangannya, untuk menjabat sang jendral bintang 2. Tangannya Sky disambut hangat dan mereka pun berpelukan dengan hangatnya.


"Terima kasih Pak." Ujar Sky dengan bahagia.


"Sama-sama" Sahut sang jendral tak kalah bahagianya.


Setelah selesai berbasi basi dengan sang atasan. Sky pun keluar dari ruangan itu dengan wajah yang berbinar-binar. Selesai misi ini, ia akan ungkap identitasnya kepada Bu Naina. Ia yakin, istrinya itu akan sangat bahagia, karena menikah dengan seorang perwira polisi.


Sky sudah tak sabar untuk mengungkapkan itu semua. Dan hari ini, ia akan mengurus berkas yang diperlukan untuk pernikahan mereka yang sah secara hukum. Ditambah mereka juga nantinya akan disidang atasannya Sky.


Sky juga akan pulang ke rumah orang tuanya. Menceritakan apa yang terjadi padanya. Dan orang tuanya tak perlu mencarikannya jodoh.


***

__ADS_1


__ADS_2